Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Lokalisme (politik)

Lokalisme melingkup berbagai filsafat politik yang mengutamakan lokal. Umumnya, lokalisme mendukung produksi dan konsumsi barang secara lokal, kontrol lokal dari pemerintah, dan promosi dari sejarah lokal, budaya lokal dan identitas lokal. Lokalisme dapat dibandingkan dengan regionalisme dan pemerintah terpusat, dengan lawan yang ditemukan di negara kesatuan.

Wikipedia article
Diperbarui 11 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Lokalisme melingkup berbagai filsafat politik yang mengutamakan lokal. Umumnya, lokalisme mendukung produksi dan konsumsi barang secara lokal, kontrol lokal dari pemerintah, dan promosi dari sejarah lokal, budaya lokal dan identitas lokal. Lokalisme dapat dibandingkan dengan regionalisme dan pemerintah terpusat, dengan lawan yang ditemukan di negara kesatuan.

Lokalisme juga dapat merujuk kepada sebuah pendekatan sistematis untuk menyelenggarakan pemerintahan nasional sehingga otonomi daerah dipertahankan daripada mengikuti pola biasa dari pemerintah dan politik kekuasaan menjadi terpusat dari waktu ke waktu.

Pada tataran konseptual, ada yang penting kedekatan antara lokalisme dan demokrasi deliberatif. Ini menyangkut terutama demokratis tujuan melibatkan warga dalam pengambilan keputusan yang memengaruhi mereka.[1]

Sejarah

Lokalis menegaskan bahwa sepanjang sejarah dunia, lembaga sosial dan ekonomi telah disesuaikan dalam level lokal, dibanding dalam level daerah, antardaerah, maupun global (pada dasarnya sampai akhir abad 19 ke awal abad ke-20). Dengan adanya imperialisme dan revolusi industri, skala kelokalan menjadi ditinggalkan. Sebagian besar pendukung lokalisme memosisikan diri sebagai membela aspek cara hidup sebelumnya ini; istilah "relokalisasi" menjadi sering digunakan dalam pengertian ini.

Filsafat politik

Lokalisme sebagai filsafat berkaitan dengan prinsip subsidiaritas.

Di awal abad ke-21, lokalists sering menyejajarkan diri dengan kelompok kritikus globalisasi. Varian lokalisme lazim ditemui dalam gerakan Hijau. Menurut sebuah artikel dalam Sosialisme Internasional, lokalisme semacam ini berusaha untuk "menjawab permasalahan yang diciptakan oleh globalisasi" dengan "seruan untuk meminimalkan perdagangan internasional dan berusaha untuk membangun ekonomi yang berbasis pada swasembada 'lokal' saja."[2]

Tip o'neill, politikus kawakan di Kongres AS, pernah menyatakan bahwa "Semua politik adalah lokal"[3] Ia akhirnya menulis sebuah buku dengan nama itu: All Politics Is Local: And Other Rules of the Game.

Lokalisme dan Dunia Ketiga

Banyak lokalis prihatin dengan masalah pembangunan Dunia Ketiga. Banyak yang menganjurkan bahwa negara-negara dunia ketiga harus bergantung pada barang dan jasa mereka sendiri untuk menghindar dari apa yang mereka lihat sebagai hubungan perdagangan yang tidak adil dengan negara maju. George Monbiot mengklaim bahwa ide ini tidak mengakui fakta bahwa, meski negara-negara Dunia Ketiga sering mendapatkan perlakuan yang tidak adil dalam hubungan perdagangan, menolak untuk melakukan perdagangan secara keseluruhan akan menjadi pukulan yang signifikan, dikarenakan negara-negara membutuhkan pendapatan yang dihasilkan oleh perdagangan.[4]

Hubungan internasional

Beberapa lokalis menolak intervensi politik dan upaya penjagaan perdamaian Mereka percaya bahwa dalam apa pun yang mereka putuskan, masyarakat harus menemukan solusi untuk masalah mereka sendiri dan dalam waktu mereka sendiri, . Mereka percaya bahwa semua masyarakat mampu mencapai perdamaian jangka panjang sekali diberikan kesempatan untuk melakukannya.

Referensi

  1. ↑ Ercan, S.A.; Hendriks, C.H. (2013). "The democratic challenges and potential of localism: Insights from deliberative democracy". Policy Studies. 31 (4): 422–440. doi:10.1080/01442872.2013.822701.
  2. ↑ Tomas, Mark. "Feedback: Transport and climate change—a reply to James Woodcock". International Socialism. No. 109.
  3. ↑ Politic, River Deep, October 2000.
  4. ↑ George Monbiot (September 9, 2003), "The myth of localism", The Guardian.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Filsafat politik
  3. Lokalisme dan Dunia Ketiga
  4. Hubungan internasional
  5. Referensi

Artikel Terkait

Lokalisme fiskal

terdiri dari beberapa lembaga pertukaran uang lokal.

Legitimasi politik

sebuah konsep mengenai hak otoritas, biasanya hukum yang mengatur atau rezim, untuk mengatur tindakan masyarakat.

Negara penjaga malam

dan minimal, yang fungsinya bergantung pada teori libertarian. Filsafat politik yang mendukung gagasan minarki atau negara minimal disebut dengan minarkisme

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026