Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kalender

Kalender adalah sistem penyusunan waktu yang membagi periode waktu ke dalam bentuk tanggal. Tanggal sendiri merujuk pada suatu hari spesifik dalam sistem tersebut yang ditandai dengan bilangan hari, nama/bilangan bulan, dan bilangan tahun.

artikel daftar Wikimedia
Diperbarui 28 Januari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kalender
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Kalender" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
Kalender revolusi

Kalender (disebut juga almanak, tanggalan, atau takwim) adalah sistem penyusunan waktu yang membagi periode waktu ke dalam bentuk tanggal.[1] Tanggal sendiri merujuk pada suatu hari spesifik dalam sistem tersebut yang ditandai dengan bilangan hari, nama/bilangan bulan, dan bilangan tahun.

Sistem kalender

Kalender yang digunakan secara umum ialah kalender surya, kalender candra, kalender suryacandra, dan kalender persetujuan. Kalender candra atau kalender lunar adalah kalender yang disesuaikan dengan pergerakan bulan (fase bulan). Contohnya ialah Hijriah. Kalender surya atau kalender solar adalah kalender yang didasarkan dari musim dan pergerakan matahari. Contohnya ialah Kalender Persia, Kalender Gregorian, Kalender Julian dan Kalender Romawi. Kalender suryacandra atau kalender lunisolar adalah kalender yang disesuaikan dengan pergerakan bulan dan matahari, seperti Kalender Bali, Kalender Yahudi, dan Kalender Tionghoa. Sementara itu, kalender persetujuan adalah Kalender yang tidak disesuaikan dengan Bulan dan Matahari, contohnya adalah hari dan minggu Julian yang digunakan oleh pakar bintang.

Ada juga kalender yang tampaknya disesuaikan dengan pergerakan Venus, seperti beberapa Kalender Mesir Kuno. Kalender ini juga tampaknya sering dipakai di peradaban dekat khatulistiwa.

Kalender surya

Kalender yang menggunakan musim dan Revolusi Bumi mengitari Matahari disebut kalender surya. Kalender surya dipakai oleh bangsa Romawi dan sistem perhitungannya digunakan dalam Kalender Julian.

Hari yang digunakan oleh kalender surya ada 7, yaitu Ahad/Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, dan Sabtu.

Kalender Romawi

BulanRomulusNumaJulian IJulian IIGregorian
IndonesiaLatinLama (hari)
JanuariIanuarius29312931
FebruariFebruarius2829 (30)28 (23/24)28 (29)
InterkalariMercedonius/Intercalaris0 (27)
MaretMartius3131303131
AprilAprilis3029302930
MeiMaius3131313131
JuniIunius3029312930
JuliQuintilis [2]3131313131
AgustusSextilis3029302931
SeptemberSeptember[3]3029302930
OktoberOctober3131303131
NovemberNovember3029312930
DesemberDecember3029302931
Total304355364/365355/377-378365/366

Kalender Julius dan Gregorius

Sejak masa pemerintahan seorang Kaisar Romawi yang bernama Julius Caesar, atas saran seorang astronom bernama Sosigenes dari Alexandria, Julius Caesar mengubah jumlah hari dalam setiap bulan yang ada untuk memasukkan perhitungan tahun kabisat. Kalender Julius Caesar ini disebut juga sebagai Kalender Julian.

Kalender Gregorian adalah kalender Masehi yang ditetapkan Paus Gregorius XIII pada tahun 1582. Merupakan koreksi atas Kalender Julian yang berlaku sejak 47 SM. Yang berbeda hanya peraturan tahun kabisat-nya saja.

Kalender candra

Kalender candra adalah kalender yang berpedoman pada revolusi Bulan terhadap Bumi. Satu putaran kalender lunar sama dengan 12 putaran revolusi Bulan. Revolusi Bulan berlangsung selama 29 hari, 12 jam, 44 menit, 9 detik. Sehingga 1 tahun lunar sama dengan 354 hari 10 jam 49 menit 48 detik atau 354,45125 hari (lebih singkat 10 hari 17 jam 4 menit 37 detik atau 10,711539351 hari daripada kalender solar).

Kalender Fiskal

[icon]
Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya.

