Babak kedua dari Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona UEFA dikenal pula sebagai perebutan tempat zona UEFA, diikuti enam belas tim dari babak pertama yang memperebutkan empat tempat terakhir untuk lolos bersama dua belas juara grup ke putaran final Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dua belas tim peringkat kedua masing-masing grup pada babak pertama dan empat tim terbaik berdasarkan peringkat umum sementara Liga Negara UEFA 2024–2025 diundi ke dalam empat jalur, yang masing-masing terdiri dari empat tim, dengan satu kali pertandingan semifinal dan satu pertandingan final pada setiap jalur. Seluruh pertandingan dimainkan pada Maret 2026.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Babak kedua dari Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona UEFA dikenal pula sebagai perebutan tempat zona UEFA, diikuti enam belas tim dari babak pertama yang memperebutkan empat tempat terakhir untuk lolos bersama dua belas juara grup ke putaran final Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Dua belas tim peringkat kedua masing-masing grup pada babak pertama dan empat tim terbaik berdasarkan peringkat umum sementara Liga Negara UEFA 2024–2025 diundi ke dalam empat jalur, yang masing-masing terdiri dari empat tim, dengan satu kali pertandingan semifinal dan satu pertandingan final pada setiap jalur. Seluruh pertandingan dimainkan pada Maret 2026.
Format kualifikasi babak kedua diumumkan Komite Eksekutif UEFA saat pertemuan di Nyon, Swiss pada 28 Juni 2023.[1] Babak kualifikasi kedua sebagian bergantung pada hasil Liga Negara UEFA 2024–2025, meskipun dalam skala yang lebih kecil dibandingkan dengan perebutan tempat babak grup pada kualifikasi Kejuaraan Eropa UEFA 2024.[2][3]
Dua belas tim peringkat kedua pada babak kualifikasi pertama (babak grup) bergabung dengan empat tim juara grup Liga Negara UEFA yang tidak lolos dari kualifikasi babak pertama melaui peringkat grup, berdasarkan peringkat umum sementara Liga Negara UEFA 2024–2025. Enam belas tim tersebut dibagi ke dalam empat jalur, yang masing-masing berisi empat tim. Setiap jalur menampilkan dua laga semifinal pertandingan tunggal pada 26 Maret, dan satu laga final pertandingan tunggal pada 31 Maret 2026. Pada semifinal, jadwal pertandingan setiap jalur akan ditentukan melalui undian setelah babak kualifikasi pertama selesai, menggunakan empat pot unggulan, dengan tim dari Pot 1 menjadi tuan rumah bagi tim dari Pot 4, dan tim dari Pot 2 menjadi tuan rumah bagi tim dari Pot 3. Tuan rumah laga final setiap jalur ditentukan melalui undian antara dua pasangan semifinal. Setiap pemenang final dari masing-masing jalur lolos ke Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.[4]
Seluruh pertandingan pada babak kualifikasi kedua dimainkan dalam sistem gugur pertandingan tunggal. Jika skor imbang pada akhir waktu normal, 30 menit perpanjangan waktu dimainkan dan penggantian pemain keenam dapat dilakukan. Adu penalti digunakan untuk menentukan pemenang jika skor tetap imbang.[5]
Enam belas tim lolos ke babak kedua. Seperti edisi sebelumnya, tim peserta babak ini tidak hanya ditentukan dari hasil babak pertama. Empat dari enam belas tempat diberikan untuk juara grup Liga Negara UEFA musim 2024–2025.
Dua belas tim peringkat kedua dari kualifikasi babak pertama lolos ke kualifikasi babak kedua.
