Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiMuseum Gedung Pusaka Keraton Kanoman
Artikel Wikipedia

Museum Gedung Pusaka Keraton Kanoman

Museum Gedung Pusaka Keraton Kanoman adalah museum yang terletak di dalam Kompleks Kesultanan Kanoman Cirebon, Jalan Merdeka Nomor 28, Kelurahan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat. Museum Gedung Pusaka Keraton Kanoman adalah museum khusus yang digunakan sebagai tempat penyimpanan pusaka yang dimiliki Keraton Kanoman. Peresmian sekaligus pembukaan museum untuk masyarakat umum diadakan pada tahun 1997 oleh Sultan Kanoman. Pada awalnya, Gedung Pusaka Keraton Kanoman dibangun sekitar tahun 1800-an. Pada pembangunan awal, gedung hanya berupa bilik bambu dan digunakan sebagai tempat penyimpanan benda pusaka. Setelah mengalami renovasi, gedung ini dijadikan sebagai museum. Renovasi dilakukan dua kali yaitu pada 1920 dan 1976 dalam masa pemerintahan Sultan Kanoman ke-8, yaitu Sultan Zulkarnaen. Renovasi ketiga dilakukan pada tahun 1980 atas perintah Sultan Djalaludin. Renovasi museum menjadi bangunan permanen diadakan pada tahun 1997 atas perintah Sultan Kanoman ke-9. Pengelolaan Gedung Pusaka Keraton Kanoman kemudian berlanjut hingga pada masa Sultan M. Emiruddin. Pengelolanya ialah P.R.M. Hamzah yang merupakan adik dari Sultan M. Emiruddin. Museum ini dimanfaatkan juga sebagai tempat penelitian dan wisata sejarah oleh para mahasiswa, peneliti dan turis mancanegara.

museum di Indonesia
Diperbarui 28 Juni 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Museum Gedung Pusaka Keraton Kanoman
Infotaula de geografia políticaMuseum Gedung Pusaka Keraton Kanoman
museum Suntingan nilai di Wikidata

Tempat
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Tampilkan peta yang diperbesar
Tampilkan peta yang diperkecil
Tampilkan peta penuh
Koordinat:
  • 6°43′21.066″S 108°34′8.681″E / 6.72251833°S 108.56907806°E / -6.72251833; 108.56907806
  • 6°43′22.083″S 108°33′57.326″E / 6.72280083°S 108.56592389°E / -6.72280083; 108.56592389
 
Negara berdaulatIndonesia
Provinsi di IndonesiaJawa Barat Suntingan nilai di Wikidata
NegaraIndonesia Suntingan nilai di Wikidata
Informasi tambahan
Kode pos45111 Suntingan nilai di Wikidata
Zona waktu
UTC+7 Suntingan nilai di Wikidata

Museum Gedung Pusaka Keraton Kanoman adalah museum yang terletak di dalam Kompleks Kesultanan Kanoman Cirebon, Jalan Merdeka Nomor 28, Kelurahan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat.[1][2] Museum Gedung Pusaka Keraton Kanoman adalah museum khusus yang digunakan sebagai tempat penyimpanan pusaka yang dimiliki Keraton Kanoman.[1] Peresmian sekaligus pembukaan museum untuk masyarakat umum diadakan pada tahun 1997 oleh Sultan Kanoman.[3] Pada awalnya, Gedung Pusaka Keraton Kanoman dibangun sekitar tahun 1800-an. Pada pembangunan awal, gedung hanya berupa bilik bambu dan digunakan sebagai tempat penyimpanan benda pusaka.[4] Setelah mengalami renovasi, gedung ini dijadikan sebagai museum. Renovasi dilakukan dua kali yaitu pada 1920 dan 1976 dalam masa pemerintahan Sultan Kanoman ke-8, yaitu Sultan Zulkarnaen. Renovasi ketiga dilakukan pada tahun 1980 atas perintah Sultan Djalaludin. Renovasi museum menjadi bangunan permanen diadakan pada tahun 1997 atas perintah Sultan Kanoman ke-9. Pengelolaan Gedung Pusaka Keraton Kanoman kemudian berlanjut hingga pada masa Sultan M. Emiruddin. Pengelolanya ialah P.R.M. Hamzah yang merupakan adik dari Sultan M. Emiruddin. Museum ini dimanfaatkan juga sebagai tempat penelitian dan wisata sejarah oleh para mahasiswa, peneliti dan turis mancanegara.[5][4]

Kunjungan

Senin – Minggu 08.00-16.00 WIB.[6]

Koleksi

Koleksi museum ini sangat beragam, mulai dari gamelan, tombak, ukiran dinding, hingga kereta kencana.[7]

Pada Gedung Pusaka Keraton Kanoman memamerkan segala bentuk benda, mulai dari gamelan, tombak, ukiran dinding, hingga kereta kencana.[8]

Memasuki area museum, pengunjung akan disambut Kereta Kencana Paksi Naga Liman dan Kereta Jempana. Kedua kereta ini dibuat pada tahun 1428 M atas prakarsa Pangeran Losari.[8]

Di sudut lain museum, kursi berumur hampir 700 tahun terpajang bersama dengan patung cupid pemberian jenderal Inggris Sir Thomas Raffles. Saat masih digunakan, kursi yang diberi nama Gading Gilang Kencana ini diperuntukan bagi Putra Mahkota Kerajaan Padjajaran yaitu Pangeran Walangsungsang. Pangeran Walangsungsang adalah salah satu tokoh cikal bakal adanya kesultanan di Cirebon.[8]

Lokasi

Titik koordinat museum berada di 6°43’21.8” Lintang Setalan dan 108°34’05.2” Bujur Timur. Akses ke museum dapat dari Stasiun Cirebon Prujakan (1,8 km), Stasiun Cirebon (4 km), Terminal Cirebon 2 (4,5 km), atau Terminal Cirebon (4,3 km).[7]

Referensi

  1. 1 2 "Museum Gedung Pusaka Keraton Kanoman". museum.co.id. Diakses tanggal 2025-06-05.
  2. ↑ "DAFTAR MUSEUM KEBUDAYAAN PER KEC. Lemahwungkuk". Pusdatin Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Diakses tanggal 30 Mei 2025. ;
  3. ↑ Andriyana (2024-12-17). "Ruang Naskah Kesultanan Kanoman Dibuka untuk Umum". Fajar Cirebon. Diakses tanggal 2025-06-05.
  4. 1 2 Katalog Museum Indonesia - Repositori Kemdikbud (PDF). Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  5. ↑ "Museum Gedung Pusaka Keraton Kanoman". asosiasimuseumindonesia.org. Diakses tanggal 8 Juli 2021.
  6. ↑ "Museum Gedung Pusaka Keraton Kanoman". Diakses tanggal 2025-06-05.
  7. 1 2 Rusmiyati, dkk. (2018). Katalog Museum Indonesia Jilid I (PDF). Jakarta: Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. hlm. 328. ISBN 978-979-8250-66-8. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  8. 1 2 3 "Mengagumi Kemegahan Cirebon di Gedung Pusaka Keraton Kanoman". Indonesia Kaya. Diakses tanggal 2025-06-05.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kunjungan
  2. Koleksi
  3. Lokasi
  4. Referensi

Artikel Terkait

Museum Nasional Indonesia

museum di Indonesia

Daftar museum di Indonesia

artikel daftar Wikimedia

Daftar museum di Provinsi DKI Jakarta

Pusat sekitar Monumen Nasional, dan Taman Mini Indonesia Indah. Museum-museum di Jakarta, dan di Indonesia pada umumnya, masih kurang mendapat perhatian

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026