Konsonan tak desis gesek bibir-gigi nirsuara dan dilepaskan sebagai konsonan desis bibir-gigi nirsuara.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Konsonan tak desis gesek bibir-gigi nirsuara | |
|---|---|
| p̪f | |
| Sampel suara | |
Konsonan tak desis gesek bibir-gigi nirsuara ([p̪͡f] merupakan sebuah konsonan gesek yang langka dalam Alfabet Fonetik Internasional dan diinisiasikan sebagai konsonan hentian bibir-gigi) [p̪] dan dilepaskan sebagai konsonan desis bibir-gigi nirsuara [f].
Konsonan gesek ini contohnya terdapat pada dialek XiNkuna dari bahasa Tsonga, seperti [tiɱp̪͡fuβu] "Kuda nil (jamak)" dan juga dalam bentuk berhembus, seperti [ɱp̪͡fʰuka]}} "jarak" (sedangkan [ɱfutsu] adalah "penyu", yang menunjukkan bahwa hentian ini tidaklah epentetik), dan juga terdapat konsonan tak desis gesek bibir-gigi bersuara, [b̪͡v], seperti dalam [ʃileb̪͡vu] "dagu" dalam bahasa Ini. Tidak ada konsonan desis bibir-gigi nirsuara [f] dalam dialek ini, hanya berupa konsonan desis dwibibir nirsuara [ɸ]
Terdapat suara yang hampir serupa dalam Bahasa Jerman dengan /p͡f/, yakni Pfeffer /ˈp͡fɛfɐ/ ('merica') dan Apfel /ˈap͡fəl/ ('apel'). Konsonan ini secara fonotaktik tidak terjadi setelah vokal panjang, diftong, atau /l/. Konsonan ini beragam penuturannya, dari konsonan gesek bibir-gigi murni yang dimulai dengan bagian dwibibir, tetapi kemudia bibir bawah sedikit ditarik kebelakang untuk menghasilkan frikatif.
Konsonan ini juga biasanya terjadi dalam bahasa Inggris di mana jika suatu suku kata berakhiran dengan "p" bertemu dengan suku kata dengan awalan "f", seperti dalam helpful /ˈhɛlp.fʊl/, /ˈhɛlp.fəl/ ('senang menolong').
Konsonan ini tidak terdapat pada kotak fonem bahasa Indonesia.
Karakteristik konsonan dari konsonan tak desis gesek bibir-gigi nirsuara adalah:
| Bahasa | Kata | IPA | Arti | Catatan | |
|---|---|---|---|---|---|
| Bahasa Inggris | Beberapa pembicara | helpful|[ˈhɛɫp̚ˌp̪͡fəɫ] | 'helpful' | Terjadi untuk beberapa pembicara dalam gugus konsonan /pf/ | |
| dalamfo | [ˈɪɱˌp̪͡fəʊ̯] | 'info' | Alofon /f/ setelah konsonan nasal untuk beberapa penutur sebagai bentuk epenthesis; biasanya terjadi selama berbicara cepat dan santai. | ||
| Jerman | Standar[1] | Pfirsichecode: de is deprecated | [ˈp͡fɪɐ̯zɪçə] | 'persik' | Bilabial-labiodental. [1] Muncul sebagai refleks /p/ pada Pergeseran bunyi Jerman Tinggi abad ke-8.[2] Lihat Fonologi bahasa Jerman Standar |
| Dialek Swiss[3][4] | Soipfecode: gsw is deprecated | [ˈz̥oi̯p͡fə] | 'sabun' | Bilabial-labiodental. Contoh kata berasal dari dialek Zurich. | |
| Italia | Beberapa dialek tengah-selatan[5] | infatticode: it is deprecated | [iɱˈp̪͡fät̪̚t̪i] | 'memang' | Labiodental, alofon /f/ setelah nasal.[5] Lihat fonologi Italia |
| Luksemburg[6] | Kampfcode: lb is deprecated | [ˈkʰɑmp͡f] | 'bertarung' | Hanya muncul dalam kata pinjaman bahasa Jerman.[6] Lihat fonologi bahasa Luksemburg | |
| Ngiti[7] | pfɔ̀mvɔcode: niy is deprecated | [p̪͡fɔ̀ɱ(b̪)vɔ̄] | 'roh air' | Lebih jarang [p͡ɸ][8] | |
| Kinyarwanda | gupfundikira | [gup̪͡fu:ndiciɾa] | 'untuk menutup, segel' | ||
| Mandarin | Dialek Xi'an | 猪/豬 zhūcode: zh is deprecated | [p̪͡fú²¹] | 'babi' | Dari labialisasi perhentian tarik belakang di Tionghoa Tengah |
| Bahasa Slovenia | pfenigcode: sl is deprecated | [ˈp̪féːnìk] | 'pfennig' | Jarang terjadi, kebanyakan dalam kata pinjaman Jerman. Lihat fonologi bahasa Slovenia | |
| Sopvoma[9] | ōpfǒcode: nbi is deprecated | [o̞˧p̪͡fo̞˦] | 'ayah' | Penghembusan menjadi [p̪͡fʰ] dalam beberapa kata, dalam variasi bebas. "ǒ" mewakili nada "Tengah yang Lebih Tinggi" antara nada Tengah dan Tengah Rendah yang ditemukan di beberapa penutur. | |
| Tsonga | Dialek XiNkuna | timpfuvu | [tiɱp̪͡fuβu] | 'hippopotami' | Kontras dengan bentuk berhembus. |
| IPA: Konsonan tekanan paru-paru | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Dalam satu sel tabel, simbol-simbol di sebelah kanan adalah bersuara, di sebelah kiri adalah tidak bersuara atau nirsuara. Petak-petak yang digelapkan menandakan penyebutan yang dianggap mustahil. | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||