Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pertempuran Xiaoting

Pertempuran Xiaoting, juga dikenal sebagai Pertempuran Yiling dan Pertempuran Yiling dan Xiaoting, adalah pertempuran antara negara Shu dan Wu antara tahun 221 dan 222 pada awal Zaman Tiga Negara di Tiongkok. Pertempuran ini penting karena Wu mampu mengubah situasi dari serangkaian kekalahan awal menjadi kebuntuan defensif, sebelum melanjutkan untuk meraih kemenangan yang menentukan atas Shu. Kemenangan Wu menghentikan invasi Shu dan menyebabkan kematian Liu Bei, kaisar pendiri Shu.

artikel daftar Wikimedia
Diperbarui 7 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pertempuran Xiaoting
"Pertempuran Yiling" beralih ke halaman ini. Untuk pertempuran setelah Pertempuran Chibi, lihat Pertempuran Yiling (208).
Pertempuran Xiaoting
Bagian dari Peperangan Zaman Tiga Negara

Pertempuran Xiaoting/Yiling
Tanggalca Agustus 221[a] – ca Oktober 222[b]
LokasiYiling dan Xiaoting (persimpangan antara Kabupaten Yidu barat dan Kabupaten Changyang di Yichang, Hubei);
Perbukitan Ma'an (Kabupaten Changyang timur)[1]
Hasil Kemenangan yang menentukan bagi Wu
Pihak terlibat
Wu Shu;
pasukan suku dari Wuling
Tokoh dan pemimpin
Lu Xun
Ding Feng
Liu Bei
Shamoke ⚔
Ma Liang ⚔
Kekuatan
≈50.000[2][3][4] lebih dari 40.000[4][5] (tidak termasuk pasukan suku dari Wuling)
Korban
lebih dari 80.000[6]
  • l
  • b
  • s
Peperangan Zaman Tiga Negara
  • ← Akhir Dinasti Han
  • Xiaoting
  • Invasi Wu
  • Kampanye militer Selatan
  • Xincheng
  • Ekspedisi Utara
  • Shiting
  • Ziwu
  • Hefei (231)
  • Hefei (233)
  • Hefei (234)
  • Liaodong
  • Serangan Wu
  • Fancheng
  • Quebei
  • Xingshi
  • Goguryeo
  • Makam Gaoping
  • Ekspedisi Jiang (Didao)
  • Shouchun
  • Dongxing
  • Hefei (253)
  • Cao Mao
  • Provinsi Jiao
  • Jatuhnya Shu
  • Zhong Hui
  • Yong'an
  • Tufa Shujineng
  • Xiling
  • Jatuhnya Wu
Pertempuran Xiaoting
Hanzi tradisional: 猇亭之戰code: zh is deprecated
Hanzi sederhana: 猇亭之战code: zh is deprecated
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Xiāotíng Zhī Zhàn
Battle of Yiling
Hanzi tradisional: 夷陵之戰code: zh is deprecated
Hanzi sederhana: 夷陵之战code: zh is deprecated
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Yílíng Zhī Zhàn

Pertempuran Xiaoting, juga dikenal sebagai Pertempuran Yiling dan Pertempuran Yiling dan Xiaoting, adalah pertempuran antara negara Shu dan Wu antara tahun 221 dan 222 pada awal Zaman Tiga Negara di Tiongkok. Pertempuran ini penting karena Wu mampu mengubah situasi dari serangkaian kekalahan awal menjadi kebuntuan defensif, sebelum melanjutkan untuk meraih kemenangan yang menentukan atas Shu. Kemenangan Wu menghentikan invasi Shu dan menyebabkan kematian Liu Bei, kaisar pendiri Shu.

Latar belakang

Informasi lebih lanjut: Invasi Lü Meng ke Provinsi Jing dan Akhir Dinasti Han

Pada akhir tahun 219, Lü Meng, seorang jenderal yang mengabdi pada Sun Quan, memimpin pasukan untuk menyerang wilayah-wilayah Liu Bei di Provinsi Jing bagian selatan (meliputi daerah-daerah dari Hubei dan Hunan saat ini). Guan Yu, jenderal Liu Bei yang bertugas mempertahankan Provinsi Jing, sedang berada dalam Pertempuran Fancheng dan tidak mengetahui tentang invasi tersebut hingga setelah dia kembali dari kemenangan Pirisnya di Fancheng. Dia dikepung oleh pasukan Sun Quan di Maicheng (麥城; Desa Maicheng, Kota Lianghe, Dangyang, Hubei saat ini), ditangkap dalam penyergapan ketika mencoba untuk meloloskan diri dari pengepungan, dan akhirnya dieksekusi oleh pasukan Sun Quan di Linju (臨沮; Kabupaten Nanzhang, Hubei saat ini).[7]

