Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pergeseran merah gravitasi

Perpindahan merah gravitasi adalah fenomena dalam ilmu fisika dan relativitas umum ketika radiasi elektromagnetik atau foton yang bergerak keluar dari sumur gravitasi mengalami kehilangan energi. Kehilangan energi tersebut berhubungan dengan penurunan frekuensi gelombang dan peningkatan panjang gelombang, yang secara umum dikenal sebagai pergeseran merah. Efek kebalikannya, ketika foton memperoleh energi saat bergerak memasuki sumur gravitasi, disebut pergeseran biru gravitasi. Fenomena ini pertama kali dijelaskan oleh Albert Einstein pada tahun 1907, delapan tahun sebelum teori relativitas umum dipublikasikan secara lengkap.

Wikipedia article
Diperbarui 22 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Perpindahan merah gravitasi (dalam literatur lama disebut Einstein shift)[1][2] adalah fenomena dalam ilmu fisika dan relativitas umum ketika radiasi elektromagnetik atau foton yang bergerak keluar dari sumur gravitasi mengalami kehilangan energi. Kehilangan energi tersebut berhubungan dengan penurunan frekuensi gelombang dan peningkatan panjang gelombang, yang secara umum dikenal sebagai pergeseran merah. Efek kebalikannya, ketika foton memperoleh energi saat bergerak memasuki sumur gravitasi, disebut pergeseran biru gravitasi. Fenomena ini pertama kali dijelaskan oleh Albert Einstein pada tahun 1907, delapan tahun sebelum teori relativitas umum dipublikasikan secara lengkap.[3][4]

Perpindahan merah gravitasi dapat ditafsirkan sebagai konsekuensi dari prinsip ekuivalensi, yaitu bahwa efek gravitasi secara lokal ekuivalen dengan efek inersia, sehingga pergeseran merah dapat dipahami melalui efek Doppler.[5] Penafsiran lain menyatakan bahwa fenomena ini muncul dari kesetaraan massa-energi dan hukum kekekalan energi, di mana foton yang jatuh ke medan gravitasi memperoleh energi.[6][7][8] Fenomena yang sama juga dapat dipahami sebagai bentuk dilatasi waktu gravitasi pada sumber radiasi, dimana dua osilator yang berada pada potensial gravitasi berbeda akan berdetak pada laju berbeda.[2][8] Osilator pada potensial gravitasi lebih tinggi (lebih jauh dari massa benda yang menghasilkan medan gravitasi, misal planet atau bintang) akan memiliki frekuensi terukur lebih tinggi daripada osilator pada potensial lebih rendah, jika diamati dari lokasi yang sama.

Dalam pendekatan pertama, besar perpindahan merah sebanding dengan perbedaan potensial gravitasi dibagi kuadrat kecepatan cahaya, z = Δ U / c 2 {\displaystyle z=\Delta U/c^{2}} {\displaystyle z=\Delta U/c^{2}}, sehingga efeknya sangat kecil. Einstein pada tahun 1911 memprediksi bahwa cahaya yang keluar dari permukaan Matahari mengalami pergeseran merah sekitar 2 ppm (2 × 10-6).[9] Sinyal navigasi dari satelit GPS pada ketinggian 20.000 km diamati mengalami pergeseran biru sekitar 0,5 ppb (5 × 10-10),[10] yang setara dengan peningkatan kurang dari 1 Hz pada sinyal radio 1,5 GHz. Namun, dilatasi waktu gravitasi yang memengaruhi jam atom pada satelit merupakan koreksi penting bagi ketepatan navigasi.[11] Di permukaan Bumi, potensial gravitasi berbanding lurus dengan perubahan ketinggian, Δ U = g Δ h {\displaystyle \Delta U=g\Delta h} {\displaystyle \Delta U=g\Delta h} dan menghasilkan pergeseran merah sekitar 10-16 per meter perubahan elevasi.

