Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Peristiwa 228

Peristiwa 228 adalah insiden penindasan berdarah di Taiwan dalam kurun waktu 3 bulan dari tanggal 28 Februari 1947 sampai bulan Mei 1947. Insiden ini diwarnai dengan penangkapan dan pembunuhan secara acak kepada warga sipil Taiwan yang dianggap pengacau oleh tentara Nasionalis.

Wikipedia article
Diperbarui 17 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Peristiwa 228
Sejarah
Republik Tiongkok
Lambang nasional Republik Tiongkok
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Geografi
  • Politik
1912–1949
Pemerintahan daratan
  • Revolusi 1911
  • Pemerintahan Sementara
  • Pemerintahan Beiyang
  • Era Panglima Perang
  • Ekspedisi Utara
  • Pembantaian Shanghai
  • Perang Saudara Tiongkok
  • Pemerintahan Nasionalis
  • Perang Tiongkok-Jepang Kedua (Pembantaian Nanjing)
  • Perang Saudara Kuomintang-Komunis Kedua
  • Pemerintahan konstitusional
1945–kini
Taiwan
  • Penyerahan kembali Taiwan
  • Insiden 28 Februari
  • Teror Putih
  • Eksodus ke Taiwan
  • Perang Korea
  • Krisis Selat Taiwan Pertama
  • Perang Vietnam
  • Krisis Selat Taiwan Kedua
  • Proyek Kejayaan Nasional
  • Tiga Tidak
  • Pembantaian Lieyu
  • Gerakan mahasiswa bunga lili liar
  • Krisis Selat Taiwan Ketiga
  • Undang-Undang Antipemisahan
  • Peringatan 100 tahun
  • Gerakan Mahasiswa Bunga Matahari
  • Pertemuan Ma–Xi 2015
  • Universiade Musim Panas 2017
Sejarah
  • Tiongkok
  • RRT
    (1949—kini)

  • Taiwan
    (geografis)
  • Taipei
  • Kaohsiung
  • Beijing

  • Kuomintang
  • Isu Taiwan
 Portal Taiwan
  • l
  • b
  • s

Peristiwa 228 (aksara Han: 二二八事件, pinyin: er er ba shijian) adalah insiden penindasan berdarah di Taiwan dalam kurun waktu 3 bulan dari tanggal 28 Februari 1947 sampai bulan Mei 1947. Insiden ini diwarnai dengan penangkapan dan pembunuhan secara acak kepada warga sipil Taiwan yang dianggap pengacau oleh tentara Nasionalis.

Akar masalah

Demonstrasi warga di depan Kantor Dinas Monopoli di Taipei tanggal 27 Februari 1947

Berakhirnya perang dunia kedua dan kalahnya Jepang menyebabkan pergeseran politik di Taiwan, yang semula dikuasai oleh Jepang selama 50 tahun menjadi dikembalikan kepada pemerintah nasionalis Kuomintang.

Ekonomi Taiwan yang stabil semasa pemerintahan Jepang mengalami penurunan drastis setelah Jepang terlibat perang dengan Amerika Serikat di Pasifik. Tidak lama setelah Taiwan diserahkan Jepang kepada Republik Tiongkok, pemerintah Kuomintang langsung terlibat perang saudara dengan tentara Komunis. Ini menyebabkan pemerintah Kuomintang sama sekali tidak memperhatikan pembangunan ekonomi di Taiwan. Pejabat-pejabat pemerintah tingkat provinsi yang ditunjuk langsung oleh pusat juga mengecewakan warga Taiwan karena budaya birokrasi dan korupsi yang relatif buruk bila dibandingkan dengan birokrasi pada zaman pemerintahan Jepang.

Di samping itu, juga masih ada suasana curiga antara pemerintah Kuomintang dan penduduk Taiwan secara umum, dikarenakan pengaruh Jepang yang kental selama 50 tahun pemerintahannya.

Penyulut insiden

Salah satu korban atau mayat dari Peristiwa 228 di Taipei.

Pada tanggal 27 Februari 1947, beberapa orang petugas dari Kantor Dinas Monopoli Taipei menemukan seorang penjual rokok seludupan di salah satu jalan di Taipei. Seluruh barang dagangan dan harta benda penjual rokok tadi, Lin Chiangmai yang mempunyai dua orang anak disita oleh petugas-petugas tadi. Lin yang membesarkan dua orang anaknya sendirian berlutut memohon kepada para petugas untuk tidak menyita harta bendanya karena beban ekonomi yang berat.