Pada 25 November 220, Kaisar Xian, raja boneka dari Dinasti Han Timur, turun takhta demi Cao Pi dan mengakhiri Dinasti Han Timur. Pada 11 Desember, Cao Pi mendirikan negara Wei untuk menggantikan Dinasti Han Timur menjadi kaisar pertamanya.[8] Pada 10 Mei 221, Liu Bei menyatakan dirinya sebagai kaisar di Wudan (武擔; sebuah bukit di barat laut dari Chengdu, Sichuan saat ini)[9][10] dan mendirikan sebuah negara baru, secara historis dikenal sebagai Shu, untuk menantang klaim Cao Pi atas takhta Han. Sekitar waktu yang sama, Sun Quan memindahkan ibu kota wilayahnya dari Kabupaten Gong'an ke Kabupaten E (鄂縣; Ezhou, Hubei saat ini), yang namanya diganti menjadi "Wuchang" (武昌) olehnya.[11] Pada 23 September 221, Sun Quan berjanji setia kepada Cao Pi dan menjadi bawahan dari negara Wei; sebagai imbalan, Cao Pi menganugerahi Sun Quan gelar "Raja Wu" (吳王).[12]

Pendahuluan

Liu Bei ingin membalas kematian Guan Yu dan mendapatkan Provinsi Jing kembali, maka ia melaksanakan persiapan untuk perang melawan Sun Quan.[13] Ketika Zhao Yun, seorang general di bawah Liu Bei, berusaha untuk menghalangi Liu Bei dari berperang melawan Sun Quan, Liu Bei mengabaikan dia. Lalu, ketika Liu Bei meluncurkan kampanye melawan Sun Quan, dia tidak membawa Zhao Yun dan meninggalkannya untuk menjaga Jiangzhou. Qin Mi, seorang pejabat di bawah Liu Bei, juga menyarankan tuannya untuk tidak berperang melawan Sun Quan tetapi berakhir dengannya dilempar ke dalam penjara.[13]

Insiden dalam pertempuran

Lu Xun menolak membantu Sun Huan

Pada fase awal pertempuran, Sun Huan memimpin pasukan terpisah untuk menyerang pasukan Shu di Yidao namun ia berakhir dikepung oleh musuh. Ia meminta bantuan kepada Lu Xun namun Lu Xun menolak, membuat jenderal-jenderal Wu ketakutan dan memohonnya, "Sun Huan merupakan kerabat hamba kita. Ia sekarang sedang dikepung, bukankah seharusnya kita membantunya?". Lu Xun berkata, "Ia memiliki kepercayaan dari tentaranya, bentengnya dijaga ketat, dan ia memiliki persediaan cukup. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Begitu rencana saya sudah matang, walaupun kita tidak membantunya, pengepungan terhadapnya akan berhenti secara langsung." Sun Huan awalnya sangat marah kepada Lu Xun namun setelah Lu Xun berhasil mengalahkan Liu Bei secara telak, Sun Huan menghampirinya dan berkata kepada Lu Xun, "Awalnya, saya memang kecewa dan merasa dendam terhadapmu saat anda memutuskan untuk tidak membantu saya. Namun sekarang, setelah kemenangan ini, saya melihat bahwa anda punya cara kerja sendiri."[14]

Jenderal Wu tidak mendengarkan Lu Xun

Banyak jenderal Wu yang ikut di pertempuran ini merupakan jenderal yang antara pengikut Sun Ce atau keluarga Sun Quan maka mereka merasa sombong saat melihat Lu Xun akan menjadi panglima mereka dan tidak ingin mendegar perintah Lu Xun.[15] Namun, Lu Xun kemudian menempatkan pedangnya diatas meja dan berkata:

