Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pengiran Muhammad Yusuf

Pengiran Muhammad Yusuf bin Pengiran Haji Abdul Rahim, nama pena Yura Halim, adalah seorang pegawai negeri, diplomat, pengajar dan penyair Brunei. Ia menjabat sebagai sekretaris negara Brunei dari 1964 sampai 1967 sebelum menjadi menteri besarcode: ms is deprecated ketiga dari 1968 sampai 1972. Ia kemudian memegang jabatan diplomatik sebagai komisioner tinggi untuk Malaysia dari 1995 sampai 2001 dan duta besar untuk Jepang dari 2001 sampai 2002. Selain itu, ia menjabat sebagai anggota Dewan Legislatif Brunei dari 2011 sampai menjemput ajal pada 2016.

Wikipedia article
Diperbarui 17 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pengiran Muhammad Yusuf
Ini adalah nama Melayu; nama "Pengiran Abdul Rahim" merupakan patronimik, bukan nama keluarga, dan tokoh ini dipanggil menggunakan nama depannya, "Pengiran Muhammad Yusuf". Kata bin (b.) atau binti (bt.), jika digunakan, berarti "putra dari" atau "putri dari".
Yang Amat Mulia Pengiran Setia Negara
Pengiran Muhammad Yusuf
DK SPMB DSNB CBE POAS PHBS PBLI PJK PKL
ڤڠيرن محمد يوسف
Pengiran Muhammad Yusuf, ca 1959
Anggota Dewan Legislatif
Masa jabatan
1 Juni 2011 – 11 April 2016
Masa jabatan
6 September 2004 – 15 Maret 2011
Menteri Besar Brunei ke-3
Masa jabatan
4 November 1968 – Desember 1973
Penguasa monarkiHassanal Bolkiah
WakilIsa Ibrahim
Sebelum
Pendahulu
Marsal Maun
Pengganti
Pengiran Abdul Momin
Sekretaris Negara Brunei ke-3
Masa jabatan
18 Januari 1964 – December 1966
Penguasa monarkiOmar Ali Saifuddien III
WakilTaib Besar
Sebelum
Pendahulu
Raja Azam
Pengganti
Taib Besar (Pelaksana jabatan)
Jabatan diplomatik
Duta Besar Brunei untuk Jepang
Masa jabatan
26 Desember 2001 – 2002
Sebelum
Pendahulu
Malai Ahmad Murad
Pengganti
Nor Jeludin
Sebelum
Komisioner Tinggi Brunei untuk Malaysia
Masa jabatan
17 November 1995 – 2001
Sebelum
Pendahulu
Pengiran Jaya
Pengganti
Amin Abdul Rahim
Informasi pribadi
Lahir(1923-05-02)2 Mei 1923
Kampong Kandang, Tutong, Brunei
Meninggal11 April 2016(2016-04-11) (umur 92)
Kampong Sengkarai, Tutong, Brunei
MakamPemakaman Muslim Sengkarai, Tutong, Brunei
Partai politikBARIP (1946)
Suami/istriSalmah Yussof
Kerabat
  • Pengiran Shariffuddin (keponakan)
  • Adnan Buntar (menantu)
Pendidikan
  • Universitas Seni dan Sains Hiroshima
  • Perguruan Tinggi Sultan Idris
Pekerjaan
  • Pegawai negeri
  • diplomat
  • pengajar
  • penyair
Penghargaan sipilSEA Write Award
Tanda tangan
  • Order of the Rising Sun, 1st class (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Musicbrainz: 6179def3-35ec-4b85-a7f9-bdcb49da3540 Modifica els identificadors a Wikidata
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Pengiran Muhammad Yusuf bin Pengiran Haji Abdul Rahim[a] (2 Mei 1923 – 11 April 2016), nama pena Yura Halim, adalah seorang pegawai negeri, diplomat, pengajar dan penyair Brunei. Ia menjabat sebagai sekretaris negara Brunei dari 1964 sampai 1967 sebelum menjadi menteri besarcode: ms is deprecated ketiga dari 1968 sampai 1972. Ia kemudian memegang jabatan diplomatik sebagai komisioner tinggi untuk Malaysia dari 1995 sampai 2001 dan duta besar untuk Jepang dari 2001 sampai 2002. Selain itu, ia menjabat sebagai anggota Dewan Legislatif Brunei dari 2011 sampai menjemput ajal pada 2016.

