Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiLászló Krasznahorkai
Artikel Wikipedia

László Krasznahorkai

László Krasznahorkai adalah seorang novelis dan penulis skenario asal Hungaria, terkenal karena karya-karyanya yang rumit dan menantang, sering kali diberi label postmodern, dengan tema-tema distopia dan suasana melankolis Beberapa novelnya seperti Satantango (1985) dan The Melancholy of Resistance (1989) telah diadaptasi menjadi film layar lebar oleh Béla Tarr. Pada tahun 2025, ia menerima Penghargaan Nobel Kesusastraan "atas karya-karyanya yang memikat dan visioner, yang menegaskan kembali kekuatan seni di tengah teror apokaliptik."

penulis skenario asal Hungaria
Diperbarui 14 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

László Krasznahorkai
Bentuk asli dari nama pribadi ini adalah Krasznahorkai László. Artikel ini memakai urutan nama Barat saat menyebut seseorang.
László Krasznahorkai
Lahir05 Januari 1954 (umur 72)
Gyula, Békés, Republik Rakyat Hongaria
PekerjaanNovelis, penulis skenario
BahasaHungaria, Jerman
AlmamaterEötvös Loránd (Universitas Budapest)[1]
Universitas József Attila (JATE) (Universitas Szeged)[1]
Periode1985–sekarang
GenreNovel, cerita pendek, skenario
GerakanSastra postmodern
Penghargaan terkenalInternational Booker Prize
Penghargaan Kossuth
PasanganAnikó Pelyhe (m. 1990, cerai)
Dorka Haller (m. 1997, cerai)[2]
Anak3 (Kata, Ágnes, dan Emma)[2]
Situs web
krasznahorkai.hu

László Krasznahorkai (Hongaria: [ˈlaːsloː ˈkrɒsnɒhorkɒi]; lahir 5 Januari 1954) adalah seorang novelis dan penulis skenario asal Hungaria, terkenal karena karya-karyanya yang rumit dan menantang, sering kali diberi label postmodern, dengan tema-tema distopia dan suasana melankolis[3] Beberapa novelnya seperti Satantango (1985) dan The Melancholy of Resistance (1989) telah diadaptasi menjadi film layar lebar oleh Béla Tarr. Pada tahun 2025, ia menerima Penghargaan Nobel Kesusastraan "atas karya-karyanya yang memikat dan visioner, yang menegaskan kembali kekuatan seni di tengah teror apokaliptik."[4]

Kehidupan awal

Krasznahorkai lahir di Gyula, pada 5 Januari 1954[1][5] dari keluarga kelas menengah.[6] Ayahnya, György Krasznahorkai, adalah seorang pengacara, sementara ibunya, Júlia Pálinkás, bekerja sebagai administrator jaminan sosial.[2] Ayahnya memiliki darah Yahudi yang ia sembunyikan selama bertahun-tahun, dan baru mengungkapkan hal itu ke Krasznahorkai saat anaknya berusia sebelas tahun.[7]

Pada tahun 1972, Krasznahorkai lulus dari SMA Erkel Ferenc dengan spesialisasi di bidang Latin. Dari 1973 sampai 1976, dia belajar hukum di Universitas József Attila (sekarang bernama Universitas Szeged) lalu melanjutkan studi di Universitas Eötvös Loránd (ELTE) di Budapest.[1] Setelah itu, dari tahun 1978 sampai 1983, ia mengambil jurusan Bahasa dan Sastra Hungaria di Fakultas Humaniora ELTE. Skripsinya membahas karya dan pengalaman penulis sekaligus jurnalis Sándor Márai (1900–1989) setelah melarikan diri dari rezim Komunis pada tahun 1948.[1] Selama masa kuliahnya sebagai mahasiswa sastra, Krasznahorkai sempat bekerja di sebuah penerbit bernama Gondolat Könyvkiadó.[5]

Karier

Sejak lulus kuliah, Krasznahorkai menjalani hidup sebagai penulis independen. Pada tahun 1985, novel pertamanya Satantango langsung mencuri perhatian, dan kesuksesan tersebut melambungkan namanya ke barisan terdepan dunia sastra Hungaria. Versi bahasa Inggrisnya bahkan menyabet penghargaan Best Translated Book Award pada 2013.[8]