Tahun fiskal adalah periode satu tahun yang digunakan oleh pemerintah atau perusahaan untuk pelaporan dan penganggaran keuangan. Tahun fiskal dapat dimulai pada 1 Januari hingga 31 Desember. Namun, tidak semua menggunakan tahun fiskal yang sesuai dengan kalender.

Kalender yang dipakai saat ini

Rapikan
Bagian artikel ini perlu dirapikan. Bantulah kami untuk melakukannya.
Kalender Thessaloniki.

Kalender Kibti

Kalender Kibti (Qibti) merupakan kalender bangsa Mesir, dan saat ini masih dipakai secara rahasia oleh supranaturalis (seorang paranormal) di Indonesia. Kalender ini mempunyai banyak fungsi, yaitu untuk mengetahui kapan seseorang wafat, lahir, sembuh, dsb. Sebagai contoh, dalam kitab karangan guru besar Abu Hayillah Al-Marzuki disebutkan bahwa jika seorang pisces atau yang sakit mulai hari Sabtu bulan Kahik maka pertanda akan wafat. Ilmu falak dalam kitab tersebut juga berlandaskan terhadap kalender Kibti dan kalender Rum (Romawi). Awal tahun dimulai tanggal 12 September yang terdekat. Dan tahunnya adalah tahun masehi -283. Misalkan tahun 2008, maka 2008-283 = 1725. Jadi tahun 2008 M adalah tahun 1725 Qibti, yg mana awal tahun 1725 dimulai dari 12 September 2008. Jumlah bulannya 13, yaitu Tutin, Babah, Hatur, Kahik, Tubah, Amsyir, Burmahat, Burmadah, Basnas, Buknah, Abib, Misri, Ayam Nasa' . Dalam Kalender Kibti, bulan Tutin hingga bulan Misri masing-masing memiliki 30 hari. Bulan Ayam Nasa' memiliki 5 hari pada tahun biasa dan 6 hari pada tahun kabisat. Nama hari dalam kalender ini adalah Ahad, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, dan Sabtu. Oleh karena itu, Kalender Kibti menjadi warisan penanggalan Mesir Kuno yang tetap bertahan dan digunakan dalam lingkup tertentu hingga kini, menunjukkan daya tahannya melintasi zaman dan budaya.

Kalender Julian, Kalender Gregorian, dan Hari Julian

Pada kalender Julian, satu tahun secara rata-rata didefinisikan sebagai 365,25 hari. Angka 365,25 dapat dinyatakan dalam bentuk (3×365 + 1×366)/4. Karena itu dalam kalender Julian, terdapat tahun kabisat setiap 4 tahun. Kalender Julian berlaku sampai dengan Kamis, 4 Oktober 1582 M. Paus Gregorius XIII mengubah kalender Julian dengan menetapkan bahwa tanggal setelah Kamis-4 Oktober 1582 M adalah Jumat-15 Oktober 1582 M. Jadi, tidak ada tanggal 5-14 Oktober 1582. Sejak 15 Oktober 1582 M itulah berlaku kalender Gregorian.

Banyaknya hari dalam tahun kabisat (leap year) adalah 366 hari, sedangkan dalam tahun biasa (common year) adalah 365 hari. Pada kalender Julian, tahun kabisat di mana bulan Februari terdiri dari 29 hari dirumuskan sebagai tahun yang habis dibagi 4. Contoh tahun kabisat pada kalender Julian adalah tahun 4, 100, 400. Untuk tahun negatif, ada perbedaan antara sejarawan dan astronom dalam penomoran tahun. Bagi sejarawan, hitungan mundur tahun sebelum tahun 1 adalah tahun 1 SM, 2 SM, 3 SM, dan seterusnya. Sementara menurut astronom hitungan mundur tahun sebelum tahun 1 adalah tahun 0, -1, -2 dan seterusnya. Sebagai contoh, tahun -45 sama dengan tahun 46 SM. Adapun tahun kabisat (leap year) yang habis dibagi 4 untuk tahun negatif dirumuskan secara astronomis. Jadi yang termasuk tahun kabisat adalah tahun 8, 4, 0, -4, -8, -12 dan seterusnya.

Ciri-ciri dan hitungan kalender

Dalam kalender Gregorian, definisi tahun kabisat yang habis dibagi 4 sedikit mengalami perubahan.

