Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPerumpamaan gadis-gadis yang bijaksana dan gadis-gadis yang bodoh
Artikel Wikipedia

Perumpamaan gadis-gadis yang bijaksana dan gadis-gadis yang bodoh

Gadis-gadis yang bijaksana dan gadis-gadis yang bodoh atau perumpamaan sepuluh anak dara adalah sebuah perumpamaan yang diajarkan oleh Yesus kepada murid-muridnya. Kisah ini tercantum di dalam Matius 25:1-13.

Wikipedia article
Diperbarui 21 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Perumpamaan gadis-gadis yang bijaksana dan gadis-gadis yang bodoh
Sepuluh anak dara, karya William Blake. 1822

Gadis-gadis yang bijaksana dan gadis-gadis yang bodoh atau perumpamaan sepuluh anak dara adalah sebuah perumpamaan yang diajarkan oleh Yesus kepada murid-muridnya. Kisah ini tercantum di dalam Matius 25:1-13.

Catatan Alkitab

"Gadis yang bijaksana dan gadis yang bodoh"

Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki. Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana. Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak, sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka. Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur. Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia! Gadis-gadis itupun bangun semuanya lalu membereskan pelita mereka. Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam. Tetapi jawab gadis-gadis yang bijaksana itu: Tidak, nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada penjual minyak dan beli di situ. Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata: Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu! Tetapi ia menjawab: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya.

Tafsiran

Perumpamaan ini merupakan satu dari rangkaian jawaban pertanyaan pada Injil Matius 24:3:

Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?"

— Matius 24:3

Perumpamaan lain dalam rangkaian ini adalah "perumpamaan pohon ara" (Matius 24:32–35) dan "perumpamaan hamba yang setia" (Matius 24:42–51). Perumpamaan sepuluh gadis ini menekankan kesiapan dalam menghadapi "Kedatangan Kedua" yang tidak diketahui pasti kapan terjadinya.[1] Juga disebut sebagai "perumpamaan penjagaan" ("watching parable").[2] Sebagaimana "perumpamaan dirham yang hilang" (Lukas 15:8–10, tokoh utamanya adalah para perempuan, dan mempunyai poin yang serupa dengan perumpamaan sebelumnya yang melibatkan para laki-laki.[3]

Lukisan Hieronymus Francken the Younger (~ 1616) memberikan tafsiran moral bagi perumpamaan sepuluh anak dara.

Dalam perumpamaan ini Yesus Kristus adalah mempelai laki-laki,[1][2] serupa dengan gambaran Perjanjian Lama mengenai Allah sebagai mempelai laki-laki pada Kitab Yeremia (Yeremia 2:2) dan perikop sejenisnya.[1] Peristiwa yang dinantikan adalah Kedatangan Yesus yang kedua kali.[1][2] R. T. France menulis bahwa perumpamaan ini merupakan "suatu peringatan yang ditujukan secara khusus kepada mereka di dalam gereja agar tidak menganggap masa depan mereka terjamin tanpa syarat."[1]

Perumpamaan ini tidak menyalahkan para gadis itu tertidur, karena kedua kelompok mengalami hal yang sama,[4] tetapi menyalahkan mereka yang tidak mempersiapkan diri karena tidak membawa minyak cadangan. Tidak jelas apakah para gadis yang bodoh itu akhirnya berhasil membeli minyak pada malam itu[5] karena kebanyakan toko sudah tutup.[6][7]).

Galeri

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Sepuluh anak dara.
  • "Perumpamaan sepuluh anak dara", Illustrated New Testament
    "Perumpamaan sepuluh anak dara", Illustrated New Testament
  • Ilustrasi Peter von Cornelius
    Ilustrasi Peter von Cornelius
  • "Sepuluh anak dara", karya Edward Burne-Jones, 1859
    "Sepuluh anak dara", karya Edward Burne-Jones, 1859

Lihat pula

  • Pelita
  • Bagian Alkitab yang berkaitan: Mazmur 119, Matius 25, Lukas 15

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 R. T. France, The Gospel According to Matthew: An introduction and commentary, Eerdmans, 1985, ISBN 0-8028-0063-7, pp. 349-352.
  2. 1 2 3 Catholic Encyclopedia: PARABLES.
  3. ↑ Pada Injil Lukas pasal 15, perumpamaan domba yang hilang, diikuti oleh perumpamaan dirham yang hilang; sedangkan pada Injil Matius, perumpamaan hamba yang setia diikuti oleh perumpamaan sepuluh anak dara ini.
  4. ↑ Ben Witherington, Women in the Ministry of Jesus: A study of Jesus' attitudes to women and their roles as reflected in his earthly life, Cambridge University Press, 1987, ISBN 0-521-34781-5, p. 43.
  5. ↑ John R. Donahue, Hearing the Word of God: Reflections on the Sunday Readings: Year A, Liturgical Press, 2004, ISBN 0-8146-2785-4, p. 134: "We never know whether they found it, but when they return, the feast has started and the door is barred."
  6. ↑ Craig S. Keener, The Gospel of Matthew: A Socio-Rhetorical Commentary, Eerdmans, 2009, ISBN 0-8028-6498-8, p. 597.
  7. ↑ J. Dwight Pentecost, The Parables of Jesus: Lessons in life from the Master Teacher, Kregel Publications, 1998, ISBN 0-8254-3458-0, p. 150.