Ia adalah salah satu dari "Tiga M" atau "Tiga Musketir,"[b] yang ditakuti oleh pemerintah Inggris, bersama dengan Marsal Maun dan Pengiran Muhammad Ali.[3] Sebagai anggota Asosiasi Guru Melayu Brunei,[4] Pengiran Muhammad Yusuf, bersama dengan tokoh-tokoh seperti Jamil Al-Sufri, memainkan peran penting dalam menentang pengaruh kolonial Inggris di Brunei pada awal 1950an.[5] Sebagai hibakusha, ia banyak diakui atas jasanya dalam pemerintahan, sastra, dan diplomasi Brunei. Selain itu, ia menjadi orang Brunei pertama yang menerima gelar doktor kehormatan dari Universitas Hiroshima dan menulis lirik untuk lagu kebangsaan Allah Peliharakan Sultancode: ms is deprecated .[6]

Catatan

  1. ↑ Ejaan lama nama pemberiannya adalah "Pengiran Mohamed Yusof" alih-alih "Pengiran Muhammad Yusuf."[1]
  2. ↑ Tidak sama dengan "Tiga Musketir" lainnya, Sulaiman Damit, Mohammad Daud, dan Awangku Ibnu Basit yang menerima julukan tersebut setelah terpilih untuk pelatihan kadet perwira di Perguruan Militer Federasi di Malaya pada 1960.[2]