  1. Jika suatu tahun habis dibagi 4 tetapi tidak habis dibagi 100, termasuk tahun kabisat. Contohnya, tahun 1972, 2012, 2128 termasuk tahun kabisat.
  2. Jika suatu tahun habis dibagi 100, tetapi tidak habis dibagi 400, maka tahun tersebut bukan tahun kabisat sedangkan habis dibagi 400, termasuk tahun kabisat. Jadi, tahun 1700, 1800, 1900 bukan tahun kabisat, sedangkan tahun 1600, 2000, 2400 termasuk tahun kabisat.

Mengganti Kalender Julian menjadi Kalender Gregorian

Terjadinya perubahan kalender Julian menjadi kalender Gregorian disebabkan adanya selisih antara panjang satu tahun dalam kalender Julian dengan panjang rata-rata tahun tropis (tropical year). Satu tahun kalender Julian adalah 365,2500 hari. Sementara panjang rata-rata tahun tropis adalah 365,2422. Berarti dalam satu tahun terdapat selisih 0,0078 hari atau hanya 11 menit 14 detik. Namun, selisih ini akan menjadi satu hari dalam jangka 128 tahun. Jadii dalam ratusan atau ribuan tahun, selisih ini menjadi signifikan hingga beberapa hari. Jika dihitung dari tahun 325 M (saat Konsili Nicea menetapkan musim semi atau ''vernal equinox'' jatuh pada 21 Maret) sampai dengan tahun 1582, terdapat selisih sebanyak (1582 - 325) × 0,0078 hari = 9,8 hari atau hampir 10 hari. Dan ini dibuktikan dengan musim semi pada tahun 1582 M, di mana vernal equinox jatuh pada tanggal 11 Maret, bukan sekitar tanggal 21 Maret seperti biasanya. Karena itulah, saat kalender Gregorian ditetapkan, tanggal melompat sebanyak 10 hari. Tanggal setelah 4 Oktober 1582 bukan 5 Oktober tetapi 15 Oktober 1582.

Dalam kalender Gregorian, panjang rata-rata satu tahun adalah 365,2425 hari yang mana cukup dekat dengan rata-rata tahun tropis sebesar 365,2422 hari. Selisihnya dalam setahun adalah 0,0003 hari, yang berarti akan terjadi perbedaan satu hari setelah sekitar 3300 tahun. Sebagai perbandingan, dalam kalender Islam yang menggunakan peredaran bulan, rata-rata satu bulan sinodik adalah 29,530589 hari. Dalam kalender Islam secara aritmetika (bukan hasil observasi/rukyat), dalam 30 tahun (360 bulan) terdapat 11 tahun kabisat (355 hari) dan 19 tahun biasa (354 hari). Rata-rata hari dalam satu bulan adalah (11 × 355 + 19 × 354) / 360 = 29,530556 hari. Dengan demikian dalam satu bulan, selisih antara satu bulan sinodik dengan satu bulan aritmetik adalah 0,000033 hari. Selisih ini akan menjadi satu hari setelah kira-kira 30000 bulan atau 2500 tahun.

Adanya perubahan dari kalender Julian menjadi Gregorian membuat kesulitan tersendiri untuk membandingkan peristiwa astronomis yang terpisah dalam jangka waktu cukup lama. Untuk mengatasi masalah ini, diperkenalkan Hari Julian. Hari Julian (JD) didefinisikan sebagai banyaknya hari yang telah dilalui sejak hari Senin, 1 Januari tahun 4713 SM (sebelum Masehi) pada pertengahan hari pukul 12:00:00 UT (Waktu Sedunia) atau GMT. Perlu diingat, tahun 4713 SM tersebut sama dengan tahun -4712.

