Perak adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Jombang yang terletak di sebelah barat. Perak memiliki lokasi yang strategis karena berbatasan langsung dengan ibukota Jombang di Kecamatan Jombang di bagian timur serta dilalui oleh jalan nasional penghubung Surabaya dengan Ngawi. Terdapat Pasar Perak yang cukup ramai di tepian jalan arteri tersebut. Perak juga memiliki stasiun bernama Stasiun Sembung yang melayani kereta Dhoho rute Blitar-Kertosono-Surabaya. Pada tahun 1982, Kecamatan Perak bagian barat dimekarkan menjadi Kecamatan Bandarkedungmulyo sehingga sekarang tersisa 13 desa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Perak | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Jombang | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Drs. Supriyono | ||||
| Populasi (2023) | |||||
| • Total | 59.341 jiwa | ||||
| Kode pos | 61461 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.17.01 | ||||
| Kode BPS | 3517020 | ||||
| Luas | 29,04 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 13 | ||||
| |||||
Perak adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Jombang yang terletak di sebelah barat. Perak memiliki lokasi yang strategis karena berbatasan langsung dengan ibukota Jombang di Kecamatan Jombang di bagian timur serta dilalui oleh jalan nasional penghubung Surabaya dengan Ngawi. Terdapat Pasar Perak yang cukup ramai di tepian jalan arteri tersebut.[1] Perak juga memiliki stasiun bernama Stasiun Sembung yang melayani kereta Dhoho rute Blitar-Kertosono-Surabaya.[2] Pada tahun 1982, Kecamatan Perak bagian barat dimekarkan menjadi Kecamatan Bandarkedungmulyo sehingga sekarang tersisa 13 desa.[3]

Secara geografis, Perak terletak di dataran rendah dengan lahan yang didominasi persawahan. Batas wilayah Kecamatan Perak adalah sebagai berikut:[4]
| Utara | Kecamatan Jombang dan Kecamatan Megaluh |
| Timur | Kecamatan Jombang, Kecamatan Diwek, dan Kecamatan Gudo |
| Selatan | Kecamatan Gudo dan |
| Barat | Kecamatan Bandarkedungmulyo |
Kecamatan Perak terdiri dari 13 desa. Desa-desa tersebut dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[4][5]
| No. | Nama Desa | Nama Dusun atau Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Cangkringrandu | Cangkring, Ngrandu, Santren | [4][5] |
| 2 | Gadingmangu | Bacek, Gading, Mangu, Mlaten | [4][5] |
| 3 | Glagahan | Glagahan, Juwet, Plosoduwur, Sumberjo, Tronyok | [4][5] |
| 4 | Jantiganggong | Barmanik, Janti, Ganggong | [4][5] |
| 5 | Kalangsemanding | Bogorejo, Kalangan (Babatan), Ngrombot, Semanding | [4][5] |
| 6 | Kepuhkajang | Bekel, Benjeng, Bulurejo, Cepoko, Kajangan, Kepuhsari | [4][5] |
| 7 | Pagerwojo | Pagerwojo, Ngemplak | [4][5] |
| 8 | Perak | Perak, Plumpung | [4][5] |
| 9 | Plosogenuk | Genuk, Ngaren, Ploso | [4][5] |
| 10 | Sembung | Sembung, Pagak, Piyak | [4][5] |
| 11 | Sukorejo | Sukorejo, Bangle, Pedes, Tempuran, Tronyok Etan | [4][5] |
| 12 | Sumberagung | Sumberagung, Ngampel | [4][5] |
| 13 | Temuwulan | Temon, Tondowulan | [4][5] |
