Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Pemisahan Kekaisaran Utsmaniyah

Pemisahan Kekaisaran Utsmaniyah adalah sebuah peristiwa politik yang terjadi setelah Perang Dunia I dan pendudukan Konstantinopel oleh pasukan Inggris, Prancis dan Italia pada November 1918. Pemisahan direncanakan dalam beberapa perjanjian yang dibuat oleh Blok Sekutu pada awal Perang Dunia I, terutama Perjanjian Sykes-Picot. Saat perang dunia timbul, Kekaisaran Utsmaniyah meminta perlindungan tetapi ditolak oleh Inggris, Prancis, dan Rusia, dan akhirnya membentuk Aliansi Utsmaniyah-Jerman. Keretakan tingkat tinggi dari wilayah dan masyarakat awalnya terjadi saat Kekaisaran Utsmaniyah terpecah dalam beberapa negara baru. Kekaisaran Utsmaniyah telah menjadi negara Islamis utama dalam hal geopolitik, budaya dan ideologi. Pemisahan Kekaisaran Utsmaniyah berujung pada kebangkitan Timur Tengah atas kekuatan-kekuatan Barat seperti Inggris dan Prancis dan membawa pembentukan dunia Arab modern dan Republik Turki. Pemberontakan terhadap pengaruh kekuatan-kekuatan tersebut datang dari gerakan nasional Turki meskipun ini belum menyebar di negara-negara pasca-Utsmaniyah sampai setelah Perang Dunia II.

pembagi-bagian Kekaisaran Utsmaniyah setelah Perang Dunia I
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pemisahan Kekaisaran Utsmaniyah
Pemisahan Utsmaniyah berdasarkan Persetujuan Sevres

Pemisahan Kekaisaran Utsmaniyah (Gencatan Senjata Mudros, 30 Oktober 1918 – Pembubaran Kesultanan Utsmaniyah, 1 November 1922) adalah sebuah peristiwa politik yang terjadi setelah Perang Dunia I dan pendudukan Konstantinopel oleh pasukan Inggris, Prancis dan Italia pada November 1918. Pemisahan direncanakan dalam beberapa perjanjian yang dibuat oleh Blok Sekutu pada awal Perang Dunia I,[1] terutama Perjanjian Sykes-Picot. Saat perang dunia timbul, Kekaisaran Utsmaniyah meminta perlindungan tetapi ditolak oleh Inggris, Prancis, dan Rusia, dan akhirnya membentuk Aliansi Utsmaniyah-Jerman.[2] Keretakan tingkat tinggi dari wilayah dan masyarakat awalnya terjadi saat Kekaisaran Utsmaniyah terpecah dalam beberapa negara baru.[3] Kekaisaran Utsmaniyah telah menjadi negara Islamis utama dalam hal geopolitik, budaya dan ideologi. Pemisahan Kekaisaran Utsmaniyah berujung pada kebangkitan Timur Tengah atas kekuatan-kekuatan Barat seperti Inggris dan Prancis dan membawa pembentukan dunia Arab modern dan Republik Turki. Pemberontakan terhadap pengaruh kekuatan-kekuatan tersebut datang dari gerakan nasional Turki meskipun ini belum menyebar di negara-negara pasca-Utsmaniyah sampai setelah Perang Dunia II.

Catatan

  1. ↑ Paul C. Helmeich, From Paris to Sèvres: The Partition of the Ottoman Empire at the Peace Conference of 1919–1920 (Ohio University Press, 1974) ISBN 0-8142-0170-9
  2. ↑ Fromkin, A Peace to End All Peace (1989), pp. 49–50.
  3. ↑ Roderic H. Davison; Review "From Paris to Sèvres: The Partition of the Ottoman Empire at the Peace Conference of 1919–1920" by Paul C. Helmreich in Slavic Review, Vol. 34, No. 1 (Mar. 1975), pp. 186–187