  • JD 0 = 1 Januari -4712 12:00:00 UT = 1,5 Januari -4712 (karena pukul 12 menunjukkan 0,5 hari)
  • JD 0,5 = 2 Januari -4712 00:00:00 UT
  • JD 1 = 3 Januari -4712, dan seterusnya
  • 4 Oktober 1582 M = JD 2299159,5
  • 15 Oktober 1582 M = JD 2299160,5

Jika JD berkaitan dengan waktu yang dihitung menurut Dynamical Time (TD, bukan DT) atau Ephemeris Time, biasanya digunakan istilah Julian Ephemeris Day (JDE, bukan JED). Sebagai contoh:

  • 17 Agustus 1945 UT = JD 2431684,5
  • 27 September 1974 TD = JDE 2442317,5

Dalam ilmu hisab astronomis kontemporer, pemahaman terhadap Julian Day sangat penting. Julian Day menjadi syarat kita dapat menghitung posisi benda bulan, matahari dan planet-planet yang selanjutnya dipakai untuk menentukan bulan baru, waktu salat, dll. Julian Day juga menjadi dasar untuk menentukan fenomena alam seperti menentukan kemiringan orbit rotasi bumi, menghitung kapan terjadinya ekuinoks dan solstice, dan sebagainya.

Rumus hari Julian:

J D = 1720994 , 5 + I N T ( 365 , 25 ∗ Y ) + I N T ( 30 , 6001 ( M + 1 ) ) + B + D {\displaystyle JD=1720994,5+INT(365,25*Y)+INT(30,6001(M+1))+B+D} {\displaystyle JD=1720994,5+INT(365,25*Y)+INT(30,6001(M+1))+B+D}

Keterangan umum:

  • JD = hari Julian
  • Y = tahun di mana Y ≥ -4712
  • M = bulan di mana M > 2
  • D = hari
  • untuk B sebagai berikut:

A = I N T ( Y / 100 ) d a n B = 2 + I N T ( A / 4 ) − A {\displaystyle A=INT(Y/100)danB=2+INT(A/4)-A} {\displaystyle A=INT(Y/100)danB=2+INT(A/4)-A}

A tidak perlu dihitung serta B = 0

Keterangan khusus:

  • Jika M = 1 atau 2, maka M diganti M+12 serta Y diganti Y-1
  • Untuk INT (diakronimkan yaitu integer) di mana bilangan pecahan dibulatkan menjadi diatas tanpa dilihat bertanda. Contoh: INT(12) = 12, INT(3,57) = 3, INT(-4,7) = -5 (bukan -4), INT(-25,79) = -26, dsb.
  • Hitunglah hari Julian untuk hari kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945.
    • D= 17. M = 8. Y = 1945.
    • A = INT(1945 / 100) = INT(19,45) = 19.
    • B = 2 + INT(19 / 4) - 19 = 2 + 4 - 19 = -13.
    • JD = 1720994,5 + INT(365,25 × 1945) + INT(30,6001 × 9) + (-13) + 17 = 2431684,5.
    • 17 Agustus 1945 = JD 2431684,5.
  • Hitunglah hari Julian saat terjadi Nabi Muhammad SAW melakukan puasa pertama pada tanggal 26 Februari 624 M.
    • Karena M = 2, maka M diubah menjadi 14 dan Y menjadi 623.
    • Karena termasuk kalender Julian, B = 0.
    • JD = 1720994,5 + INT(365,25 × 623) + INT(30,6001 ×15) + 0 + 26 = 1949029,5.
    • 26 Februari 624 M = JD 1949029,5.
  • Waktu dalam jam, menit dan detik dapat pula dimasukkan ke dalam pecahan hari. Karena 1 hari = 24 jam, 1 jam = 60 menit dan 1 menit = 60 detik, maka pecahan hari = (jam × 3600 + menit × 60 + detik) atau 86400 detik.
  • Bulan baru (newmoon) terjadi pada hari Sabtu, 1 Januari 2962 SM pukul 19:47:04 TD. Carilah JDE.
    • Dari data asal diketahui M = 1 dan Y = -2961. Karena itu M berubah menjadi 13 dan Y = -2962.
    • D = 1 + (19 × 3600 + 47 × 60 + 4) / 86400 = 1,82435. B = 0.
    • Jadi JDE = 1720994,5 + INT(365,25 × -2962) + INT(30,6001 × 14) + 0 + 1,82435 = 1720994,5 - 1081871 + 428 + 1,82435 = 639553,32435.
    • 1 Januari 2962 SM pukul 19:47:04 TD = JDE 639553,32435.