Pada tahun 1987 menjadi momen penting baginya, untuk pertama kalinya ia dapat bepergian ke luar negeri dari Hungaria yang saat itu masih di bawah pemerintahan Komunis. Ia menghabiskan satu tahun di Berlin Barat dengan beasiswa DAAD. Setelah runtuhnya Blok Timur, hidupnya menjadi berpindah-pindah ke berbagai tempat.[8] Pada tahun 1990, ia akhirnya menghabiskan waktu cukup lama di Asia Timur mencari pengalaman di Mongolia serta Tiongkok yang akhirnya menjadi inspirasi penting untuk novel-novelnya seperti The Prisoner of Urga dan Destruction and Sorrow Beneath the Heavens. Ia pun berkali-kali kembali ke Tiongkok.[9]

Pada tahun 1993, novelnya The Melancholy of Resistance memenangkan Preis der SWR Bestenliste sebagai karya sastra terbaik tahun 1993.[8][10] Tiga tahun kemudian, ia diundang sebagai tamu kehormatan di Wissenschaftskolleg di Berlin.[9] Saat sedang menyelesaikan War and War, ia menjelajah Eropa. Penyair Allen Ginsberg banyak membantu Krasznahorkai bahkan menyediakan tempat tinggal di apartemen di New York, dan menurut Krasznahorkai saran-saran dari Ginsberg sangat berharga untuk menghidupkan ceritanya.[11]

Pada tahun 1996, 2000, dan 2005, ia tinggal selama enam bulan di Kyoto. Ketertarikannya pada estetika dan teori sastra Timur berdampak besar pada gaya penulisan dan tema-tema yang ia angkat.[12] Meski sering kembali ke Jerman dan Hungaria, Krasznahorkai lebih banyak tinggal lama di berbagai negara lain seperti Amerika Serikat, Spanyol, Yunani, dan Jepang. Semua pengalaman tersebut turut membentuk novelnya[13] yang berjudul Seiobo There Below yang rilis pada tahun 2014.[14]

Sejak tahun 1985, sutradara Béla Tarr yang juga merupakan teman dekat Krasznahorkai membuat film-film yang hampir seluruhnya diadaptasi dari karya-karyanya, termasuk Sátántangó dan Werckmeister Harmonies.[9] Tapi menurut pengakuan Krasznahorkai film The Turin Horse yang rilis tahun 2011 menjadi kolaborasi terakhir mereka.[15] Krasznahorkai juga bekerja sama erat dengan seniman Max Neumann, salah satunya dalam novel bergambar Chasing Homer (2021), yang disertai musik perkusi dari musisi jazz Szilveszter Miklós.[16]

Di dunia sastra internasional, Krasznahorkai diganjar banyak pujian. Susan Sontag menyebutnya sebagai "maestro Hungaria yang bisa disejajarkan dengan Gogol dan Melville".[8] Sementara itu W. G. Sebald mengatakan, "Pandangan dunia Krasznahorkai seuniversal Dead Souls-nya Gogol dan jauh melampaui segala kekhawatiran remeh sastra kontemporer."[17] Pada tahun 2015, ia dianugerahi Man Booker International Prize menjadikannya sebagai penulis Hungaria pertama yang meraih penghargaan tersebut.[10]