Daftar pustaka

  • Fromkin, David. A Peace to End All Peace: Creating the Modern Middle East. New York: Henry Holt and Company, 1989. ISBN 0-8050-0857-8
  • Quilliam, Neil. Syria and the New World Order. Reading, UK: Ithaca Press (Garnet), 1999. ISBN 0-86372-249-0
  • l
  • b
  • s
Hubungan Internasional (1814-1919)
Kekuatan besar
  • Amerika Serikat
  • Austria–Hongaria
  • Inggris Raya
  • Italia
  • Jepang
  • Jerman
  • Prancis
  • Rusia
Aliansi
  • Aliansi Delapan Bangsa
  • Aliansi Inggris-Jepang
  • Aliansi Tiga Sekawan
    • Aliansi Dua Sekawan
  • Entente Tiga Sekawan
    • Aliansi Prancis-Rusia
    • Entente Cordiale
    • Konvensi Inggris-Rusia
  • Liga Tiga Kaisar
  • Liga Balkan
Tren
  • Perimbangan kekuatan di Eropa
  • Keterpurukan Usmani
    • Permasalahan Timur
    • Penyebaran nasionalisme
    • Utang negara
  • Perseteruan Prancis-Jerman
  • Revanchisme
  • Pax Britannica
  • Neoimperialisme
    • Berebut Afrika
      • Tuas Mesir
    • Di Asia
      • Permainan Besar
      • Berebut Tiongkok
      • Kebijakan Pintu Terbuka
      • Zaman Meiji
  • Pan-Slavisme
  • Islah Besar
  • Revolusi Industri Kedua
    • Perang industri
Perjanjian dan
kesepakatan
  • Kongres Wina
  • Perjanjian Versailles tahun 1871
    • Perjanjian Frankfurt
  • Perjanjian Berlin
  • Perjanjian Reasuransi
  • Perjanjian Paris
  • Perjanjian Björkö
  • Kesepakatan Taft–Katsura
  • Konvensi Den Haag
    • Klausa Martens
  • Perjanjian Jepang-Korea tahun 1905
  • Perjanjian Aneksasi Jepang-Korea
  • Kesepakatan Racconigi
  • Kesepakatan Prancis-Rusia tahun 1917
Peristiwa
  • Pembentukan Rumania
  • Unifikasi Jerman
  • Unifikasi Italia
  • Krisis Besar di Timur
  • Kongres Berlin
  • Konferensi Berlin
  • Lawatan Angkatan Laut Eonstadt–Toulon
  • Weltpolitik
  • Lomba senjata angkatan laut
    • Inggris-Jerman
      • Dreadnought
      • Undang-Undang Angkatan Laut Jerman
    • Austria-Italia
  • Insiden Fashoda
  • Aneksasi Hawaii
  • Blokade Angkatan Laut Venezuela
  • Sengketa batas wilayah Alaska
  • Krisis Maroko Pertama
    • Konferensi Algeciras
  • Krisis Agadir
    • Perjanjian Fes
  • Krisis Bosnia
  • Krisis Juli
Perang
  • Rusia-Turki
  • Inggris-Mesir
  • Tiongkok-Jepang Pertama
  • Spanyol-Amerika
  • Perang Pisang
  • Filipina-Amerika
  • Pemberontakan Tinju Kebenaran dan Kerukunan
  • Boer Kedua
  • Rusia-Jepang
  • Italia-Turki
  • Balkan
    • Pertama
    • Kedua
    • Pemberontakan Albania
      • Pertama
      • Kedua
      • Ketiga
  • Perang Dunia I

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Catatan
  2. Daftar pustaka

Artikel Terkait

Perang Dunia I

konflik global yang berawal di Eropa tahun 1914-1918

Kesultanan Utsmaniyah

imperium multi-etnik dengan pemimpin monarki dari dinasti Utsmaniyah (1299–1922)

Perang Salib

perang-perang agama di Timur Tengah dan Eropa antara abad ke-15 sampai abad ke-17

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026