Nama hari dapat ditentukan dengan mudah dengan menggunakan JD. Perlu diketahui, pergantian hari terjadi pada pukul 00:00:00 di mana JD mengandung angka xxxxxxx,5. Tambahkan JD dengan 1,5, lalu dibagi 7. Sisanya ditambah 1 menunjukkan nomor hari, di mana nomor hari = 1 adalah hari Ahad, nomor hari 2 hari Senin, dan seterusnya hingga nomor hari 7 menunjukkan hari Sabtu.

  • Tentukan hari apakah tanggal 17 Agustus 1945.
    • JD untuk tanggal 17 Agustus 1945 adalah 2431684,5.
    • JD + 1,5 = 2431686, yang selanjutnya jika dibagi 7 akan bersisa 5.
    • Nomor hari = 5 + 1 = 6.
    • 17 Agustus 1945 adalah hari Jumat.

JD dapat pula digunakan untuk menentukan selang waktu antara dua tanggal.

  • Tentukan selang waktu antara 2 gerhana matahari total yang terjadi pada tanggal 11 Juli 2010 dan 13 November 2012.
    • JD untuk kedua tanggal tersebut masing-masing adalah 2455388,5 dan 2456244,5.
    • Selisih antara tanggal 11 Juli 2010 dan 13 November 2012 adalah 856 hari.

Jika paparan di atas adalah mengubah tanggal menjadi JD, maka kini akan disajikan sebaliknya. Metode untuk mengubah JD menjadi tanggal adalah sebagai berikut.

JD1 = JD + 0,5. Z = INT(JD1). F = JD1 - Z. Jika Z < 2299161, maka A = Z. Adapun jika Z > = 2299161, hitunglah AA = INT((Z - 1867216,25) / 36524,25) dan A = Z + 1 + AA - INT(AA / 4). Selanjutnya B = A + 1524. C = INT((B - 122.1) / 365,25). D = INT(365,25*C). E = INT((B - D) / 30,6001).

Tanggal (termasuk juga dalam bentuk desimal) dapat dihitung dari B - D - INT(30,6001*E) + F.

Bulan M dapat dihitung sebagai berikut. Jika E = 14 atau 15, maka M = E - 13. Jika E < 14, maka M = E - 1.

Tahun Y dapat dihitung sebagai berikut. Jika M = 1 atau 2, maka Y = C - 4715. Jika M > 2, maka Y = C - 4716.

  • Tentukan tanggal bulan dan tahun untuk JD = 2457447,9505.
    • JD1 = 2457448,4505. Z = 2457448 dan F = 0,4505.
    • Karena Z > 2299161 maka AA = INT((2457448 - 1867216,25) / 36524,25) = 16.
    • A = 2457448 + 1 + 16 - INT(16/4) = 2457461.
    • B = 2458985.
    • C = INT((2458985 - 122.1) / 365,25) = 6731.
    • D = INT(365,25 × 6731) = 2458497.
    • E = INT((2458985 - 2458497) / 30,6001) = 15.
    • Tanggal = 2458985 - 2458497 - INT(30,6001 × 15) + 0,4505 = 29,4505.
    • Angka desimal pada tanggal tersebut adalah 0,4505 hari yang jika dikonversikan ke dalam waktu menjadi pukul 10:48:43.2.
    • Karena E = 15, maka Bulan M = 15 - 13 = 2 atau Februari.
    • Karena M = 2, maka Tahun Y = 6731 - 4715 = 2016.
    • Jadi JD 2457447,9505 = 29 Februari 2016 pukul 10:48:43,2 Hijriyah.

Lihat juga

  • Kalender Gregorian
  • Kalender Hijri Samsi
  • Kalender Hijriah
  • Kalender Hitung Panjang
  • Kalender Jawa
  • Kalender Julian
  • Kalender Kibti
  • Kalender Masehi
  • Kalender Maya
  • Kalender Revolusi Prancis
  • Kalender Romawi
  • Kalender Rum
  • Kalender Saka
  • Kalender Sunda
  • Suriyakhati, kalendar surya resmi Thailand
  • Kalender Tionghoa
  • Kalender Yahudi

Referensi

  1. ↑ "Arti kata Kalender". Kamus Besar Bahasa Indonesia. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
  2. ↑ This month name has also been attested as Quinctilis; see, for example, Bonnie Blackburn and Leofranc Holford-Strevens, The Oxford companion to the year, Oxford University Press, 1999, page 669.
  3. ↑ Plutarch Numa Pompilius "Plutarch: excerpt from Numa Pompilius". Diakses tanggal 07 Dec 2012.

