Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Meinoud Rost van Tonningen

Meinoud Marinus Rost van Tonningen adalah seorang kolaborator Nazi berkebangsaan Belanda dan juga salah satu petinggi partai Gerakan Nasional-Sosialis (NSB) pimpinan Anton Mussert. Selama pendudukan Jerman di Belanda pada Perang Dunia II, ia banyak berkolaborasi dengan pasukan pendudukan Jerman. Ia adalah suami dari Florentine Rost van Tonningen.

Wikipedia article
Diperbarui 20 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Meinoud Rost van Tonningen
Meinoud Rost van Tonningen
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat
Masa jabatan
1937–1945
Gubernur ke-13 Bank Sentral Belanda
Masa jabatan
1941–1945
Informasi pribadi
Lahir
Meinoud Marinus Rost van Tonningen

19 Februari 1894
Surabaya, Hindia Belanda
Meninggal6 Juni 1945(1945-06-06) (umur 51)
Scheveningen, Belanda
Partai politikGerakan Nasional-Sosialis (NSB)
Suami/istri
Florentine Heubel
​
(m. 1940)​
AlmamaterUniversitas Leiden
ProfesiDiplomat
Karier militer
Pihak Jerman Nazi
Dinas/cabangSS
Masa dinas1944-45
Pertempuran/perangPerang Dunia II
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Meinoud Marinus Rost van Tonningen (19 Februari 1894 – 6 Juni 1945) adalah seorang kolaborator Nazi berkebangsaan Belanda dan juga salah satu petinggi partai Gerakan Nasional-Sosialis (NSB) pimpinan Anton Mussert.[1][2][3] Selama pendudukan Jerman di Belanda pada Perang Dunia II, ia banyak berkolaborasi dengan pasukan pendudukan Jerman. Ia adalah suami dari Florentine Rost van Tonningen.

Riwayat

Meinoud Marinus Rost van Tonningen lahir pada 19 Februari 1894 di pulau Jawa, di kota Surabaya, Hindia Belanda (sekarang Indonesia). Ia adalah putra dari jenderal Koninklijk Nederlandsch-Indische Leger (KNIL) Marinus Bernardus Rost van Tonningen, yang telah berjasa dalam menumpas pemberontakan melawan pemerintahan Belanda di Lombok, Aceh, dan Bali. Setelah lulus SMA, ia menyelesaikan studi hukum di Universitas Leiden.

Pada periode 1923–1928 dan 1931–1936, ia menjadi perwakilan Liga Bangsa-Bangsa di Wina. Tugasnya adalah memantau kebijakan keuangan Austria. Selama bertugas di Wina, ia mengembangkan keyakinan antisemit dan antikomunis yang kuat. Ia berteman dekat dengan Engelbert Dollfuss, yang menjadi Kanselir Austria pada tahun 1932 dan dibunuh pada tahun 1934.[4]

Kader NSB

Selama bertugas di Wina, van Tonningen banyak terpengaruh ide-ide antisemitisme, oleh karena itu ia kemudian menjadi sangat anti terhadap Yahudi. Sepulangnya dari Wina, van Tonningen memutuskan untuk bergabung dengan NSB untuk merealisasikan cita-cita politiknya. Saat menjadi kader NSB, ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dan berhasil memenangkan satu kursi di Tweede Kamer (Parlemen Rendah) di Parlemen Belanda. Selain menjadi anggota parlemen, van Tonningen juga ditunjuk menjadi pimpinan redaksi koran partai NSB, yakni Het Nationale Dagblad.[5]

Pada 1939, van Tonningen membentuk unit paramiliter yang terinspirasi dari Sturmabteilung (SA) yang tugasnya sebagai pengawal pribadi Anton Mussert.[5] Di kemudian hari pula, melalui unit ini, van Tonningen berhasil yang meredam konflik internal NSB antara Anton Mussert dengan Johannes Hendrik Veldemeijer.[6]

Menjadi Kolaborator

Ketika Jerman berhasil menduduki Belanda, van Tonningen mendapat tugas untuk menumpas perlawanan organisasi berhaluan Marxisme di Belanda. Beberapa organisasi yang menjadi target von Tonningen adalah Partai Pekerja Sosial Demokrat (SDAP), Partai Sosialis Revolusioner (RSAP), dan Partai Komunis Belanda (CPN). Di antara ketiga partai tersebut CPN dan RSAP dibubarkan terlebih dahulu karena dianggap paling kiri, sementara SDAP berusaha dinazifikasi oleh van Tonningen, tetapi gagal. Akhirnya pada 5 Juli 1941, SDAP dan seluruh organisasi berhaluan kiri yang tersisa dibubarkan oleh van Tonningen.[7]