| Grup | Tim peringkat kedua |
|---|---|
| A | |
| B | |
| C | |
| D | |
| E | |
| F | |
| G | |
| H | |
| I | |
| J | |
| K | |
| L |
Berdasarkan peringkat umum sementara Liga Negara UEFA 2024–2025,[6] empat tim juara grup Liga Negara UEFA terbaik yang tidak lolos dari kualifikasi babak pertama melaui peringkat grup lolos ke kualifikasi babak kedua. Jika kurang dari empat pemenang grup Liga Negara dapat dipilih, tempat yang tersisa dialokasikan ke tim terbaik yang tersisa pada peringkat sementara Liga Negara yang tidak lolos dari kualifikasi babak pertama melaui peringkat grup mereka.[4]
Pada awal babak kualifikasi, tabel berikut menunjukkan urutan tim yang berpotensi mendapat tempat masuk ke babak kualifikasi kedua berdasarkan peringkat umum sementara Liga Negara UEFA:[cat. 1]
| LNU | Per. | Tim | Grup | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Juara grup Liga Negara UEFA | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| A | 1 | E | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 2 | A | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 3 | F | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 4 | D | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| B | 17 | K | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 18 | I | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 19 | J | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 20 | L | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| C | 33 | H | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 34 | B | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 35 | J | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 36 | A | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| D | 49 | I | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 50 | H | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Keterangan
Pengundian untuk menentukan empat jalur pada babak kualifikasi kedua dilakukan pada 20 November 2025, pukul 13.00 CET, di markas besar FIFA, di Zurich, Swiss.[7] Enam belas tim yang lolos dari babak kualifikasi pertama dibagi ke dalam empat pot yang masing-masing berisi empat tim. Dua belas tim peringkat kedua dari babak kualifikasi pertama ditempatkan pada Pot 1 hingga 3 (diurutkan berdasarkan Peringkat Dunia FIFA per November 2025), sementara empat tim yang lolos melalui Liga Negara UEFA secara otomatis ditempatkan di Pot 4.[4]
Jalur pada babak kualifikasi kedua disusun sebagai berikut:[4][8]
Undian untuk babak semifinal akan dimulai dari Pot 1 dan diakhiri dengan Pot 4. Tim-tim akan diundi dan dibagi ke semifinal pertama yang tersedia (dengan mempertimbangkan pasangan pertandingan yang dilarang) secara berurutan berdasarkan nomor, sebagai berikut:
Pengundian untuk tuan rumah final dilakukan segera setelah pengundian semifinal, dengan Final A, B, C, dan D masing-masing memilih salah satu semifinalis sebagai tuan rumah.
Tidak ada pembatasan yang diterapkan pada undian setelah pasangan pertandingan yang dilarang oleh UEFA karena alasan politik tidak dapat terjadi.[cat. 2]
Penempatan unggulan untuk pengundian semifinal adalah sebagai berikut.[8] Peringkat Dunia FIFA per 20 November 2025 ditunjukkan dalam tanda kurung,[9] dengan tambahan peringkat umum sementara Liga Negara UEFA 2024–2025 khusus untuk Pot 4.
| Unggulan | Non-unggulan | ||
|---|---|---|---|
| Pot 1 | Pot 2 | Pot 3 | Pot 4 (LN) |
|
| ||
Pertandingan semifinal dimainkan pada 26 Maret, sementara pertandingan final dimainkan pada 31 Maret 2026.[11] Tuan rumah pertandingan semifinal dan calon tuan rumah pertandingan final harus mengumumkan tempat pertandingan mereka paling lambat pada 19 Desember 2025.[12] Sebagai bagian dari penjadwalan UEFA, tim yang kalah pada pertandingan semifinal dari masing-masing jalur akan bermain satu sama lain dalam pertandingan persahabatan pada hari pertandingan final.[8]
Zona waktu yang dicantumkan adalah CET/CEST,[cat. 3] seperti yang digunakan UEFA (waktu setempat, jika berbeda ditandai dengan tanda kurung).