"Liu Bei sangat dikenal se-Kekaisaran dan bahkan Cao Cao takut terhadapnya. Sekarang, ia berada di perbatasan kita dan kita akan bertempur keras untuk kedepannya. Tuan-tuan semua sudah menerima restu Negara, jadi kalian harus bekerja sama dengan harmonis dan bersama bekerja untuk mengalahkan musuh untuk membayar kembali kebajikan Negara. Kalian seharusnya tidak bersikap seperti kalian sekarang. Saya mungkin hanya seorang cedekiawan namun saya menerima perintah dari Tuan kita. Alasan kenapa Negara meminta kalian untuk menahan diri dan turut kepada komando saya karena saya memiliki nilai sedikit dan saya bisa menahan diri saat dipermalukan demi mencapai tugas yang lebih besar. Kalian masing-masing mempunyai tugas jadi kalian tidak bisa menghindar dari itu! Peraturan militer sudah lama diberlakukan. Jangan dilanggar."[16]

Jenderal-jenderal Wu kemudian memberi hormat kepada Lu Xun setelah menang melawan Liu Bei yang sebagian besar dicapai karena strateginya. Di laporan kepada Sun Quan, Lu Xun tidak mencantumkan insiden ini. Sun Quan hanya mengetahui hal ini setelah perang usai. Ia menanyakan Lu Xun kenapa hal tersebut tidak dilaporkan kepadanya dan Lu menjawab bahwa ia menghargai jenderal-jenderal itu walaupun kerap membangkang terhadap perintahnya dan memutuskan tidak melapor kepadanya karena Lu Xun mementingkan pembangunan hubungan kerja yang baik serta mencapai tujuan untuk mengakhiri agresi Shu. Sun Quan puas dengan jawaban Lu Xun dan memberikan hadiah kepadanya.[17]

Dampak

Setelah pertempuran, Xu Sheng, Pan Zhang, Song Qian dan jenderal lainnya menyarankan kepada Sun Quan untuk menyerang Liu Bei yang berada di Baidicheng. Sun Quan kemudian menanyakan pendapat Lu Xun yang bersama Zhu Ran dan Luo Tong meminta Sun Quan untuk mewaspadai gerakan pasukan Cao Pi. Ketiganya bahkan berkata bahwa saat Cao Pi berjanji akan membantu melawan Liu Bei, Cao Pi sebenarnya memiliki niat buruk dan ingin menginvasi Sun Quan. Sun Quan mendengarkan pendapat mereka dan menarik sebagian besar pasukannya yang melawan Liu Bei. Tidak lama kemudian, Cao Pi mengempur Wu dari tiga arah.[18]

Liu Bei mendengar bahwa Cao Pi menyerang Wu. Ia kemudian menulis surat kepada Lu Xun:

(吳錄曰:劉備聞魏軍大出,書與遜云:「賊今已在江陵,吾將復東,將軍謂其能然不?」) ''Wu Lu'' annotation in ''Sanguozhi'' vol. 58.</ref>"}},"i":0}}]}' id="mwrQ"/>

"Musuh (Wei) sudah di Jiangling sekarang. Jika saya melancarkan serangan lagi, menurut anda apakah saya bisa berhasil?"[19]

Lu Xun membalas surat Liu Bei:

(遜荅曰:「但恐軍新破,創痍未復,始求通親,且當自補,未暇窮兵耳。若不惟筭,欲復以傾覆之餘,遠送以來者,無所逃命。」) ''Wu Lu'' annotation in ''Sanguozhi'' vol. 58.</ref>"}},"i":0}}]}' id="mwtA"/>

"Saya takut bahwa pasukan anda baru saja mengalami kekalahan dan belum pulih. Sekarang saatnya untuk anda untuk merekonsiliasi, istirahat dan membangun kembali. Ini bukan saatnya bagi anda untuk menyerang kami lagi. Namun, jika anda tidak hati-hati dan memutuskan untuk menyerang dengan sisa pasukan anda, saya menjamin bahwa pasukan yang anda kerahkan tidak ada yang akan kembali hidup."[20]

Liu Bei jatuh sakit parah pada April 223. Sebelum mangkat, Liu Bei melantik putranya, Liu Shan sebagai Pangeran Mahkota dan menunjuk Zhuge Liang dan Li Yan sebagai wali penguasa untuk membantu Liu Shan memerintah. Setelah secara resmi menjabat, Zhuge Liang menegosiasikan perdamaian dengan Wu dan membangun kembali aliansi Sun-Liu guna melawan Wei.[21][22]