Peristiwa ini mengundang perhatian masyarakat sekitar yang kemudian berkerumun di sekitar lokasi. Salah satu petugas yang tidak menghiraukan permohonan ibu penjual rokok lebih jauh memukul hingga berdarah kepala sang ibu dengan pistol miliknya. Sikap ini mengundang kemarahan masyarakat yang menyaksikan dan mulai mempertanyakan keabsahan penggunaan kekerasan terhadap sang ibu.

Melihat situasi makin tak terkendali, salah satu petugas, Fu Hsuehtong melepaskan tembakan peringatan ke udara, sialnya salah satu tembakan membunuh seorang warga sipil, Chen Wenshi.

Warga yang marah kemudian mengepung kantor polisi pada malam harinya meminta supaya Fu dihukum. Namun permintaan ini tidak ditanggapi oleh kepala kepolisian yang ingin melindungi sang bawahan. Tindakan ini dapat dipastikan mengundang lebih besar kemarahan masyarakat Taipei.

Keesokan harinya, 28 Februari 1947, warga Taipei kembali melakukan pengepungan Kantor Dinas Monopoli Taipei dan mengajukan tuntutan supaya petinggi kantor tersebut, Ouyang Chengchai mengundurkan diri dari jabatannya. Di beberapa lokasi di Taipei terjadi pembakaran dan kekacauan kecil yang menyebabkan seorang polisi tewas.

Lebih jauh, warga berkumpul di depan kantor kegubernuran Taiwan untuk menunjukkan ketidakpuasan atas reaksi pemerintah terhadap peristiwa-peristiwa beberapa hari ini. Dalam demonstrasi tersebut, penembakan dilakukan oleh tentara pengawal kantor gubernur mengakibatkan jatuhnya korban tewas di pihak masyarakat. Berita peristiwa di Taipei dengan cepat tersebar ke seluruh Taiwan.

Tanggal 1 Maret 1947, demonstrasi terpisah berkobar di seluruh Taiwan.

  • l
  • b
  • s
Republik Tiongkok Hubungan lintas selat Tiongkok
Peserta
  • Republik Tiongkok (Taiwan
  • Kinmen
  • Lienchiang)
  • Republik Rakyat Tiongkok (Tiongkok Daratan
  • Hong Kong
  • Makau)
Organisasi
  • Kantor Urusan Taiwan
  • Dewan Urusan Daratan
  • Yayasan Pertukaran Antar Selat
  • Asosiasi untuk Hubungan Antar Selat Taiwan
  • Kuomintang
  • Partai Komunis Tiongkok
Tokoh
  • Hu Jintao
  • Ma Ying-jeou
  • Chen Yunlin
  • Chiang Pin-kung
  • Jiang Zemin
  • Chen Shui-bian
  • Wang Daohan
  • Koo Chen-fu
  • Lee Teng-hui
Peristiwa
  • Perjanjian Shimonoseki (1895)
  • Restorasi Taiwan (1945)
  • Insiden 228 (1947)
  • Perang Saudara Tiongkok (1946–1950)
  • Krisis Selat Pertama (1954–1955)
  • Krisis Selat Kedua (1958)
  • RRC menjadi anggota PBB (1971)
  • Krisis Selat Ketiga (1995–1996)
  • UU anti pemisahan (2005)
  • Kunjungan Pan-biru ke Daratan (2005)
  • Peristiwa Braga
Konsep
  • Status politik Taiwan
  • Reunifikasi Tiongkok
  • Gerakan kemerdekaan Taiwan
  • Konsensus 1992
  • Tiga Hubungan Langsung
  • Kebijakan Satu Tiongkok
  • Dua Tiongkok
  • Satu negara dua sistem
  • Hubungan khusus non-negara ke negara
Terkait
  • Basis data bahasa Lintas Selat
  • Aliansi Teh Susu
  • Taishang
  • Asosiasi Pariwisata Selat Taiwan
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX


Artikel bertopik Taiwan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Akar masalah
  2. Penyulut insiden

Artikel Terkait

228

tahun kalender

1947

tahun kalender

Garis waktu sejarah Taiwan

2022-04-13 di Wayback Machine. ^ Diakses tanggal 13 April 2022. Tirto.id. Peristiwa 228, Pembantaian Nasionalis Cina terhadap warga Taiwan Diarsipkan 2022-04-19

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026