Mahāyāna-sūtrālamkāra-kārikā adalah karya besar filsafat Buddhis yang dikaitkan dengan Maitreya-nātha, yang konon telah meneruskannya kepada Asanga. Mahāyāna-sūtrālamkāra, yang ditulis dalam bentuk puisi, memaparkan jalan Mahayana dari perspektif Yogacara. Karya ini terdiri dari dua puluh dua bab dengan total 800 bait puisi dan menunjukkan kesamaan yang signifikan dalam susunan dan isi dengan Bodhisattvabhūmiśāstra, walaupun bab pertama yang menarik membuktikan validitas dan keaslian Mahayana yang menjadi ciri khas karya ini. Terkait dengan karya ini terdapat komentar prosa (bhāṣya) oleh Vasubandhu dan beberapa sub-komentar oleh Sthiramati dan lainnya; bagian-bagian yang ditulis oleh Maitreya-nātha dan Vasubandhu keduanya masih ada dalam bahasa Sanskerta serta terjemahannya dalam bahasa Tibet, Mandarin, dan Mongolia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Bagian dari seri tentang |
| Buddhisme Mahāyāna |
|---|
Mahāyāna-sūtrālamkāra-kārikā (Ayat-ayat tentang Ornamen Sūtra Mahāyāna) adalah karya besar filsafat Buddhis yang dikaitkan dengan Maitreya-nātha, yang konon telah meneruskannya kepada Asanga (sekitar 320 hingga 390 Masehi).[1] Mahāyāna-sūtrālamkāra, yang ditulis dalam bentuk puisi, memaparkan jalan Mahayana dari perspektif Yogacara. Karya ini terdiri dari dua puluh dua bab dengan total 800 bait puisi dan menunjukkan kesamaan yang signifikan dalam susunan dan isi dengan Bodhisattvabhūmiśāstra, walaupun bab pertama yang menarik membuktikan validitas dan keaslian Mahayana yang menjadi ciri khas karya ini. Terkait dengan karya ini terdapat komentar prosa (bhāṣya) oleh Vasubandhu dan beberapa sub-komentar oleh Sthiramati dan lainnya; bagian-bagian yang ditulis oleh Maitreya-nātha dan Vasubandhu keduanya masih ada dalam bahasa Sanskerta serta terjemahannya dalam bahasa Tibet, Mandarin, dan Mongolia.