Marzuki Yatim adalah seorang ulama asal Indonesia yang pernah menjabat menteri di bawah naungan Departemen Agama di Kabinet Dwikora II dan III. Selain itu, ia pernah memangku jabatan di Organisasi Islam Asia Afrika (OIAA) yang ditunjuk oleh Soekarno. Marzuki termasuk salah satu tokoh Muhammadiyah dengan jabatan Ketua Majelis Hikmah Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Sebelumnya ia juga diserahi tugas sebagai Ketua KNI Sumatera Barat. Marzuki Yatim adalah murid dari pemimpin Muhammadiyah, Ahmad Rasyid Sutan Mansyur.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Marzuki Yatim | |
|---|---|
![]() | |
| Menteri Urusan Hubungan Pemerintah dengan Alim Ulama Indonesia ke-3 | |
| Masa jabatan 24 Februari 1966 – 25 Juli 1966 | |
| Presiden | Soekarno |
| Menteri | Saifuddin Zuhri |
| Sekretaris Jenderal Organisasi Islam Asia Afrika | |
| Masa jabatan 14 Desember 1965 – Tidak diketahui | |
| Ketua | Ahmad Syaikhu |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 1908 (1908) |
| Meninggal | 25 Mei 1992[butuh rujukan] Jakarta, Indonesia |
| Makam | Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir |
| Partai politik | Masyumi |
| Suami/istri | Syamsinah Djamil |
| Pekerjaan | Ulama |
| Kehidupan pribadi | |
| Era | Zaman modern |
| Kehidupan religius | |
| Agama | Islam |
| Denominasi | Suni |
| Muslim leader | |
| Murid dari | Ahmad Rasyid Sutan Mansur |
| Organisasi | Muhammadiyah |
Marzuki Yatim (1908 – 1992) adalah seorang ulama asal Indonesia yang pernah menjabat menteri di bawah naungan Departemen Agama di Kabinet Dwikora II dan III. Selain itu, ia pernah memangku jabatan di Organisasi Islam Asia Afrika (OIAA) yang ditunjuk oleh Soekarno.[1] Marzuki termasuk salah satu tokoh Muhammadiyah dengan jabatan Ketua Majelis Hikmah Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Sebelumnya ia juga diserahi tugas sebagai Ketua KNI Sumatera Barat. Marzuki Yatim adalah murid dari pemimpin Muhammadiyah, Ahmad Rasyid Sutan Mansyur.[2]