Susunan pertempuran

Shu Han

Pasukan Utama

  • Kaisar Shu Han (蜀漢皇帝) Liu Bei
  •  ⚔ Pengendali Agung (大督) Feng Xi
  •  ⚔ Pelopor (前部) Zhang Nan
  •  ⚔ Petugas Istana (侍中) Ma Liang

Pasukan Utara

  •  Menyerah Jenderal Penjaga Utara (鎮北將軍) Huang Quan

Sekutu

  •  ⚔ Shamoke

Non-partisipan

  • Jenderal Pasukan Pendukung (翊軍將軍) Zhao Yun

Dong Wu

  • Panglima Besar (大都督) Lu Xun
  • Jenderal Penginspirasi Kekuatan (振威將軍) Pan Zhang
  • Letnan Jenderal (偏將軍) Han Dang
  • Jenderal Pembangun Kekuatan Militer (建武將軍) Xu Sheng
  • Song Qian
  • Jiang Yi

Non-partisipan

  • Raja Wu (吳王) Sun Quan
  • Jenderal Pengaman Rong (平戎將軍) Bu Zhi

Catatan

  1. ↑ The campaign started in the 7th month of the 2nd year of the Huangchu era of Cao Pi's reign. This month corresponds to 6 August to 4 September 221 in the Gregorian calendar.
  2. ↑ The battle ended in the 8th month of the 3rd year of the Huangchu era of Cao Pi's reign. This month corresponds to 24 September to 22 October 222 in the Gregorian calendar.