Sumber

  • Birashk, Ahmad (1993), A comparative Calendar of the Iranian, Muslim Lunar, and Christian Eras for Three Thousand Years, Mazda Publishers, ISBN 0-939214-95-4
  • Dershowitz, Nachum; Reingold, Edward M (1997), Calendrical Calculations, Cambridge University Press, ISBN 0-521-56474-3, diarsipkan dari asli tanggal 2002-10-17, diakses tanggal 2014-02-02 with Online Calculator Diarsipkan 2005-02-16 di Wayback Machine.
  • Zerubavel, Eviatar (1985), The Seven Day Circle: The History and Meaning of the Week, University of Chicago Press, ISBN 0-226-98165-7
  • Doggett, LE (1992), "Calendars", dalam Seidelmann, P. Kenneth (ed.), Explanatory Supplement to the Astronomical Almanac, University Science Books, ISBN 0-935702-68-7, diarsipkan dari asli tanggal 2004-04-01, diakses tanggal 2014-02-02
  • Árni Björnsson (1995) [1977], High Days and Holidays in Iceland, Reykjavík: Mál og menning, ISBN 9979-3-0802-8, OCLC 186511596
  • Richards, EG (1998), Mapping Time, the calendar and its history, Oxford University Press, ISBN 0-19-850413-6
  • Rose, Lynn E (1999), Sun, Moon, and Sothis, Kronos Press, ISBN 0-917994-15-9
  • Spier, Arthur (1986), The Comprehensive Hebrew Calendar, Feldheim Publishers, ISBN 0-87306-398-8
  • Dieter Schuh (1973), Untersuchungen zur Geschichte der Tibetischen Kalenderrechnung (dalam bahasa German), Wiesbaden: Franz Steiner Verlag, OCLC 1150484 Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Bacaan lebih lanjut

  • Fraser, Julius Thomas (1987), Time, the Familiar Stranger (Edisi illustrated), Amherst: Univ of Massachusetts Press, ISBN 0-87023-576-1, OCLC 15790499
  • Whitrow, Gerald James (2003), What is Time?, Oxford: Oxford University Press, ISBN 0-19-860781-4, OCLC 265440481

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Calendars.
Lihat entri calendar di kamus bebas Wikikamus.
Wikisource memiliki teks artikel Ensiklopedia Britannica 1911 mengenai Calendar.
  •  "Calendar" . Encyclopaedia Britannica. Vol. IV (Edisi 9th). 1875–1889. hlm. 664–682.
  •  "Calendar" . Encyclopædia Britannica. Vol. 4 (Edisi 11). 1911. hlm. 987-1004.
  •  "Calendar" . Encyclopedia Americana. 1920.
  • Konverter kalender, termasuk semua kalender sipil, agama, dan teknis utama.
  • Penemuan kalender pada zaman dahulu kala sebuah situs peramban edukasi
  •  "year=1920" . Encyclopedia Americana. 1920.


