Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Prinsip relativitas

Dalam fisika, prinsip relativitas adalah keharusan bahwa persamaan-persamaan yang menggambarkan hukum-hukum fisika memiliki bentuk yang sama dalam semua kerangka acuan.

Wikipedia article
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Prinsip relativitas
Prinsip fisika yang menyatakan bahwa hukum-hukum fisika berlaku sama di semua kerangka acuanTemplat:SHORTDESC:Prinsip fisika yang menyatakan bahwa hukum-hukum fisika berlaku sama di semua kerangka acuan
Relativitas khusus
Garis dunia: sebuah gambaran diagram dari ruang waktu
  • Prinsip relativitas
  • Teori relativitas
  • Relativitas khusus ganda
  • Relativitas khusus invarian de Sitter
  • Relativitas umum
Dasar
  • Simultanitas
  • Relativitas simultanitas
  • Gerakan relatif
  • Kerangka acuan
  • Kerangka acuan inersia
  • Kerangka diam
  • Kerangka pusat momentum
  • Laju cahaya
  • Persamaan Maxwell
  • Transformasi Lorentz
Konsekuensi
  • Dilasi waktu
  • Dilasi waktu gravitasi
  • Massa relativistik
  • Ekuivalensi massa–energi
  • Kontraksi panjang
  • Relativitas simultanitas
  • Efek Doppler relativistik
  • Presesi Thomas
  • Cakram relativistik
  • Paradoks pesawat luar angkasa Bell
  • Paradoks Ehrenfest
Ruang waktu
  • Ruang waktu Minkowski
  • Garis dunia
  • Diagram ruang waktu
  • Kerucut cahaya
Dinamika
  • Waktu wajar
  • Massa wajar
  • Skalar Lorentz
  • Momentum empat
  • Sejarah
  • Pendahulu
  • Relativitas Galileo
  • Transformasi Galileo
  • Teori eter
Orang-orang
  • Einstein
  • Sommerfeld
  • Michelson
  • Morley
  • FitzGerald
  • Herglotz
  • Lorentz
  • Poincaré
  • Minkowski
  • Fizeau
  • Abraham
  • Born
  • Planck
  • von Laue
  • Ehrenfest
  • Tolman
  • Dirac
Perumusan alternatif
relativitas khusus
  • l
  • b
  • s

Dalam fisika, prinsip relativitas adalah keharusan bahwa persamaan-persamaan yang menggambarkan hukum-hukum fisika memiliki bentuk yang sama dalam semua kerangka acuan.

Sebagai contoh, dalam kerangka kerja relativitas khusus persamaan Maxwell memiliki bentuk yang sama dalam semua kerangka acuan inersia. Dalam kerangka kerja relativitas umum persamaan Maxwell atau persamaan medan Einstein memiliki bentuk yang sama dalam kerangka acuan manapun.

Beberapa prinsip relativitas telah diterapkan dengan berhasil, baik secara tersirat (seperti dalam mekanika Newton) atau tersurat (seperti dalam teori relativitas Albert Einstein).

Konsep dasar

Artikel utama: Relativitas Galileo dan Sejarah relativitas khusus

Beberapa jenis prinsip relativitas biasa diasumsikan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Salah satu yang paling dipercaya adalah prinsip bahwa semua hukum alam harus selalu berbentuk sama; dan penelitian ilmiah biasanya berasumsi bahwa hukum alam selalu sama tidak peduli siapa yang mengukurnya.

Semua prinsip relativitas menetapkan sebuah simetri dalam hukum alam: artinya, suatu hukum akan tampak sama bagi seorang pengamat dengan yang tampak bagi pengamat lainnya. Menurut teorema Noether, simetri tersebut juga menyiratkan berlakunya suatu hukum kekekalan.[1][2] Sebagai contoh, jika dua pengamat pada waktu yang berbeda mengamati berlakunya hukum-hukum yang sama, maka suatu kuantitas yang disebut energi akan bersifat kekal. Oleh karena ini, prinsip relativitas bisa menjadi prediksi mengenai alam yang bisa diuji, dan bukan hanya pernyataan mengenai bagaimana ilmuwan harus menulis hukum.

Prinsip relativitas khusus

Lihat pula: Kerangka acuan inersia

Menurut postulat pertama dari teori relativitas khusus:[3]

Prinsip relativitas khusus: Jika sebuah sistem koordinat K dipilih sehingga, dalam sistem koordinat tersebut, hukum-hukum fisika tetap berlaku dalam bentuk yang paling sederhana, hukum-hukum yang sama tetap berlaku dalam sistem koordinat K' lainnya yang bergerak translasi beraturan relatif terhadap K.

— Albert Einstein: The Foundation of the General Theory of Relativity, Part A, §1

Postulat ini mendefinisikan kerangka acuan inersia.

Prinsip relativitas khusus menyatakan bahwa hukum-hukum fisika seharusnya sama bagi semua kerangka acuan inersia, tetapi masih mungkin berbeda-beda di kerangka acuan yang tidak inersia. Prinsip ini digunakan baik dalam mekanika Newton dan teori relativitas khusus Einstein. Pengaruhnya sangat kuat bagi teori Einstein sehingga Max Planck menamakan teori tersebut berdasarkan prinsip ini.[4]

Prinsip relativitas umum

Prinsip relativitas umum menyatakan:[5]

Semua sistem acuan bersifat ekuivalen terhadap perumusan hukum-hukum fundamental fisika.

