Ngapoi Ngawang Jigme adalah seorang perwira senior Tibet yang memegang berbagai peran politik dan militer sebelum dan setelah 1951. Ia sering dikenal sebagai Ngabo dalam sumber-sumber berbahasa Inggris.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ngapoi Ngawang Jigme | |
|---|---|
阿沛·阿旺晋美 | |
![]() | |
| Ketua Wilayah Otonomi Tibet | |
| Masa jabatan 1964–1968 | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1910-02-01)1 Februari 1910 Lhasa, Tibet, Kekaisaran Qing |
| Meninggal | 23 Desember 2009(2009-12-23) (umur 99) Beijing, Tiongkok |
| Suami/istri | Ngapoi Cedain Zhoigar |
Ngapoi Ngawang Jigme (Tibet: ང་ཕོད་ངག་དབང་འཇིགས་མེད་; Wylie: nga-phod ngag-dbang 'jigs-med; ZWPY: Ngapoi Ngawang Jigmê; Hanzi: 阿沛·阿旺晋美; Pinyin: Āpèi Āwàng Jìnměi; 1 Februari 1910 – 23 Desember 2009[1]) adalah seorang perwira senior Tibet yang memegang berbagai peran politik dan militer sebelum dan setelah 1951. Ia sering dikenal sebagai Ngabo dalam sumber-sumber berbahasa Inggris.
Ngapoi Ngawang Jigme lahir di Lhasa sebagai putra dari sebuah keluarga aristokrat Tibet yang berasal dari bekas raja-raja Tibet, Horkhang.[2] Ayahnya adalah gubernur Chamdo di Tibet Timur dan komandan pasukan bersenjata Tibet.[3] Setelah mempelajari sastra Tibet tradisional, ia pergi ke Inggris untuk pendidikan lebih lanjut.[4] Ia menikah dengan Ngapoi Cedain Zhoigar, Wakil Presiden Federasi Wanita Tibet,[5] sehingga namanya ditambah kata Ngapoi.[6]
Setelah kembali pada 1932 dari pembelajarannya di Inggris, ia bertugas dalam tentara Tibet. Ngapoi memulai kariernya sebagai pejabat lokal di Chamdo pada 1936. Sebagai anggota kabinet bekat pemerintahan Tibet dibawah kepemimpinan Dalai Lama, ia mengadvokasikan reformasi. Pada April 1950, ia dipilih menjadi gubernur-jenderal (komisioner) Chamdo, tetapi hanya menjabat pada bulan September, setelah gubernur sebelumnya, Lhalu, pergi ke Lhasa.[7]
Ketika menjabat sebagai gubernur-jenderal Chamdo, ia juga menjadi ketua komandan pasukan bersenjata Tibet.[4][5]

Sebagai delegasi pemerintahan Tibet yang dikirim ke negosiasi dengan Pemerintahan Tiongkok,[8] ia mengepalai delegasi Tibet dalam negosiasi damai Beijing pada 1951, di mana ia menandatangani Perjanjian Tujuh Belas Poin untuk Kebebasan Perdamaian Tibet[9] dengan pemerintah Komunis Tiongkok pada 1951.[10]
Ngapoi meninggal pada pukul 16.50 pada 23 Desember 2009, karena sebuah penyakit yang tidak diketahui di Beijing pada usia 99 tahun (atau 100 tahun menurut kebiasaan Asia Timur dalam hal menentukan usia seseorang yang dimulai dari 1 tahun pada waktu ia dilahirkan). Pemakamannya diadakan di Funeral Parlor Pemakaman Revolusioner Babaoshan pada pagi hari 28 Desember.[11]
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Choekyi Gyaltsen |
Ketua Wilayah Otonomi Tibet 1964 – 1968 |
Diteruskan oleh: Zeng Yongya |
| Didahului oleh: |
Presiden Kongres Rakyat Wilayah Otonomi Tibet 1979 – 1981 |
Diteruskan oleh: Yang Dongsheng |
| Didahului oleh: Tian Bao |
Ketua Wilayah Otonomi Tibet 1981 – 1983 |
Diteruskan oleh: Duojiecaidan (多杰才旦) |
| Didahului oleh: Yang Dongsheng |
Presiden Kongres Rakyat Wilayah Otonomi Tibet 1983 – 1993 |
Diteruskan oleh: Raidi |