Pranala luar

  • SarapanPagi: Perumpamaan tentang Gadis-gadis yang Bijaksana dan Gadis-gadis yang bodoh
  • l
  • b
  • s
Yesus
Nama dan gelar
  • Yesus
  • Kristus
  • Mesias
  • Isa Almasih
  • Juruselamat (Penebus)
  • Anak Allah
  • Anak Manusia
  • Anak Domba
  • Anak Daud
  • Imanuel
  • Allah Anak
Sejarah
  • Keterangan Tacitus
  • Lini Masa
  • Penggenapan Nubuat
  • Silsilah
  • Yesus Historis
Kehidupan
  • Kelahiran
    • Natal
    • Maria
    • Yusuf
    • Saudara-saudara Yesus
  • Masa kanak-kanak
  • Tahun-tahun tak diketahui
  • Baptisan
  • Pencobaan
  • Rasul
    • pemilihan
  • Pelayanan
    • Hukum Kasih
  • Mukjizat
  • Transfigurasi
  • Tunawisma
  • Doa
  • Sengsara
  • Perjamuan Malam
  • Penangkapan
  • Pengadilan
    • Yesus memanggul salib
  • Penyaliban dan kematian
    • Tujuh Perkataan Salib
  • Penguburan
    • Penurunan dari salib
  • Kebangkitan
    • Paskah
  • Penampakan
  • Kenaikan
    • Amanat Agung
Pengajaran
  • Kotbah di Bukit
    • di Tempat Datar
    • di atas Bukit Zaitun
    • Doa Bapa Kami
    • Ucapan bahagia
  • Perumpamaan
  • Anak yang hilang
  • Bendahara yang tidak jujur
  • Benih yang tumbuh
  • Biji sesawi yang kecil
  • Dirham yang hilang
  • Domba dan kambing
  • Domba yang hilang
  • Dua macam dasar
  • Dua orang anak
  • Dua orang yang berhutang
  • Gadis yang bijaksana
  • Gembala yang baik
  • Hakim yang tidak benar
  • Hamba yang berjaga-jaga
  • Hamba yang menanti-nantikan
  • Hamba yang setia
  • Hamba yang tidak mengampuni
  • Harta yang terpendam
  • Lalang di antara gandum
  • Mutiara yang berharga
  • Orang Farisi dan pemungut cukai
  • Orang kaya dan Lazarus
  • Orang kaya yang bodoh
  • Orang kuat (Beelzebub)
  • Orang yang berdalih
  • Orang yang meminjam roti
  • Orang Samaria yang murah hati
  • Pelita dan ukuran
  • Penabur dan benih
  • Penggarap kebun anggur yang jahat
  • Pekerja di kebun anggur
  • Perjamuan kawin yang besar
  • Pohon ara
  • Pohon ara yang tidak berbuah
  • Pokok anggur yang benar
  • Pukat dan ikan
  • Ragi dan tepung
  • Talenta dan mina
Perjanjian Baru (PB)
  • Injil
    • Matius
    • Markus
    • Lukas
    • Yohanes
  • Harmoni Injil
    • Tradisi Injil lisan
  • Yesus dalam PB
  • Latar belakang sejarah PB
  • Tempat-tempat terkait
  • Lima amanat/khotbah Yesus dalam Injil Matius
    1. Kotbah di Bukit
    2. Kotbah tentang penginjilan
    3. Kotbah dalam bentuk perumpamaan
    4. Kotbah tentang gereja
    5. Kotbah di atas Bukit Zaitun
Budaya
  • Bahasa Yesus
    • Aram
    • Yunani Koine
  • Bibliografi
  • Film
  • Ras dan penampilan Yesus
  • Ikonografi
Kristen
  • Kristus
  • Kristen
  • Kristologi
  • Kristogram
    • Salib
    • Chi Rho
  • Tubuh Kristus
  • Penggambaran Yesus
  • Pandangan Kristen tentang Yesus
  • Kedatangan kedua Yesus
  • Penghakiman Yesus
  • Antikristus
Berkaitan
  • Saudara-saudara Yesus
  • Keluarga Kudus
  • Yesuisme
  • Yesus dalam mitologi komparatif
  • Teori mitos Yesus
  • Yesus dalam Islam
    • Ahmadiyya
  • Yesus dalam Scientology
  • Pandangan Agama Yahudi
    • di dalam Talmud
  • Guru Yesus
  • Yesus yang Agung
  • Perspektif agamawi mengenai Yesus
  • Kritisisme
    • Kesehatan mental
  • iconPortal Kristen
  • Commons page Commons
  • Wikiquote page Wikiquote
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Latvia
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan Alkitab
  2. Tafsiran
  3. Galeri
  4. Lihat pula
  5. Referensi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Perumpamaan talenta

menghubungkan perumpamaan ini dengan perumpamaan Gadis-Gadis yang Bijaksana dan Gadis-Gadis yang Bodoh (Perumpamaan tentang Sepuluh Gadis), yang tepat mendahuluinya

Perumpamaan Yesus

24:37–44) Perumpamaan hamba yang setia dan hamba yang jahat (Matius 24:45–51) Perumpamaan gadis-gadis yang bijaksana dan gadis-gadis yang bodoh (Matius

Perumpamaan orang-orang yang berdalih

juga muncul dalam perumpamaan hamba yang menantikan tuannya dan perumpamaan gadis-gadis yang bijaksana dan gadis-gadis yang bodoh. Di sini undangan perjamuan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026