Referensi

  1. ↑ "Pemnagku Menteri Besar Brunei" (PDF). www.pelitabrunei.gov.bn (dalam bahasa Melayu). Pelita Brunei. 1965-10-06. hlm. 1. Diakses tanggal 2025-02-20.
  2. ↑ Pehin Kolonel (B) Dato Paduka Haji Abdul Jalil bin Haji Ahmad (2017-06-10). "Selamat Ulang Tahun ABDB". mediapermata.com.bn (dalam bahasa Melayu). Media Permata Online. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-11-26. Diakses tanggal 2025-01-30.
  3. ↑ Hussainmiya 2000, hlm. 348.
  4. ↑ Awang Mohamad Yusop 1995, hlm. 408.
  5. ↑ Hussainmiya 2003, hlm. 291.
  6. ↑ Rasidah HAB (2016-04-12). "HM pays last respects to ex-chief minister". www.bt.com.bn (dalam bahasa Inggris). The Brunei Times. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-05-20. Diakses tanggal 2025-02-20.
  • Siti Nor Anis Nadiah Haji Mohamad; Mariam Abdul Rahman (2021). "Penggubalan Perlembagaan Negeri Brunei 1959: Satu Sorotan Sejarah" [Drafting of The Brunei Constitutions of 1959: A Historical Review]. The Sultan Alauddin Sulaiman Shah Journal. 8 (2). Selangor: Kolej Universiti Islam Selangor: 35–37. eISSN 2289-8042. ISSN 2462-1692. Diakses tanggal 2024-06-21.
  • Pengiran Fatimah P. H. (2019). "Allahyarham Pehin Orang Kaya Penggawa Laila Bentara Diraja Dato Laila Utama Awang Haji Mohd. Abbas Al-Sufri bin Pehin Datu Perdana Menteri Dato Lgila Utama Haji Ibrahim". Majalah Pusaka (dalam bahasa Melayu). 47. Bandar Seri Begawan: Pusat Sejarah Brunei: 38–41.
  • Sidhu, Jatswan S. (2016). Historical Dictionary of Brunei Darussalam (Edisi 3rd). Lanham: Rowman & Littlefield.
  • Harry, Kathleen (2015). The Brunei Rebellion of 1962 (PDF) (PhD thesis). Darwin: Charles Darwin University. Diakses tanggal 2025-02-16.
  • Hussainmiya, B.A. (2014). "Malcolm MacDonald and Brunei: Diplomacy with intimacy". Journal of Southeast Asian Studies. 45 (3). Cambridge: Cambridge University Press: 393–418. doi:10.1017/S0022463414000344. ISSN 0022-4634. JSTOR 43863102.
  • Hussainmiya, B. A.; Asbol Haji Mail (2014). "No Federation Please-We Are Bruneians": Scuttling the Northern Borneo Closer Association Proposals (PDF). Gadong: Institute of Asian Studies.
  • Reece, Bob (2009). ""The Little Sultan": Ahmad Tajuddin II of Brunei, Gerard MacBryan, and. Malcolm Macdonald" (PDF). Borneo Research Bulletin. 40. Phillips: Borneo Research Council. ISSN 0006-7806 – via The Free Library.
  • Dato Paduka Haji Awang Muhammad bin Abdul Latif (2008). Monograf jurnal generasi : Monograf jurnal generasi Pehin Jawatan Dalam Seri Maharaja Dato Seri Utama Dr. Haji Awang Mohd Jamil Al-Sufri : ensiklopedia bergerak sejarah Brunei satu pengenalan ringkas (dalam bahasa Melayu). Bandar Seri Begawan: Pusat Sejarah Brunei.
  • Hussainmiya, B. A. (2003). Shimizu, Akitoshi; Van Bremen, Jan (ed.). "Resuscitating Nationalism : Brunei under the Japanese Military Administration (1941-1945)". Wartime Japanese Anthropology in Asia and the Pacific. Osaka: National Museum of Ethnology: 279. ISBN 978-4-901906-21-0. OCLC 54459736 – via Academia.edu.
  • Pehin Orang Kaya Amar Diraja Dato Seri Utama Haji Awang Mohd. Jamil Al-Sufri (2003). Adat Istiadat Diraja Brunei (dalam bahasa Melayu) (Edisi 1st). Bandar Seri Begawan: Jabatan Adat Istiadat Negara. ISBN 978-99917-34-20-0.
  • Hussainmiya, B. A. (2000). ""Manufacturing Consensus": The Role of the State Council in Brunei Darussalam". Journal of Southeast Asian Studies. 31 (2). Cambridge: Cambridge University Press: 327 and 334. doi:10.1017/S0022463400017586. Diakses tanggal 2014-09-14 – via Academia.edu.
  • Hussainmiya, B. A. (2000). The Brunei Constitution of 1959: An Inside History. Bandar Seri Begawan: Brunei Press. doi:10.35632/ajis.v19i2.1948.
  • Kershaw, Roger (1998). "Marginality Then And Now: Shifting Patterns Of Minority Status In Brunei Darussalam". Internationales Asienforum. 29 (1–2). Freiburg: Arnold Bergstraesser Institute: 83–106.
  • Gallop, Annabel Teh (1997). "Sultan Abdul Mubin of Brunei: Two literary depictions of his reign" (PDF). Indonesia and the Malay World. 25 (73). Abingdon: Taylor & Francis: 189–220. doi:10.1080/13639819708729900.
  • Awang Mohamad Yusop Damit (1995). Brunei Darussalam 1944-1962: Constitutional and Political Development in a Malay-Muslim Sultanate (PDF) (PhD thesis) (dalam bahasa Inggris). London: University of London. Diakses tanggal 2025-02-15.
  • Chatatan Sejarah Perwira2 Dan Pembesar2 Brunei (dalam bahasa Melayu). Vol. 2. Compiled by Pehin Orang Kaya Amar Diraja Dato Seri Utama Awang Haji Mohd. Jamil al-Sufri bin Begawan Pehin Udana Khatib Dato Seri Paduka Awang Haji Umar. Bandar Seri Begawan: Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei. 1973. hlm. 157–190. Pemeliharaan CS1: Lain-lain (link)
  • Perpuspaan Ogos 1968 (dalam bahasa Melayu). Brunei Town: Dewan Bahasa dan Pustaka Brunei. 1968. hlm. 45.

Pranala luar

  • Media terkait Yusuf Abdul Rahim di Wikimedia Commons
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Belanda
Seniman
  • MusicBrainz
Lain-lain
  • Yale LUX


Flag of BruneiBiography icon

Artikel bertopik biografi Brunei ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Muhammad

nabi utama dan pendiri agama Islam (c. 570-632)

Isra Mikraj

dua bagian perjalanan satu malam yang dilakukan oleh Muhammad dalam tradisi Islam

Al-Khawarizmi

Ilmuwan Muslim di bidang astrologi, astronomi, geografi, dan matematika

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026