Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Museum Istana Gebang

Museum Istana Gebang adalah museum yang terletak di Jalan Sultan Agung Nomor 59, Kelurahan Sananwetan, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Koleksi yang tersimpan di dalam museum ini digunakan sebagai media pembelajaran dan pendidikan tentang sejarah Istana Gebang. Bangunan museum berada di dalam Istana Gebang. Kepemilikan gedung ini awalnya menjadi hak milik keluarga Soekarno. Pemerintah Kota Blitar kemudian membeli dan mengambil alih status kepemilikannya sebagai museum. Setelah itu, Museum Istana Gebang mulai dibuka sebagai lokawisata Kota Blitar. Sebagian besar koleksi merupakan barang pribadi milik Soekarno. Kondisi barang-barang tersebut masih sangat terawat. Letak koleksi masih sama dengan kondisi awalnya ketika Soekarno masih tinggal di Istana Gebang. Bangunan museum pada awalnya merupakan bekas kediaman orang tua sekaligus rumah masa kecil Soekarno. Kepemilikan gedung sebelumnya berada dalam hak Poegoeh Wardoyo yang merupakan suami dari Sukarmini, kakak kandung Soekarno. Gedung museum dibeli pada tahun 1917 oleh Raden Poegoeh dari F.H. Portier, pegawai Jawatan Perkeretaapian Wilayah Garum Blitar. Pada tahun 1998, Istana Gebang pernah dipugar dengan hanya mengubah sedikit keaslian bentuk bangunan. Museum Istana Gebang berada di bawah kepemilikan dan pengelolaan Pemerintah Kota Blitar. Dalam sistem koordinat geografi, letaknya di 8°05’52.0” Lintang Selatan dan 112°10’34.7” Bujur Timur. Lokasi museum dapat dicapai dari Stasiun Blitar dengan jarak tempuh sejauh 1,7 kilometer. Dapat pula dari Terminal Blitar dengan jarak tempuh sejauh 4 kilometer.

museum di Indonesia
Diperbarui 22 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Infotaula de geografia políticaMuseum Istana Gebang
museum Suntingan nilai di Wikidata

Tempat
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 8°5′53.14996″S 112°10′34.84020″E / 8.0980972111°S 112.1763445000°E / -8.0980972111; 112.1763445000 
Negara berdaulatIndonesia
Provinsi di IndonesiaJawa Timur Suntingan nilai di Wikidata
NegaraIndonesia Suntingan nilai di Wikidata
Informasi tambahan
Kode pos66137 Suntingan nilai di Wikidata
Zona waktu
UTC+7 Suntingan nilai di Wikidata

Museum Istana Gebang adalah museum yang terletak di Jalan Sultan Agung Nomor 59, Kelurahan Sananwetan, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.[1][2] Koleksi yang tersimpan di dalam museum ini digunakan sebagai media pembelajaran dan pendidikan tentang sejarah Istana Gebang.[3] Bangunan museum berada di dalam Istana Gebang.[4] Kepemilikan gedung ini awalnya menjadi hak milik keluarga Soekarno.[5] Pemerintah Kota Blitar kemudian membeli dan mengambil alih status kepemilikannya sebagai museum.[butuh rujukan] Setelah itu, Museum Istana Gebang mulai dibuka sebagai lokawisata Kota Blitar.[6] Sebagian besar koleksi merupakan barang pribadi milik Soekarno. Kondisi barang-barang tersebut masih sangat terawat. Letak koleksi masih sama dengan kondisi awalnya ketika Soekarno masih tinggal di Istana Gebang. Bangunan museum pada awalnya merupakan bekas kediaman orang tua sekaligus rumah masa kecil Soekarno. Kepemilikan gedung sebelumnya berada dalam hak Poegoeh Wardoyo yang merupakan suami dari Sukarmini, kakak kandung Soekarno. Gedung museum dibeli pada tahun 1917 oleh Raden Poegoeh dari F.H. Portier, pegawai Jawatan Perkeretaapian Wilayah Garum Blitar. Pada tahun 1998, Istana Gebang pernah dipugar dengan hanya mengubah sedikit keaslian bentuk bangunan. Museum Istana Gebang berada di bawah kepemilikan dan pengelolaan Pemerintah Kota Blitar. Dalam sistem koordinat geografi, letaknya di 8°05’52.0” Lintang Selatan dan 112°10’34.7” Bujur Timur. Lokasi museum dapat dicapai dari Stasiun Blitar dengan jarak tempuh sejauh 1,7 kilometer. Dapat pula dari Terminal Blitar dengan jarak tempuh sejauh 4 kilometer.[3]

Pengelolaan

Museum Istana Gebang dalam tahap pengembangan menjadi Museum Bung Karno. Di dalamnya akan dikoleksi beragam benda pribadi milik Soekarno yang ada di Kota Blitar. Benda-benda yang akan dipajang merupakan peninggalan milik Soekarno mulai dari masa kecil hingga akhir hayatnya.[7]

Referensi

  1. ↑ Triatmono, Hero, ed. (Juli 2010). Kisah istimewa Bung Karno. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. hlm. 183. ISBN 978-979-709-503-1. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ "DAFTAR MUSEUM KEBUDAYAAN PER KEC. Sananwetan". Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diakses tanggal 31 Mei 2025. ;
  3. 1 2 Rusmiyati, dkk. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid II (PDF). Jakarta: Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 126. ISBN 978-979-8250-67-5. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Wardani, A. K., dkk. (Juni 2020). Lintas Sejarah Budaya Lokal. Penerbit Pustaka Rumah C1nta. hlm. 13. ISBN 978-62-37961-12-3. ; Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ Sasmiro, Mary (2014). Explore Eat Enjoy: Meresapi Traveling sambil Berpetualang Rasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. hlm. 90. ISBN 978-602-03-0640-7. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. ↑ Suryadi, Ahmad (2021). Menapak Indonesia: Menelusuri Setiap Wilayah Provinsi, Kabupaten dan Kota Seluruh Indonesia Jilid 2 (Pulau Jawa). Sukabumi: CV Jejak. hlm. 163. ISBN 978-623-338-302-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. ↑ Putra, H.I.R.P. dan Joko Budiwiyanto (2018). "Revitalisasi Interior Istana Gebang sebagai Museum Bung Karno di Kota Blitar". Pendhapa: Jurnal Ilmiah Pengkajian & Penciptaan Seni Rupa dan Desain. 9 (1): 40.


Ikon rintisan

Artikel bertopik museum ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pengelolaan
  2. Referensi

Artikel Terkait

Museum Nasional Indonesia

museum di Indonesia

Daftar museum di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Daftar museum di Provinsi DKI Jakarta

Pusat sekitar Monumen Nasional, dan Taman Mini Indonesia Indah. Museum-museum di Jakarta, dan di Indonesia pada umumnya, masih kurang mendapat perhatian

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026