Kehidupan pribadi

Setelah beberapa tahun tinggal di Berlin, Jerman di sana ia sempat menjadi dosen tamu selama enam bulan di Universitas Bebas Berlin. Krasznahorkai kini memilih hidup menyendiri, jauh dari keramaian, di perbukitan Szentlászló, Hungaria[2][18] Ia pernah menikah dengan Anikó Pelyhe pada tahun 1990, tapi pernikahan itu berakhir dengan perceraian. Kemudian, pada tahun 1997, ia menikah lagi dengan Dóra Kopcsányi, seorang sinolog dan desainer grafis.[2] Dari dua pernikahannya tersebut mereka memiliki tiga anak Kata, Ágnes dan Panni.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Krasznahorkai biography (official website) (Retrieved 9 August 2012).
  2. 1 2 3 4 5 6 "Krasznahorkai, Laszlo 1954–". Contemporary Authors, New Revision Series. Vol. 158. 2007. Diakses tanggal 16 September 2012.
  3. ↑ Wood, James (4 July 2011). "Madness and Civilization: The very strange fictions of László Krasznahorkai". The New Yorker. Vol. 87, no. 19. hlm. 71–75.
  4. ↑ "The Nobel Prize in Literature 2025". Nobel Media AB. Diakses tanggal 9 October 2025.
  5. 1 2 Görömbei, András. "László Krasznahorkai, Hungarian writer". University of Vienna. Diarsipkan dari asli tanggal 20 May 2015. Diakses tanggal 20 May 2015.
  6. ↑ Rohter, Larry (9 August 2014). "László Krasznahorkai's Novels Find a U.S. Audience". The New York Times. Diakses tanggal 10 March 2019. He was born into a middle-class Jewish family (his father was a lawyer, his mother an employee of the social welfare ministry)
  7. ↑ Copy of several interviews from 1998–2004
  8. 1 2 3 4 Bausells, Marta (20 May 2015). "Everything you need to know about László Krasznahorkai, winner of the Man Booker International prize". The Guardian. Diakses tanggal 21 May 2015.
  9. 1 2 3 "László Krasznahorkai". Hungarian Review. Diakses tanggal 21 May 2015.
  10. 1 2 Flood, Alison (19 May 2015). "Man Booker International prize 2015 won by 'visionary' László Krasznahorkai". The Guardian. Diakses tanggal 21 May 2015.
  11. ↑ "László Krasznahorkai: The Disciplined Madness". Guernica. Diwawancarai oleh Sebastian Castillo. 26 April 2012. Diakses tanggal 21 May 2015.
  12. ↑ Vonnak, Diana (25 April 2014). "East Meets East: Krasznahorkai's Intellectual Affair With Japan". Hungarian Literature Online. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 8 September 2015.
  13. ↑ Tóth, Csaba (31 July 2014). "Laszlo Krasznahorkai: Hungary has been showing its uglier face the past 25 years". The Budapest Beacon. Diakses tanggal 21 May 2015.
  14. ↑ Kellogg, Carolyn (29 April 2014). "Can you say Laszlo Krasznahorkai?". Los Angeles Times. Diakses tanggal 21 May 2015.
  15. ↑ Hopkins, James (2013). "Interview with László Krasznahorkai". Transcript. Diakses tanggal 21 May 2015.
  16. ↑ Frieze</em>"},"first":{"wt":"Will"},"last":{"wt":"Fenstermaker"},"title":{"wt":"László Krasznahorkai's 'Chasing Homer' Is Preoccupied with Its Own Madness"},"date":{"wt":"2021"},"access-date":{"wt":"13 April 2022"}},"i":0}}]}' id="mwAYE"/>Fenstermaker, Will (2021). "László Krasznahorkai's 'Chasing Homer' Is Preoccupied with Its Own Madness". Frieze. Diakses tanggal 13 April 2022.
  17. ↑ "LÁSZLÓ KRASZNAHORKAI: ANIMALINSIDE". The American University of Paris. 2010. Diarsipkan dari asli tanggal 4 March 2016. Diakses tanggal 21 May 2015.
  18. ↑ László Krasznahorkai – Author at New Directions Publishing (Retrieved 9 August 2012).

