Yesus sebagai tokoh dalam sejarah merujuk kepada upaya rekonstruksi kehidupan Yesus dari Nazaret, berdasarkan metode historis, termasuk analisis kritikal Alkitab terhadap naskah-naskah Injil sebagai sumber utama biografi-Nya, diiringi dengan pertimbangan konteks sejarah dan budaya di tempat Ia pernah hidup. Dengan menggunakan sumber-sumber non-Alkitab, para sejarawan berusaha merekonstruksi bahwa Yesus adalah: guru/rabi Yahudi yang memiliki sekelompok pengikut dari Galilea, dan setelah beberapa tahun masa pelayanannya, disalibkan oleh pemerintah Romawi di Provinsi Iudaea pada masa Pontius Pilatus menjabat sebagai gubernur.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Yesus sebagai tokoh dalam sejarah merujuk kepada upaya rekonstruksi kehidupan Yesus dari Nazaret, berdasarkan metode historis, termasuk analisis kritikal Alkitab terhadap naskah-naskah Injil sebagai sumber utama biografi-Nya, diiringi dengan pertimbangan konteks sejarah dan budaya di tempat Ia pernah hidup. Dengan menggunakan sumber-sumber non-Alkitab, para sejarawan berusaha merekonstruksi bahwa Yesus adalah: guru/rabi Yahudi yang memiliki sekelompok pengikut dari Galilea, dan setelah beberapa tahun masa pelayanannya, disalibkan oleh pemerintah Romawi di Provinsi Iudaea pada masa Pontius Pilatus menjabat sebagai gubernur.