Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia bekerjasama dengan Ikatan Pecinta Batik Nusantara untuk kedua kalinya kembali menyelenggarakan Putra Putri Batik Nusantara, yaitu pada tahun 2012, dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan akan warisan budaya Indonesia khususnya di kalangan generasi muda.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. |
Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia bekerjasama dengan Ikatan Pecinta Batik Nusantara untuk kedua kalinya kembali menyelenggarakan Putra Putri Batik Nusantara, yaitu pada tahun 2012, dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan kebanggaan akan warisan budaya Indonesia khususnya di kalangan generasi muda.
Indonesia, sejak zaman dahulu, telah dikenal oleh bangsa-bangsa di dunia akan kekayaan budayanya. Salah satu karya budaya bangsa yang sangat dikagumi oleh bangsa lain adalah Batik. Pada tahun 2009, UNESCO telah mengakui Batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia dan memberikan penghargaan sebagai “Intangible Heritage of Humanity”. Oleh karena itu sebagai warisan budaya bangsa, Batik perlu senantiasa dilestarikan terutama oleh generasi muda agar batik tidak punah oleh perkembangan zaman dan teknologi.
Tahapan proses seleksi peserta pada tahun 2012, dibuka secara online melalui http://www.putraputribatik.com/, sehingga kesempatan yang sama dimiliki oleh seluruh putra dan putri se-Indonesia. Antusiasme yang tinggi diterima oleh pihak panitia, terbukti lebih dari 600 pendaftar diterima selama rentang waktu penerimaan. Syarat yang diberikan adalah:
Tahapan semifinal dilakukan di Jakarta terhadap 58 orang semifinalis yang dihubungi oleh pihak panitia penyelenggara. Wawancara dilakukan terhadap seluruh semifinalis oleh dewan juri mengenai pengetahuan mengenai batik dan perkenalan diri. Dewan juri untuk tahapan semifinal adalah Tantie Koestantia, Ayu Diah Pasha, Musa Widyatmodjo, Neneng Iskandar, dan Rah Madya Handoyo, M.Psi.
Sebanyak 28 peserta (14 putra dan 14 putri) dipilih sebagai finalis. Seluruh finalis diharuskan mengikuti rangkaian karantina yang dilakukan. Materi-materi yang diberikan pada tahun 2012 ini adalah:
Tahun kedua penyelenggaraan acara ini, malam final diadakan pada tanggal 2 Oktober 2012. Bertempat di Nusa Indah Theater, Balai Kartini Jakarta, dan disiarkan oleh Metro TV. Acara dibuka oleh Wakil Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI, Bapak Sapta Nirwandar. Dia menaruh harapan yang besar terhadap pemilihan ini agar dapat dibawa sampai tingkat interasional. Penampilan dibuka oleh tari-tarian dari Batavia Dancer membawakan desain batik yang luar biasa. Disambung oleh penampilan fashion dance oleh seluruh finalis.
Pemenang pertama mendapatkan uang tunai senilai Rp50 juta, beasiswa penuh S2 dari Universitas Pelita Harapan, dan sejumlah paket hadiah lainnya. Pemenang kedua mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp25 juta dan sejumlah paket lainnya. Pemenang ketiga mendapatkan uang tunai senilai Rp15 juta dan sejumlah paket hadiah. Pemenang favorit dan persahabatan mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp10juta dan sejumlah paket hadiah lainnya.