Pranala luar

  • Media terkait László Krasznahorkai di Wikimedia Commons
  • Situs web resmi
  • l
  • b
  • s
Penerima Penghargaan Negara Austria untuk Kesusastraan Eropa
  • Zbigniew Herbert (1965)
  • W. H. Auden (1966)
  • Vasko Popa (1967)
  • Václav Havel (1968)
  • Tidak diberikan (1969)
  • Eugène Ionesco (1970)
  • Peter Huchel (1971)
  • Sławomir Mrożek (1972)
  • Harold Pinter (1973)
  • Sándor Weöres (1974)
  • Miroslav Krleža (1975)
  • Italo Calvino (1976)
  • Pavel Kohout (1977)
  • Fulvio Tomizza (1977)
  • Simone de Beauvoir (1978)
  • Fulvio Tomizza (1979)
  • Sarah Kirsch (1980)
  • Doris Lessing (1981)
  • Tadeusz Różewicz (1982)
  • Friedrich Dürrenmatt (1983)
  • Christa Wolf (1984)
  • Stanisław Lem (1985)
  • Giorgio Manganelli (1986)
  • Milan Kundera (1987)
  • Andrzej Szczypiorski (1988)
  • Marguerite Duras (1989)
  • Helmut Heissenbüttel (1990)
  • Péter Nádas (1991)
  • Salman Rushdie (1992)
  • Chinghiz Aitmatov (1993)
  • Inger Christensen (1994)
  • Aleksandar Tišma (1995)
  • Jürg Laederach (1996)
  • Antonio Tabucchi (1997)
  • Dubravka Ugrešić (1998)
  • Péter Esterházy (1999)
  • António Lobo Antunes (2000)
  • Umberto Eco (2001)
  • Christoph Hein (2002)
  • Cees Nooteboom (2003)
  • Julian Barnes (2004)
  • Claudio Magris (2005)
  • Jorge Semprún (2006)
  • A. L. Kennedy (2007)
  • Agota Kristof (2008)
  • Per Olov Enquist (2009)
  • Paul Nizon (2010)
  • Javier Marías (2011)
  • Patrick Modiano (2012)
  • John Banville (2013)
  • Lyudmila Ulitskaya (2014)
  • Mircea Cărtărescu (2015)
  • Andrzej Stasiuk (2016)
  • Karl Ove Knausgård (2017)
  • Zadie Smith (2018)
  • Michel Houellebecq (2019)
  • Drago Jančar (2020)
  • László Krasznahorkai (2021)
  • Ali Smith (2022)
  • Marie NDiaye (2023)
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Italia
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Portugal
  • Belanda
  • Norwegia
  • Latvia
  • Kroasia
  • Yunani
  • Korea
  • Swedia
  • Polandia
  • Israel
  • Katalonia
Akademik
  • CiNii
Seniman
  • FID
Orang
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • Yale LUX
  • l
  • b
  • s
Penghargaan Nobel
Penghargaan
  • Kimia
  • Ekonomi1
  • Sastra
  • Perdamaian
  • Fisika
  • Fisiologi atau Kedokteran
Penerima
menurut subyek
  • Kimia
  • Ekonomi
  • Sastra
  • Perdamaian
  • Fisika
  • Fisiologi atau Kedokteran
menurut kriteria
  • Orang kulit hitam
  • Afrika
  • Asia
  • Arab
  • Latino dan Hispanik
  • Perempuan
menurut negara
  • Argentina
  • Australia
  • Belgia
  • Tiongkok
  • Denmark
  • Mesir
  • Yunani
  • Hungaria
  • India
  • Israel
  • Italia
  • Jepang
  • Liberia
  • Pakistan
  • Polandia
  • Portugal
  • Rumania
  • Rusia
  • Spanyol
  • Swedia
  • Turki
  • Wales
menurut agama
  • Kristen
  • Yahudi
  • Muslim
  • non-agamis
menurut tahun
  • Menurut tahun
menurut afiliasi universitas
  • Afiliasi universitas
menurut pekerjaan
  • Kepala Negara dan Pemerintahan
Komite dan
organisasi
  • Yayasan Nobel
  • Komite Nobel
    • Kimia
    • Ekonomi
    • Fisika
    • Fisiologi atau Kedokteran
    • Komite Nobel Norwegia
  • Mahkamah Nobel di Karolinska Institutet
Topik terkait
  • Kontroversi
  • Penghargaan lain
  • Alfred Nobel
1 Penghargaan Memorial Nobel (bukanlah salah satu dari Penghargaan-Penghargaan Nobel asli).
  • l
  • b
  • s
Penerima Penghargaan Nobel dalam Bidang Sastra
1901–1925
  • Sully Prudhomme (1901)
  • Theodor Mommsen (1902)
  • Bjørnstjerne Martinus Bjørnson (1903)
  • Frédéric Mistral / José Echegaray (1904)
  • Henryk Sienkiewicz (1905)
  • Giosuè Carducci (1906)
  • Rudyard Kipling (1907)
  • Rudolf Eucken (1908)
  • Selma Lagerlöf (1909)
  • Paul Heyse (1910)
  • Maurice Maeterlinck (1911)
  • Gerhart Hauptmann (1912)
  • Rabindranath Tagore (1913)
  • 1914
  • Romain Rolland (1915)
  • Verner von Heidenstam (1916)
