Pengetahuan prosedural adalah bentuk pengetahuan yang diwujudkan dalam pelaksanaan suatu tugas. Berbeda dengan pengetahuan deskriptif, yang menyangkut pengetahuan atas proposisi-proposisi tertentu —yakni fakta-fakta yang dapat dinyatakan melalui kalimat deklaratif—pengetahuan prosedural berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk melakukan sesuatu.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Pengetahuan prosedural (dikenal juga sebagai know-how, knowing-how, dan kadang disebut pula sebagai pengetahuan praktis, pengetahuan imperatif, atau pengetahuan performatif)[1] adalah bentuk pengetahuan yang diwujudkan dalam pelaksanaan suatu tugas. Berbeda dengan pengetahuan deskriptif (juga disebut sebagai pengetahuan deklaratif, pengetahuan proposisional, atau "knowing-that"), yang menyangkut pengetahuan atas proposisi-proposisi tertentu (misalnya: "Saya tahu bahwa salju berwarna putih")—yakni fakta-fakta yang dapat dinyatakan melalui kalimat deklaratif—pengetahuan prosedural berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk melakukan sesuatu (misalnya: "Saya tahu bagaimana cara mengganti ban kempis").
Seseorang tidak harus mampu mengungkapkan pengetahuan proseduralnya secara verbal agar pengetahuan itu sah dianggap sebagai pengetahuan, sebab pengetahuan prosedural hanya menuntut kecakapan untuk melaksanakan suatu tindakan dengan benar atau menguasai suatu keterampilan.[2][3]
Istilah pengetahuan prosedural juga memiliki penggunaan teknis yang lebih sempit namun tetap berkaitan dalam ranah psikologi kognitif maupun hukum kekayaan intelektual.