Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kue satu

Kue satu atau kue koya adalah sebuah kue kering tradisional berwarna putih yang bertekstur renyah dan sedikit keras. Makanan ini populer di Indonesia tetapi asal-usulnya tidak diketahui secara pasti.

variasi makanan khas Indonesia
Diperbarui 13 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kue satu
Kue satu
Kue satu dalam wadah plastik
Nama lainKue koya
JenisKue kering
SajianMakanan ringan
Tempat asal Indonesia
DaerahJawa Barat, Banten, Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur
Suhu penyajianSuhu ruangan
Bahan utamaKacang hijau, gula bubuk
AnekaKacang hijau
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini
  •   Media: Kue satu

Kue satu[1] (di Jawa Barat, Banten, dan Jakarta) atau kue koya (di Jawa Tengah dan Jawa Timur) adalah sebuah kue kering tradisional berwarna putih yang bertekstur renyah dan sedikit keras. Makanan ini populer di Indonesia tetapi asal-usulnya tidak diketahui secara pasti.

Kue satu terbuat dari kacang hijau tanpa kulit dan gula. Warna putih terjadi setelah kacang hijau dijemur atau dioven. Makanan ini umumnya dikenal sebagai kue tradisional di Indonesia, khususnya di pulau Jawa. Di Indonesia, kue tersebut biasanya disajikan pada hari-hari raya, seperti Lebaran, Natal, dan Imlek.

Kue tersebut diyakini berasal dari koleksi kuliner Tionghoa-Indonesia. Kata "sa" dan "tu" (沙豆, sha tou) dalam bahasa Tionghoa berarti "tepung" dan "kacang". Kata kiri menerangkan kata kanan. Kata kanan berperan utama. Jadi, kue "tepung kacang", berarti kue kacang berbentuk tepung. Disebut demikian karena bahan utamanya adalah kacang, yaitu kacang hijau, dalam bentuk tepung yang telah dipadatkan. Bisa dibandingkan dengan tausa (kacang tepung), yaitu adonan (pasta) tepung untuk mengisi kue-kue lain (bakpao, kue pia, dll.) yang terbuat dari kacang, yang juga populer di Indonesia. Pada tausa, warna hitam pasta kacang hijau bisa terjadi dengan penambahan tawas yang dapat dikonsumsi.

Kue satu populer karena rasanya yang enak, lumer di mulut, awet disimpan lama meski tanpa pengawet buatan, tanpa bahan kimia, kandungan gizi yang baik, dan kaya serat. Ada juga yang menambahkan vanili sebagai pengharum. Vanili awalnya dari tumbuhan, baru belakangan muncul vanili sintetik dari bahan kimia. Penambahan vanili bisa diketahui dari aromanya. Biasanya vanili jarang digunakan, karena akan menambah biaya produksi kue ini.

Produksi kue satu biasanya dikerjakan oleh keluarga sederhana di daerah pinggir kota atau pedesaan, dengan tenaga kerja yang melibatkan anggota keluarga dari nenek, ibu, sampai cucunya. Alat kerja utamanya adalah cetakan dari kayu. Kacang hijau dipilih, dicuci, disangrai, dan ditampi secara manual. Lalu ditumbuk menjadi tepung, memakai lumpang dan alu batu, dan ditambahkan gula. Dicetak dengan cara dipadatkan ke cetakan kayu, di atas meja kayu. Dipanaskan dengan dijemur terik matahari, memakai tampah. Bagi yang mampu, dilanjutkan dengan panas kompor, memakai kotak kaleng atau aluminium. Dikemas dengan kertas kopi atau kertas minyak. Belakangan, banyak yang dari plastik bening ukuran kecil. Hasil penjualannya untuk membiayai kelangsungan hidup keluarga. Itu dilakukan turun temurun dari generasi ke generasi. Dalam perkembangan zaman, makin banyak orang yang ikut membuatnya, termasuk industri skala kecil-menengah yang memakai kemasan yang lebih menarik perhatian calon pembeli.

Variasi dan penyajian

Kue satu memiliki beberapa varian berdasarkan bahan utamanya, seperti versi yang memakai kacang hijau tanpa kulit dan versi lain yang menggunakan kacang tanah sehingga menghasilkan aroma dan warna yang berbeda. [2] Kue ini umumnya disajikan pada hari raya seperti Lebaran, Natal, dan Imlek, serta dikemas dalam toples kedap udara agar tetap renyah. [3]

Bahan dan nilai gizi

Bahan utama kue satu umumnya terdiri dari kacang hijau yang disangrai dan dihaluskan, gula halus, dan sedikit vanili sebagai penambah aroma. [4] Dari sisi nutrisi, kacang hijau mengandung protein nabati, serat, serta sejumlah vitamin dan mineral, namun kadar gula yang tinggi membuat kue ini sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang. [5]

Referensi

  1. ↑ "Kue Satu". Tribunnews Wiki. 4 April 2021. Diakses tanggal 29 Juni 2022.
  2. ↑ "Resep Kue Satu Kacang Hijau". Suara.com. Diakses tanggal 2025-11-16.
  3. ↑ "Cara Membuat Kue Satu". Popbela. Diakses tanggal 2025-11-16.
  4. ↑ "Kue Satu, Kue Tradisional Indonesia". Popbela. Diakses tanggal 2025-11-16.
  5. ↑ "Manfaat Kacang Hijau". Alodokter. Diakses tanggal 2025-11-16.

Pranala luar

  • Resep kue satu
  • l
  • b
  • s
Kue
Basah
  • Kue ape
  • Kue apem
  • Arem-arem
  • Bakcang
  • Bakpia (Bakpia Pathok)
  • Bika Ambon
  • Kue bugis
  • Kue carabikang
  • Clorot
  • Kue cubit
  • Kue cucur
  • Dadar gulung
  • Geplak
  • Getuk
  • Klappertaart
  • Klepon
  • Kroket
  • Kue ku
  • Kue lapis
  • Lapis legit
  • Lemper
  • Lumpia
  • Lupis
  • Kue mangkok
  • Moci
  • Nagasari
  • Kue pandan
  • Onde-onde/bola wijen
  • Panada
  • Pastel
  • Poffertjes
  • Kue putu
  • Kue putu mangkok
  • Pukis
  • Risoles
  • Semar mendem
  • Serabi
  • Sumpia
  • Wajik
  • Wingko
  • Yangko
Kering
  • Kue batang
  • Kue kapit
  • Kue gapit
  • Kue satu
  • Nastar
  • Kue semprong
Kategori

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Variasi dan penyajian
  2. Bahan dan nilai gizi
  3. Referensi
  4. Pranala luar

Artikel Terkait

Daftar sambal khas Indonesia

dilumat. Beberapa variasi juga mencampur sambal ini dengan teri dan ikan depik kering. Sambal cencalok Sambal cencalok adalah sambal khas Riau dan Kepulauan

Ketoprak (makanan)

salah satu jenis salad

Nasi goreng (Indonesia)

salah satu jenis hidangan nasi yang dimasak dengan cara digoreng

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026