  • Karl Gjellerup / Henrik Pontoppidan (1917)
  • 1918
  • Carl Spitteler (1919)
  • Knut Hamsun (1920)
  • Anatole France (1921)
  • Jacinto Benavente (1922)
  • William Butler Yeats (1923)
  • Władysław Reymont (1924)
  • George Bernard Shaw (1925)
1926–1950
  • Grazia Deledda (1926)
  • Henri Bergson (1927)
  • Sigrid Undset (1928)
  • Thomas Mann (1929)
  • Sinclair Lewis (1930)
  • Erik Axel Karlfeldt (1931)
  • John Galsworthy (1932)
  • Ivan Bunin (1933)
  • Luigi Pirandello (1934)
  • 1935
  • Eugene O'Neill (1936)
  • Roger Martin du Gard (1937)
  • Pearl S. Buck (1938)
  • Frans Eemil Sillanpää (1939)
  • 1940
  • 1941
  • 1942
  • 1943
  • Johannes V. Jensen (1944)
  • Gabriela Mistral (1945)
  • Hermann Hesse (1946)
  • André Gide (1947)
  • T. S. Eliot (1948)
  • William Faulkner (1949)
  • Bertrand Russell (1950)
1951–1975
  • Pär Lagerkvist (1951)
  • François Mauriac (1952)
  • Winston Churchill (1953)
  • Ernest Hemingway (1954)
  • Halldór Laxness (1955)
  • Juan Ramón Jiménez (1956)
  • Albert Camus (1957)
  • Boris Pasternak (1958)
  • Salvatore Quasimodo (1959)
  • Saint-John Perse (1960)
  • Ivo Andrić (1961)
  • John Steinbeck (1962)
  • Giorgos Seferis (1963)
  • Jean-Paul Sartre (1964, ditolak)
  • Mikhail Sholokhov (1965)
  • Shmuel Yosef Agnon / Nelly Sachs (1966)
  • Miguel Ángel Asturias (1967)
  • Yasunari Kawabata (1968)
  • Samuel Beckett (1969)
  • Aleksandr Solzhenitsyn (1970)
  • Pablo Neruda (1971)
  • Heinrich Böll (1972)
  • Patrick White (1973)
  • Eyvind Johnson / Harry Martinson (1974)
  • Eugenio Montale (1975)
1976–2000
  • Saul Bellow (1976)
  • Vicente Pío Marcelino Cirilo Aleixandre y Merlo (1977)
  • Isaac Bashevis Singer (1978)
  • Odysseas Elytis (1979)
  • Czesław Miłosz (1980)
  • Elias Canetti (1981)
  • Gabriel García Márquez (1982)
  • William Golding (1983)
  • Jaroslav Seifert (1984)
  • Claude Simon (1985)
  • Wole Soyinka (1986)
  • Joseph Brodsky (1987)
  • Naguib Mahfouz (1988)
  • Camilo José Cela (1989)
  • Octavio Paz (1990)
  • Nadine Gordimer (1991)
  • Derek Walcott (1992)
  • Toni Morrison (1993)
  • Kenzaburō Ōe (1994)
  • Seamus Heaney (1995)
  • Wisława Szymborska (1996)
  • Dario Fo (1997)
  • José Saramago (1998)
  • Günter Grass (1999)
  • Gao Xingjian (2000)
2001–kini
  • V. S. Naipaul (2001)
  • Imre Kertész (2002)
  • J. M. Coetzee (2003)
  • Elfriede Jelinek (2004)
  • Harold Pinter (2005)
  • Orhan Pamuk (2006)
  • Doris Lessing (2007)
  • Jean-Marie Gustave Le Clézio (2008)
  • Herta Müller (2009)
  • Mario Vargas Llosa (2010)
  • Tomas Tranströmer (2011)
  • Mo Yan (2012)
  • Alice Munro (2013)
  • Patrick Modiano (2014)
  • Svetlana Alexievich (2015)
  • Bob Dylan (2016)
  • Kazuo Ishiguro (2017)
  • Olga Tokarczuk (2018)
  • Peter Handke (2019)
  • Louise Gluck (2020)
  • Abdulrazak Gurnah (2021)
  • Annie Ernaux (2022)
  • Jon Olav Fosse (2023)
  • Han Kang (2024)
  • Krasznahorkai (2025)
  • {{Nobel Sastra}}
  • {{Nobel Fisika}}
  • {{Nobel Fisiologi atau Kedokteran}}
  • {{Nobel Kimia}}
  • {{Nobel Ekonomi}}
  • {{Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian}}
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi mengenai ilmuwan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Kehidupan awal
  2. Karier
  3. Kehidupan pribadi
  4. Referensi
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

Gyula Hernádi

Gyula Hernádi (23 Agustus 1926 – 20 Juli 2005) adalah seorang penulis naskah film asal Hungaria. Dia menulis untuk 36 film antara tahun 1965 dan 2005. Deszkakolostor

The Day of the Jackal (seri televisi)

dan Peacock diumumkan pada bulan November 2022. Penulis skenario Ronan Bennett ditetapkan sebagai penulis dan showrunner, dengan Brian Kirk sebagai sutradara

Ladislaus Vajda

Penulis naskah Hungaria

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026