Rost van Tonningen sebagai gubernur Bank Sentral Belanda

Karier van Tonningen selama menjadi kolaborator Jerman terus meningkat. Pemerintah pendudukan Jerman menunjuk van Tonningen sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Belanda dan Presiden Bank Nasional Belanda. Secara struktural van Tonningen memang memiliki jabatan strategis, tetapi pada pelaksanaanya orang-orang Jerman-lah yang bertanggungjawab penuh dalam perekonomian Belanda, terutama untuk keperluan perang Jerman.[7]

Mendaftar SS

Saat Perang Dunia II berkecamuk, banyak anggota NSB yang bergabung menjadi pasukan Jerman, khususnya Schutzstaffel (SS). Ironisnya saat mendaftarkan diri sebagai anggota SS, van Tonningen ditolak karena ia lahir di Hindia Belanda dan tidak bisa membuktikan diriya sebagai keturunan Ras Arya. Ia baru diterima sebagai anggota SS setelah Jerman dipukul mundur oleh pasukan Sekutu pada 1944.[5]

Pemikiran

Seperti halnya anggota NSB lainnya, van Tonningen juga seorang fasis yang tulen, ia mengagumi Adolf Hitler dan Benito Mussolini. Bahkan van Tonningen disebut-sebut lebih radikal dibandingkan dengan ketua NSB, Anton Mussert. Karena militansinya dan kekagumannya pada Jerman dan Hitler, van Tonningen berhasil mendapatkan perhatian khusus dari Partai Nazi dan ditunjuk sebagai penghubung antara Nazi dengan NSB.[5] Setelah kematiannya, pemikiran van Tonningen diteruskan oleh istri keduanya, Florentine Rost van Tonningen.[8][3]

Kematian

Meinoud Rost van Tonningen menikah dengan Florentine Heubel pada tahun 1940

Setelah D-Day, gerak maju pasukan Sekutu tidak dapat dihindari, termasuk ke wilayah pendudukan Jerman di Belanda. Selama serangan pasukan Sekutu, banyak petinggi NSB yang berusaha melarikan diri ke garis belakang pertahanan Jerman, termasuk van Tonningen, hal ini kemudian dikenal sebagai peristiwa Selasa Gila. Setelah Belanda berhasil dikuasai oleh Sekutu dan Jerman sudah menyatakan menyerah kalah, van Tonningen berusaha kembali ke Belanda, tetapi ia berhasil ditangkap oleh pasukan Kanada dan ditahan di kamp tahanan di Elst dan kemudian dipindahkan ke Utrecht lalu dipindahkan lagi ke Scheveningen. Pada 6 Juni 1945 van Tonningen memutuskan untuk bunuh diri dengan cara melompat dari balkon penjara.[8]

Referensi

  1. ↑ Srivanto (2008), hlm. 7.
  2. ↑ Nicolasen, Lidy (2012-09-27). "Ebbe Rost van Tonningen: 'Mijn moeder heeft ons min of meer opgegeten'". de Volkskrant (dalam bahasa Belanda). Diakses tanggal 2020-08-21.
  3. 1 2 "Rost van Tonningen-Heubel, Florence Sophie "Florrie"". WW2 Gravestone (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2020-08-22.
  4. ↑ Srivanto (2008), hlm. 7-8.
  5. 1 2 3 4 Srivanto (2008), hlm. 8.
  6. ↑ Srivanto (2008), hlm. 13.
  7. 1 2 Srivanto (2008), hlm. 9.
  8. 1 2 Srivanto (2008), hlm. 10.
  • Srivanto, Fernando R. Kolaborator Nazi: Sepak Terjang Para Simpatisan Nazi Selama Perang Dunia II. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Belanda
  • Israel
Orang
  • Belanda
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • SNAC
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Riwayat
  2. Kader NSB
  3. Menjadi Kolaborator
  4. Mendaftar SS
  5. Pemikiran
  6. Kematian
  7. Referensi

Artikel Terkait

Marinus Bernardus Rost van Tonningen

Badung (1906) dan Puputan Klungkung (1908). Dia adalah ayah dari Meinoud Rost van Tonningen. Knight of the Order of the Netherlands Lion Saber kehormatan

De Nederlandsche Bank

(1885–1891) Norbertus van den Berg (1891–1912) Gerard Vissering (1912–1931) Leonardus Trip (1931–1941) Meinoud Rost van Tonningen (1941–1945) Leonardus

Gerakan Nasional-Sosialis

partai politik di Belanda

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026