  • l
  • b
  • s
Kalender
Penanggalan
Sistem
  • Candra
  • Suryacandra
  • Surya
Penggunaan umum
  • Tahun astronomi
  • Buddhis
  • Imlek
  • Etiopia
  • Gregorius
  • Hindu
  • Hijriah
  • Persia
  • ISO
  • UNIX
Penggunaan
terbatas
  • Akan
  • Armenia
  • Assam (Bhāshkarābda)
  • Asiria
  • Baháʼí
    • Badí‘
  • Wuku Bali
  • Saka Bali
  • Bengali
    • Bangladesh
  • Berber
  • Borana
  • Burma
  • Imlek
    • Cabang Bumi
    • Batang Langit
    • Minguo
  • Heathen Jerman
  • Georgia
  • Ibrani
  • Hindu
    • Vikram Samvat
    • Saka
  • Igbo
  • Iran
    • Jalali
      • Abad Pertengahan
    • Zoroaster
  • Irlandia
    • Gaelik
  • Islam
    • Fasli
    • Sipil Islam
  • Jain
  • Jepang
  • Jawa
  • Korea
    • Juche
  • Kurdi
  • Lituania
  • Maithili
  • Malayalam
  • Mandaean
  • Manipuri (Meitei)
  • Melanau
  • Mongolia
  • Nepal
    • Nepal Sambat
    • Bikram Sambat
    • Yele Sambat
  • Nisg̱a'a
  • Odia
  • Punjab
    • Nanakshahi
  • Rumania
  • Shona
  • Posisi matahari
  • Somalia
  • Sesotho
  • Slavia
    • Kepercayaan Asli Slavia
    • Makedonia
  • Tamil
  • Thai
    • Candra Thai
    • Suriyakhati
  • Tibet
  • Tripuri
  • Tulu
  • Vietnam
  • Wicca
  • Xhosa
  • Yoruba
  • Zulu
Jenis
  • Rune
  • Mesoamerika
    • Hitung Panjang
    • Putaran kalender
Varian Kristen
  • Koptik
  • Etiopia dan Eritrea
  • Julius
    • Revisi
  • Tahun liturgi
    • Ortodoks Timur
  • Orang kudus
Historis
  • Arab
  • Attika
  • Aztek
    • Tōnalpōhualli
    • Xiuhpōhualli
  • Babel
  • Bulgar
  • Romawi Timur
  • Kapadokia
  • Kelt
  • Cham
  • Culāsakaraj
  • Coligny
  • Egyptian
  • Henokh
  • Florentinus
  • Revolusi Prancis
  • Jerman
  • Yunani Kuno
  • Hindu
  • Inka
  • Makedonia Kuno
  • Maya
    • Haab
    • Tzolkin
  • Muiska
  • Pentekontas
  • Pisa
  • Qumran
  • Rapa Nui
  • Romawi
  • Rumi
  • Ganzhi
  • Soviet
  • Swedia
  • Turkmen
Penggunaan khusus
  • Holosen
    • antropologis
  • Gregorius proleptik / Julius proleptik
    • historiografis
  • Darian
    • Mars
  • Dreamspell
    • Zaman Baru
  • Diskordia
  • 'Patafisika
Usulan reformasi
  • Permanen Hanke–Henry
  • Tetap Internasional
  • Pax
  • Positivis
  • Symmetry454
  • Dunia
Fiksi
  • Discworld (Discworld)
  • Greyhawk (Dungeons & Dragons)
  • Dunia Tengah (The Lord of the Rings)
  • Stardate (Star Trek)
Tampilan dan
aplikasi
  • Elektronik
  • Berulang
  • Fisik
Penamaan dan
penomoran tahun
Istilah
  • Era
  • Zaman
  • Nama regnal
  • Tahun regnal
  • Tahun 0
Sistem
  • Ab urbe condita
  • Tahun Anka
  • Masehi/Era Umum
  • Era Para Martir
  • Anno Mundi
  • Asiria
  • Sebelum Sekarang
  • Dinasti Tiongkok
  • Minguo
  • Tahun regnal raja-raja Inggris dan Britania
  • Human (Holosen)
  • Jepang
  • Korea
  • Seleukia
  • Spanyol
  • Yuga
    • Satyayuga
    • Tretayuga
    • Dwaparayuga
    • Kaliyuga
  • Vietnam
  • List-Class article Daftar kalender
  • Category Kategori
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Latvia
  • Israel
Lain-lain
  • Kamus Sejarah Swiss
  • NARA
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sistem kalender
  2. Kalender surya
  3. Kalender candra
  4. Kalender Fiskal
  5. Kalender yang dipakai saat ini
  6. Kalender Kibti
  7. Kalender Julian, Kalender Gregorian, dan Hari Julian
  8. Ciri-ciri dan hitungan kalender
  9. Mengganti Kalender Julian menjadi Kalender Gregorian
  10. Lihat juga
  11. Referensi
  12. Sumber
  13. Bacaan lebih lanjut
  14. Pranala luar

Artikel Terkait

Wikimedia Foundation

organisasi amal asal Amerika Serikat

Pemblokiran Wikimedia di Indonesia

pembatasan domain auth.wikimedia.org di Indonesia

Wikikamus bahasa Banjar

Wiktionary berbahasa Banjar

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026