Universitas Hiroshima merupakan sebuah perguruan tinggi riset nasional yang berlokasi di Higashihiroshima dan Hiroshima, Jepang. Institusi ini awalnya didirikan pada tahun 1929 dan resmi menjadi universitas pada tahun 1949 setelah melalui proses penggabungan beberapa lembaga pendidikan nasional. Singkatan resmi yang digunakan untuk universitas ini adalah Hirodai.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Universitas Hiroshima (Jepang: 広島大学, Hiroshima Daigaku) merupakan sebuah perguruan tinggi riset nasional yang berlokasi di Higashihiroshima dan Hiroshima, Jepang.[1] Institusi ini awalnya didirikan pada tahun 1929 dan resmi menjadi universitas pada tahun 1949 setelah melalui proses penggabungan beberapa lembaga pendidikan nasional. Singkatan resmi yang digunakan untuk universitas ini adalah Hirodai.[2]
Universitas Hiroshima merupakan perguruan tinggi komprehensif terkemuka di Jepang yang memiliki sejarah panjang sejak pendiriannya pada 1874 dengan nama awal Sekolah Hakushima. Prinsip pendirian universitas ini adalah “Satu Universitas, Bebas dan Damai”, yang diwariskan hingga saat ini. Pada tahun 1949, di bawah sistem pendidikan baru Jepang, Universitas Hiroshima dibentuk melalui penggabungan delapan institusi pendahulu, termasuk Sekolah Hakushima, Sekolah Menengah Atas Hiroshima, Sekolah Menengah Atas Normal Hiroshima, dan Universitas Sastra dan Sains Hiroshima.[3]

Universitas Hiroshima modern dibentuk melalui penggabungan beberapa institusi pendidikan, termasuk dua sekolah tinggi pra-perang dan tiga lembaga pelatihan guru dari “sistem lama”, sehingga menempati posisi penting di antara universitas dan perguruan tinggi di Jepang. Salah satunya, Sekolah Tinggi Teknik Hiroshima, didirikan pada tahun 1920 dan dipromosikan menjadi Senmon Gakko (Sekolah Tinggi Teknik) pada 1944, dengan banyak alumninya meniti karier di industri manufaktur. Sementara itu, Sekolah Tinggi Hiroshima didirikan pada 1923 sebagai salah satu sekolah tinggi pra-perang yang mempersiapkan siswa untuk Universitas Kekaisaran dan universitas lain yang didukung pemerintah.[4]
Kedua institusi tersebut mengalami kerusakan parah akibat pengeboman atom di Hiroshima pada 6 Agustus 1945, namun kemudian direkonstruksi dan digabungkan menjadi Universitas Hiroshima.[3] Sekolah pascasarjana universitas ini dibuka pada 1953. Dalam upaya memperluas fasilitas kampus, keputusan untuk merelokasi ke Higashihiroshima diambil pada 1972, dan pemindahan dilakukan secara bertahap antara 1982 hingga 1995. Meskipun sebagian besar kampus pindah ke Higashihiroshima, beberapa fakultas tetap berada di Kota Hiroshima, termasuk Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Ilmu Farmasi beserta sekolah pascasarjananya di Kampus Kasumi, serta Fakultas Hukum dan Pusat Penelitian Sistem Ekonomi Regional di Kampus Higashi-Senda.[4]