Dalam ilmu astronomi, besar perpindahan merah gravitasi sering dinyatakan sebagai kecepatan ekuivalen melalui efek Doppler relativistik. Nilai 2 ppm pada cahaya Matahari ekuivalen dengan kecepatan menjauh sekitar 633 m/s, yang besarnya sebanding dengan gerakan konveksi di Matahari sehingga membuat pengukurannya menantang. Pada objek dengan medan gravitasi kuat, perpindahan merah dapat jauh lebih besar; misalnya cahaya dari permukaan katai putih mengalami pergeseran merah rata-rata sekitar (50 km/s)/c atau sekitar 170 ppm.[12]

Referensi

  1. ↑ "EINSTEIN SHIFT definition and meaning | Collins English Dictionary". www.collinsdictionary.com (dalam bahasa Inggris). 2025-11-17. Diakses tanggal 2025-11-20.
  2. 1 2 Eddington, A. S. (1926-01). "Einstein Shift and Doppler Shift". Nature (dalam bahasa Inggris). 117 (2933): 86–86. doi:10.1038/117086a0. ISSN 1476-4687.
  3. ↑ Einstein, Albert (1908). "Über das Relativitätsprinzip und die aus demselben gezogenen Folgerungen". Jahrbuch der Radioaktivität und Elektronik (dalam bahasa Inggris). 4: 411–462.
  4. ↑ Valente, Mário Bacelar (2018-12-06). "Einstein's redshift derivations: its history from 1907 to 1921". Circumscribere International Journal for the History of Science (dalam bahasa Inggris). 22: 1–16. doi:10.23925/1980-7651.2018v22;1-16. ISSN 1980-7651.
  5. ↑ Florides, Petros S. (2002). "Einstein's Equivalence Principle and the Gravitational Red Shift". International Journal of Modern Physics A (dalam bahasa Inggris). 17 (20): 2759. doi:10.1142/S0217751X02011862. ISSN 0217-751X.
  6. ↑ Chang, Donald C. (2018-12-01). "A quantum mechanical interpretation of gravitational redshift of electromagnetic wave". Optik. 174: 636–641. doi:10.1016/j.ijleo.2018.08.127. ISSN 0030-4026.
  7. ↑ Evans, R. F.; Dunning-Davies, J. (2004-03-18), The Gravitational Red-Shift, doi:10.48550/arXiv.gr-qc/0403082, diakses tanggal 2025-11-20
  8. 1 2 Scott, Robert B (2015-04-28). "Teaching the gravitational redshift: lessons from the history and philosophy of physics". Journal of Physics: Conference Series. 600: 012055. doi:10.1088/1742-6596/600/1/012055. ISSN 1742-6588.
  9. ↑ "New study verifies prediction from Einstein's General Theory of Relativity". www.aip.de (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-20.
  10. ↑ Ashby, Neil (2003-01-28). "Relativity in the Global Positioning System". Living Reviews in Relativity (dalam bahasa Inggris). 6 (1): 1. doi:10.12942/lrr-2003-1. ISSN 1433-8351. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  11. ↑ Ashby, Neil (2003-01-28). "Relativity in the Global Positioning System". Living Reviews in Relativity (dalam bahasa Inggris). 6 (1): 1. doi:10.12942/lrr-2003-1. ISSN 1433-8351. PMC 5253894. PMID 28163638. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  12. ↑ "Gravitational redshift and White Dwarf stars « Einstein-Online" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-20.
Basis data pengawasan otoritas: Nasional Sunting di Wikidata
  • Republik Ceko

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Pergeseran merah

kenaikan panjang gelombang (frekuensi menurun) dari sebuah radiasi elektromagnetik

Relativitas umum

teori fisika standar dan klasik terkait gravitasi dan ruang

Abell 2218

terkena lensa gravitasi berfungsi sebagai dasar untuk menentukan jarak dan tipenya. Busur oranye adalah sebuah Galaksi eliptis pada Pergeseran merah sedang (z=0

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026