| Semifinal | Final | |||||
| 26 Maret 2026 – Cardiff | ||||||
| 1 (2) | ||||||
| 31 Maret 2026 – Zenica | ||||||
| 1 (4) | ||||||
| 1 (4) | ||||||
| 26 Maret 2026 – Bergamo | ||||||
| 1 (1) | ||||||
| 2 | ||||||
| 0 | ||||||
| Tim kandang | Hasil | Tim tandang |
|---|---|---|
| Semifinal | ||
| Italia | 2–0 | |
| Wales | 1–1 (2–4 a.p.) | |
| Final | ||
| Bosnia dan Herzegovina | 1–1 (4–1 a.p.) | |
| Wales | 1–1 (p.w.) | |
|---|---|---|
| D. James |
Laporan (FIFA) Laporan (UEFA) |
Džeko |
| Adu penalti | ||
| 4–2 | ||
| Bosnia dan Herzegovina | 1–1 (p.w.) | |
|---|---|---|
| Tabaković |
Laporan (FIFA) Laporan (UEFA) |
Kean |
| Adu penalti | ||
| 4–1 | ||
| Semifinal | Final | |||||
| 26 Maret 2026 – Valensia | ||||||
| 1 | ||||||
| 31 Maret 2026 – Solna | ||||||
| 3 | ||||||
| 3 | ||||||
| 26 Maret 2026 – Warsawa | ||||||
| 2 | ||||||
| 2 | ||||||
| 1 | ||||||
| Tim kandang | Hasil | Tim tandang |
|---|---|---|
| Semifinal | ||
| Ukraina | 1–3 | |
| Polandia | 2–1 | |
| Final | ||
| Swedia | 3–2 | |
| Ukraina | 1–3 | |
|---|---|---|
| Ponomarenko |
Laporan (FIFA) Laporan (UEFA) |
Gyökeres |
| Polandia | 2–1 | |
|---|---|---|
|
(Laporan FIFA) Laporan (UEFA) |
Hoxha |
| Swedia | 3–2 | |
|---|---|---|
|
Laporan (FIFA) Laporan (UEFA) |
| Semifinal | Final | |||||
| 26 Maret 2026 – Bratislava | ||||||
| 3 | ||||||
| 31 Maret 2026 – Pristina | ||||||
| 4 | ||||||
| 0 | ||||||
| 26 Maret 2026 – Istanbul | ||||||
| 1 | ||||||
| 1 | ||||||
| 0 | ||||||
| Tim kandang | Hasil | Tim tandang |
|---|---|---|
| Semifinal | ||
| Turki | 1–0 | |
| Slowakia | 3–4 | |
| Final | ||
| Kosovo | 0–1 | |
| Turki | 1–0 | |
|---|---|---|
| Kadıoğlu |
Laporan (FIFA) Laporan (UEFA) |
| Semifinal | Final | |||||
| 26 Maret 2026 – Praha | ||||||
| 2 (4) | ||||||
| 31 Maret 2026 – Praha | ||||||
| 2 (3) | ||||||
| 2 (3) | ||||||
| 26 Maret 2026 – Kopenhagen | ||||||
| 2 (1) | ||||||
| 4 | ||||||
| 0 | ||||||
| Tim kandang | Hasil | Tim tandang |
|---|---|---|
| Semifinal | ||
| Denmark | 4–0 | |
| Ceko | 2–2 (4–3 a.p.) | |
| Final | ||
| Ceko | 2–2 (3–1 a.p.) | |
| Ceko | 2–2 (p.w.) | |
|---|---|---|
| Laporan (FIFA) Laporan (UEFA) |
||
| Adu penalti | ||
| 3–1 | ||
Sebanyak 39 gol telah dicetak pada 12 pertandingan, dengan rata-rata 3,25 gol per pertandingan.
4 gol
2 gol
1 gol
1 gol bunuh diri
Seorang pemain secara otomatis ditangguhkan untuk tampil pada pertandingan berikutnya karena pelanggaran berikut:[5]
Kartu kuning yang diterima selama babak kualifikasi pertama akan kadaluwarsa sebelum babak kualifikasi kedua, sehingga mencegah sanksi penangguhan penampilan pada final babak kualifikasi kedua akibat kartu kuning yang diterima pada semifinal. Namun, sanksi penangguhan akibat akumulasi kartu kuning pada babak kualifikasi pertama tetap akan dibawa ke semifinal babak kualifikasi kedua.[4]
Hukuman penangguhan berikut ini dijalani selama pertandingan kualifikasi babak kedua:
| Tim | Pemain | Pelanggaran | Ditangguhkan untuk pertandingan |
|---|---|---|---|
| Joachim Andersen | vs. Makedonia Utara (26 Maret 2026) | ||
| Rasmus Kristensen | |||
| Tihomir Kostadinov | vs. Denmark (26 Maret 2025) | ||
| Nicola Zalewski | vs. Albania (26 Maret 2026) | ||
| Festy Ebosele | vs. Ceko (26 Maret 2026) | ||
| Liam Scales | |||
| Denis Drăguș | vs. Turki (26 Maret 2025)[18] | ||
| Yukhym Konoplya | vs. Swedia (26 Maret 2026) | ||
| Ruslan Malinovskyi |