Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiQimen Dunjia
Artikel Wikipedia

Qimen Dunjia

Qimen Dunjia adalah sebuah sistem kuno peramalan dan perhitungan kosmologis Tiongkok. Sistem ini merupakan salah satu dari Tiga Gaya dalam seni peramalan Tiongkok, bersama dengan Da Liu Ren dan Tai Yi Shen Shu. Awalnya dikembangkan dalam konteks strategi militer dan pemerintahan, sistem ini mengintegrasikan prinsip-prinsip dari Yijing, kosmologi yin-yang, Lima Unsur, Batang Langit dan Cabang Bumi, serta pengamatan astronomi ke dalam sebuah kerangka analisis yang terstruktur. Hingga kini, Qimen Dunjia masih digunakan secara aktif di Tiongkok daratan, Taiwan, Hong Kong, Singapura, Malaysia, dan di kalangan Tionghoa perantauan di Asia Tenggara.

ramalan kuno Tiongkok
Diperbarui 24 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Qimen Dunjia
Sebuah luopan Qimen Dunjia modern

Qimen Dunjia (Hanzi sederhana: 奇门遁甲; Hanzi tradisional: 奇門遁甲; Pinyin: qíméndùnjiǎ; harfiah: 'gerbang misterius, Jia tersembunyi') adalah sebuah sistem kuno peramalan dan perhitungan kosmologis Tiongkok. Sistem ini merupakan salah satu dari Tiga Gaya (三式; sānshì; 'tiga metode') dalam seni peramalan Tiongkok, bersama dengan Da Liu Ren dan Tai Yi Shen Shu.[1] Awalnya dikembangkan dalam konteks strategi militer dan pemerintahan, sistem ini mengintegrasikan prinsip-prinsip dari Yijing (Kitab Perubahan), kosmologi yin-yang, Lima Unsur, Batang Langit dan Cabang Bumi, serta pengamatan astronomi ke dalam sebuah kerangka analisis yang terstruktur.[2] Hingga kini, Qimen Dunjia masih digunakan secara aktif di Tiongkok daratan, Taiwan, Hong Kong, Singapura, Malaysia, dan di kalangan Tionghoa perantauan di Asia Tenggara.[3]

Etimologi

Nama Qimen Dunjia terdiri atas tiga unsur. Qi (奇) merujuk pada tiga batang “istimewa” atau “luar biasa” (乙 yǐ, 丙 bǐng, 丁 dīng) di antara sepuluh Batang Langit, yang memiliki peran khusus dalam perhitungan sistem ini. Men (門) merujuk pada delapan “gerbang” (八門, bāmén) yang membentuk salah satu lapisan analisis sistem. Dunjia (遁甲) secara harfiah berarti “Jia tersembunyi” atau “Jia yang disamarkan”, merujuk pada batang 甲 (jiǎ), yang dalam sistem ini dianggap sebagai komandan atau unsur utama dan secara simbolis disembunyikan di antara batang lainnya selama perhitungan.[1] Dengan demikian, nama tersebut merangkum mekanisme inti sistem: interaksi batang luar biasa, gerbang, dan posisi tersembunyi batang utama dalam suatu matriks kosmologis.[4]

Catatan

Referensi

  1. 1 2 Ho 2003, hlm. 102–105.
  2. ↑ Ho 2003, hlm. 105–112.
  3. ↑ Bruun 2003, hlm. 200–215.
  4. ↑ Skinner 2008, hlm. 22–25.