— C. Møller The Theory of Relativity, p. 220

Artinya, hukum-hukum fisika seharusnya sama bagi semua kerangka acuan—inersia ataupun tidak. Partikel bermuatan yang dipercepat mungkin memancarkan radian sinkrotron, tetapi partikel yang diam tidak. Jika partikel yang dipercepat tersebut diamati dalam kerangka acuan non-inersianya sendiri, partikel tersebut memancarkan radiasi dalam keadaan diam.

Lihat pula

  • Prinsip ekuivalensi
  • Prinsip uniformitas

Referensi

  1. ↑ Deriglazov, Alexei (2010). Classical Mechanics: Hamiltonian and Lagrangian Formalism. Springer. hlm. 111. ISBN 978-3-642-14037-2. Ekstrak dari halaman 111
  2. ↑ Schwarzbach, Bertram E.; Kosmann-Schwarzbach, Yvette (2010). The Noether Theorems: Invariance and Conservation Laws in the Twentieth Century. Springer. hlm. 174. ISBN 0-387-87868-8. Ekstrak dari halaman 174
  3. ↑ Einstein, A., Lorentz, H. A., Minkowski, H., and Weyl, H. (1952) [1923]. Arnold Sommerfeld (ed.). The Principle of Relativity: A Collection of Original Memoirs on the Special and General Theory of Relativity. Mineola, NY: Dover Publications. hlm. 111. ISBN 0-486-60081-5. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  4. ↑ Weistein, Galina (2015). Einstein's Pathway to the Special Theory of Relativity. Cambridge Scholars Publishing. hlm. 272. ISBN 978-1-4438-7889-0. Extract of page 272
  5. ↑ C. Møller (1952). The Theory of Relativity (Edisi 2nd). Delhi: Oxford University Press. hlm. 220. ISBN 0-19-560539-X.
  • l
  • b
  • s
Relativitas
Relativitas
khusus
Latar belakang
  • Prinsip relativitas (Relativitas Galileo
  • Transformasi Galileo)
  • Relativitas khusus
Konsep-konsep
dasar
  • Kerangka acuan
  • Kecepatan cahaya
  • Ortogonalitas hiperbolis
  • Kepesatan
  • Persamaan Maxwell
  • Panjang wajar
  • Waktu wajar
  • Massa relativistik
Perumusan
  • Transformasi Lorentz
Fenomena
  • Dilasi waktu
  • Ekuivalensi massa–energi
  • Kontraksi panjang
  • Relativitas simultanitas
  • Efek Doppler relativistik
  • Presesi Thomas
  • Paradoks tangga
  • Paradoks kembar
Ruang waktu
  • Kerucut cahaya
  • Garis dunia
  • Diagram Minkowski
  • Bikuaternion
  • Ruang Minkowski
Relativitas
umum
Latar belakang
  • Pengantar
  • Perumusan matematis
Konsep-konsep
dasar
  • Prinsip ekuivalensi
  • Geometri Riemann
  • Diagram Penrose
  • Geodesik
  • Prinsip Mach
Perumusan
  • Gravitasi terlinear
  • Perumusan ADM
  • Perumusan BSSN
  • Persamaan Ernst
  • Persamaan Hamilton–Jacobi–Einstein
  • Persamaan medan Einstein
  • Perumusan pasca-Newton
  • Persamaan Raychaudhuri
Fenomena
  • Lubang hitam
  • Horizon peristiwa
  • Singularitas
  • Masalah dua-benda
  • Gelombang gravitasi: astronomi
  • pendeteksi (LIGO dan kolaborasi
  • Virgo
  • LISA Pathfinder
  • GEO)
  • Biner Hulse–Taylor
  • Uji coba lainnya: presesi Merkurius
  • lensa
  • pergeseran merah
  • penundaan Shapiro
  • penyeretan kerangka / efek geodetik (presesi Lense–Thirring)
  • larik waktu pulsar
Teori
lanjutan
  • Teori Brans–Dicke
  • Kaluza–Klein
  • Gravitasi kuantum
Penyelesaian
  • Kosmologis: Friedmann–Lemaître–Robertson–Walker (persamaan Friedmann)
  • Kasner
  • Singularitas BKL
  • Gödel
  • Milne
  • Sferis: Schwarzschild (interior
  • Persamaan Tolman–Oppenheimer–Volkoff)
  • Reissner–Nordström
  • Lemaître–Tolman
  • Aksisimetris: Kerr (Kerr–Newman)
  • Weyl−Lewis−Papapetrou
  • Taub–NUT
  • debu van Stockum
  • cakram
  • Lain-lain: gelombang-pp
  • metrik Ozsváth–Schücking
Ilmuwan
  • Poincaré
  • Lorentz
  • Einstein
  • Hilbert
  • Schwarzschild
  • de Sitter
  • Weyl
  • Eddington
  • Friedmann
  • Lemaître
  • Milne
  • Robertson
  • Chandrasekhar
  • Zwicky
  • Wheeler
  • Choquet-Bruhat
  • Kerr
  • Zel'dovich
  • Novikov
  • Ehlers
  • Geroch
  • Penrose
  • Hawking
  • Taylor
  • Hulse
  • Bondi
  • Misner
  • Yau
  • Thorne
  • Weiss
  • lain-lain
  • Category Kategori
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Jepang

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Konsep dasar
  2. Prinsip relativitas khusus
  3. Prinsip relativitas umum
  4. Lihat pula
  5. Referensi

Artikel Terkait

Relativitas khusus

teori fisika mengenai hubungan antara ruang dan waktu

Relativitas umum

teori fisika standar dan klasik terkait gravitasi dan ruang

Teori relativitas

Konsep dasar dari teori relativitas disusun oleh Albert Einstein menjadi dua jenis, yaitu teori relativitas khusus dan teori relativitas umum. Kedua teori ini

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026