Referensi

  1. ↑ Yang, Hua (January 2007). "Geographical Investigation of Ma'an Mountain in the Three Kingdoms Yiling Battle". Journal of Sichuan Normal University (Social Sciences Edition) (dalam bahasa Chinese). 34 (1). China Academic Journal Electronic Publishing House: 120–126. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-12-29. Diakses tanggal 29 December 2014. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. ↑ ([秋,七月, ...] 權以鎮西將軍陸遜為大都督、假節,督將軍朱然、潘璋、宋謙、韓當、徐盛、鮮于丹、孫桓等五萬人拒之。) Zizhi Tongjian vol. 69.
  3. ↑ (黃武元年,劉備率大衆來向西界,權命遜為大都督、假節,督朱然、潘璋、宋謙、韓當、徐盛、鮮于丹、孫桓等五萬人拒之。) Sanguozhi vol. 58.
  4. 1 2 de Crespigny, Rafe (2004). "Chapter Seven: Claim to the Mandate 222-229". Generals of the South: The foundation and early history of the Three Kingdoms state of Wu (PDF). Faculty of Asian Studies, Australian National University. hlm. 6. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2013-12-31. Diakses tanggal 30 December 2014.
  5. ↑ ([秋,七月, ...] 漢主遣將軍吳班、馮習攻破權將李異、劉阿等於巫,進兵秭歸,兵四萬餘人。武陵蠻夷皆遣使往請兵。) Zizhi Tongjian vol. 69.
  6. ↑ (權將陸議大敗劉備,殺其兵八萬餘人,備僅以身免。權外禮愈卑,而內行不順,果如曄言。) Fu Zi annotation in Sanguozhi vol. 14.
  7. ↑ (權已據江陵,盡虜羽士衆妻子,羽軍遂散。權遣將逆擊羽,斬羽及子平于臨沮。) Sanguozhi vol. 36.
  8. ↑ (冬,十月,乙卯,漢帝告祠高廟,使行御史大夫張音持節奉璽綬詔冊,禪位于魏。王三上書辭讓,乃為壇於繁陽,辛未,升壇受璽綬,卽皇帝位,燎祭天地、嶽瀆,改元,大赦。) Zizhi Tongjian vol. 69.
  9. ↑ (夏,四月,丙午,漢中王卽皇帝位於武擔之南,大赦,改元章武。以諸葛亮為丞相,許靖為司徒。) Zizhi Tongjian vol. 69.
  10. ↑ ([建安二十五年]冬,魏嗣王稱尊號,改元為黃初。二年四月,劉備稱帝於蜀。) Sanguozhi vol. 47.
  11. ↑ (孫權自公安徙都鄂,更名鄂曰武昌。) Zizhi Tongjian vol. 69.
  12. ↑ (八月,孫權遣使稱臣,卑辭奉章,幷送于禁等還。 ... 丁巳,遣太常邢貞奉策卽拜孫權為吳王,加九錫。) Zizhi Tongjian vol. 69.
  13. 1 2 (益州辟宓為從事祭酒。先主旣稱尊號,將東征吳,宓陳天時必無其利,坐下獄幽閉,然後貸出。) Sanguozhi vol. 38.
  14. ↑ (初,孫桓別討備前鋒於夷道,為備所圍,求救於遜。遜曰:「未可。」諸將曰:「孫安東公族,見圍已困,柰何不救?」遜曰:「安東得士衆心,城牢糧足,無可憂也。待吾計展,欲不救安東,安東自解。」及方略大施,備果奔潰。桓後見遜曰:「前實怨不見救,定至今日,乃知調度自有方耳。」) Sanguozhi vol. 58.
  15. ↑ (當禦備時,諸將軍或是孫策時舊將,或公室貴戚,各自矜恃,不相聽從。) Sanguozhi vol. 58.
  16. ↑ (遜案劒曰:「劉備天下知名,曹操所憚,今在境界,此彊對也。諸君並荷國恩,當相輯睦,共翦此虜,上報所受,而不相順,非所謂也。僕雖書生,受命主上。國家所以屈諸君使相承望者,以僕有尺寸可稱,能忍辱負重故也。各在其事,豈復得辭!軍令有常,不可犯矣。」) Sanguozhi vol. 58.
  17. ↑ (及至破備,計多出遜,諸將乃服。 ... 權聞之,曰:「君何以初不啟諸將違節度者邪?」遜對曰:「受恩深重,任過其才。又此諸將或任腹心,或堪爪牙,或是功臣,皆國家所當與共克定大事者。臣雖駑懦,竊慕相如、寇恂相下之義,以濟國事。」權大笑稱善,加拜遜輔國將軍,領荊州牧,即改封江陵侯。) Sanguozhi vol. 58.
  18. ↑ (又備旣住白帝,徐盛、潘璋、宋謙等各競表言備必可禽,乞復攻之。權以問遜,遜與朱然、駱統以為曹丕大合士衆,外託助國討備,內實有姦心,謹決計輒還。無幾,魏軍果出,三方受敵也。) Sanguozhi vol. 58.
  19. ↑ (吳錄曰:劉備聞魏軍大出,書與遜云:「賊今已在江陵,吾將復東,將軍謂其能然不?」) Wu Lu annotation in Sanguozhi vol. 58.
  20. ↑ (遜荅曰:「但恐軍新破,創痍未復,始求通親,且當自補,未暇窮兵耳。若不惟筭,欲復以傾覆之餘,遠送以來者,無所逃命。」) Wu Lu annotation in Sanguozhi vol. 58.
  21. ↑ (先主病篤,託孤於丞相亮,尚書令李嚴為副。夏四月癸巳,先主殂于永安宮,時年六十三。) Sanguozhi vol. 32.
  22. ↑ (備尋病亡,子禪襲位,諸葛亮秉政,與權連和。) Sanguozhi vol. 58.

Bibliografi

  • Chen, Shou. Records of the Three Kingdoms (Sanguozhi).
  • Luo, Guanzhong. Romance of the Three Kingdoms (Sanguo Yanyi).
  • Pei, Songzhi. Annotations to Records of the Three Kingdoms (Sanguozhi zhu).
  • Sima, Guang. Zizhi Tongjian.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar belakang
  2. Pendahuluan
  3. Insiden dalam pertempuran
  4. Lu Xun menolak membantu Sun Huan
  5. Jenderal Wu tidak mendengarkan Lu Xun
  6. Dampak
  7. Susunan pertempuran
  8. Shu Han
  9. Dong Wu
  10. Catatan
  11. Referensi
  12. Bibliografi

Artikel Terkait

Wikimedia Foundation

organisasi amal asal Amerika Serikat

Pemblokiran Wikimedia di Indonesia

pembatasan domain auth.wikimedia.org di Indonesia

Wikimedia Incubator

situs web yang merupakan bagian dari proyek Yayasan Wikimedia yang diperuntukkan untuk uji coba dari proyek-proyek Wikimedia seperti Wikipedia sebelum versi tersebut dirilis. Proyek ini dulunya berada di "meta wiki".

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026