Sumber

  • Ronan, Colin (1999). "Astronomy in China, Korea and Japan". Dalam Christopher Walker (ed.). Astronomy before the telescope. London: British Museum Press. hlm. 247–250. ISBN 0-7141-2733-7.
  • Stephenson, F. Richard (1997). Historical Eclipses and Earth's Rotation. Cambridge: Cambridge University Press. ISBN 9780521461948.
  • l
  • b
  • s
Time
Konsep utama
  • Masa Lalu
  • Masa Kini
  • Masa Depan
  • Keabadian
Pengukuran
and standar
Kronometri
  • UTC
  • Waktu Universal
  • TAI
  • Satuan waktu
  • Orde besaran (waktu)
Sistem pengukuran
  • Jam enam jam Italia
  • Jam enam jam Thailand
  • Jam 12 jam
  • Jam 24 jam
  • Jam relatif
  • Waktu musim panas
  • Tiongkok
  • Desimal
  • Heksadesimal
  • Hindu
  • Jain
  • Metrik
  • Romawi
  • Sidereal
  • Matahari
  • Zona waktu
Kalender
  • Jenis utama
    • Surya
    • Lunar
    • Lunisolar
  • Gregorian
  • Julian
  • Ibrani
  • Islam
  • Hijriah surya
  • Cina
  • Panchang Hindu
  • Maya
  • Daftar
Jam
  • Jenis utama
    • astronomi
      • astrarium
    • atom
      • kuantum
    • Jam pasir
    • kelautan
    • Jam matahari
    • jam tangan
      • Jam tangan pergelangan tangan 24 jam
      • mekanik
      • Stopwatch
    • berbasis air
  • Jam kukuk
  • Jam digital
  • Jam kakek
  • Sejarah
    • Garis waktu
  • Kronologi
  • Sejarah
  • Kronologi Astronomi
  • Sejarah Besar
  • Era Kalender
  • Waktu Jauh
  • Periodisasi
  • Tahun Regnal
  • Garis Waktu
Filsafat waktu
  • Seri A dan Seri B
  • Teori B tentang waktu
  • Kronosentrisme
  • Durasi
  • Endurantisme
  • Pengembalian abadi
  • Eternalisme
  • Peristiwa
  • Teori sorotan bergerak
  • Perdurantisme
  • Presentisme
  • Fintisme temporal
  • Bagian temporal
  • Ketidaknyataan Waktu
  • Agama
  • Mitologi
  • Zaman Manusia
  • Takdir
  • Keabadian
  • Waktu Mimpi
  • Kāla
  • Dewa Waktu dan Takdir
    • Bapak Waktu
  • Roda Waktu
    • Kalachakra
Pengalaman manusia
dan penggunaan waktu
  • Kronemik
  • Waktu generasi
  • Kronometri mental
  • Musik
    • Tempo
    • Tanda waktu
  • Retrospeksi yang indah
  • Tensionisme–aspek–suasana hati
  • Manajemen waktu
  • Kemarin – Hari ini – Besok
Waktu dalam ilmu pengetahuan
Geologi
  • Waktu geologi
    • zaman
    • kron
    • eon
    • zaman
    • era
    • periode
  • Geokronologi
  • Sejarah geologi Bumi
Fisika
  • Ruang dan waktu absolut
  • Panah waktu
  • Kronon
  • Waktu koordinat
  • Saat
  • Waktu sebenarnya
  • Ruang-waktu
  • Teori relativitas
  • Domain waktu
  • Simetri translasi waktu
  • Simetri pembalikan waktu
Bidang lain
  • Penanggalan kronologis
  • Kronobiologi
    • Ritme sirkadian
  • Reaksi jam
  • Glottochronologi
  • Geografi waktu
Terkait
  • Tahun kabisat
  • Memori
  • Momen
  • Sabat
  • Ruang
  • Waktu sistem
  • Tempus fugit
  • Kapsul waktu
  • Waktu abadi
  • Perjalanan waktu
  • Nilai waktu uang
  • Kategori
  • Commons page Commons
Ikon rintisan

Artikel bertopik astrologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Etimologi
  2. Catatan
  3. Referensi
  4. Sumber

Artikel Terkait

Kung Fu Panda

sebagai Kesatria Naga yang diramalkan dan menjadi ahli kung fu. Waralaba ini berlatar di versi fantasi genre wuxia dari Tiongkok kuno yang dihuni oleh hewan

Konghucu

filsuf dan politikus Tiongkok (551–479 SM)

Wusheng Laomu

Dewi dalam kepercayaan tradisional Tiongkok

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026