Keturunan Ali bin Abi Thalib sering pula disebut dengan Alawiyin atau Alawiyah. Setelah meninggalnya Fatimah binti Muhammad, Ali memiliki delapan orang istri dan memiliki keseluruhan 36 orang anak. Dua anak laki-lakinya yang terkenal, lahir dari putri Nabi Muhammad, Fatimah, adalah Hasan dan Husain.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Keturunan Ali bin Abi Thalib (bahasa Arab: أبناء علي بن أبي طالبcode: ar is deprecated ) sering pula disebut dengan Alawiyin atau Alawiyah (istilah ini berbeda dengan Ba'alwi dari Yaman). Setelah meninggalnya Fatimah binti Muhammad, Ali memiliki delapan orang istri[1] dan memiliki keseluruhan 36 orang anak. Dua anak laki-lakinya yang terkenal, lahir dari putri Nabi Muhammad, Fatimah, adalah Hasan dan Husain.
Keturunan Ali melalui Fatimah dikenal dengan Syarif atau Sayyid, yang merupakan gelar kehormatan dalam Bahasa Arab, Syarif berarti bangsawan dan Sayyed berarti tuan. Sebagai keturunan langsung dari Muhammad, mereka dihormati oleh Sunni dan Syi'ah.
Ali menikah dengan Fatimah binti Muhammad, putri Nabi Muhammad, yang melahirkan anak-anak yang bernama Hasan, Husain, Muhsin, Zainab al-Kubra, dan Ummu Kultsum al-Kubra.[2][3]
Ali menikah dengan Umamah binti Abi al-Ash, putri dari Abu al-Ash bin ar-Rabi', yang memberinya putra yang bernama Muhammad al-Ausath bin Ali.[2]
Ali menikah dengan Ummul Banin binti Hizam, seorang perempuan yang berasal dari suku Bani Kilab.[4] Mereka memiliki 4 anak laki-laki yang semuanya dibunuh bersama saudara mereka, Husain bin Ali, di Pertempuran Karbala, yaitu:[5]
Ali menikah dengan Laila binti Mas'ud yang berasal dari suku Bani Tamim memberinya dua putra yang bernama Ubaidillah bin Ali dan Abu Bakar bin Ali.[2]
Ali menikah dengan Khaulah binti Ja'far al-Hanafiyah dari Bani Hanifah melahirkan putranya yang bernama Muhammad al-Akbar bin Ali atau lebih dikenal dengan Muhammad bin al-Hanafiyah.[3][6]
Pernikahan Ash-Shahba' binti Rabi'ah, seorang perempuan dari Bani Taghlib, dengan Ali memberi mereka anak-anak yang bernama Umar bin Ali dan Ruqayyah binti Ali.[3][5]
Asma' binti Umais merupakan seorang perempuan yang berasal dari suku Khats'am. Asma' menikah pertama kali dengan Ja'far bin Abi Thalib dan memiliki anak-anak yang bernama Abdullah, Muhammad, dan Aun. Setelah meninggalnya Ja'far, ia menikah dengan Abu Bakar ash-Shiddiq dan memiliki seorang anak, yang kemudian menjadi anak angkat dari Ali bin Abi Thalib, yang bernama Muhammad bin Abu Bakar.[7][8]
Setelah meninggalnya Abu Bakar, Asma' binti Umais kemudian menikah dengan Ali bin Abi Thalib, dan memiliki dua anak laki-laki, yaitu Yahya bin Ali dan Aun bin Ali.[2][8]
Ali menikah dengan Ummu Sa'id binti Urwah, putri Urwah bin Mas'ud, dan dikaruniai dua putri yang bernama Ummu al-Hasan dan Ramlah al-Kubra.[2]
Ali menikah dengan Muhayyah binti Imru' al-Qais dari suku Bani Kalb dan melahirkan Ummu Ya'la yang meninggal saat masih muda.[9][10]
Ali menikah dengan ummahatil aulad atau budak-selir yang melahirkan anak-anak yang bernama Muhammad al-Ashghar bin Ali, Ummu Hani, Maimunah, Zainab ash-Shugra, Ramlah ash-Shugra, Ummu Kultsum ash-Shugra, Fatimah, Umamah, Khadijah, Ummu al-Kiram, Ummu Salamah, Ummu Ja'far, Jumanah, dan Nafisah.[2]
| Anak laki-laki | Anak perempuan |
|---|---|
| Hasan | Zainab al-Kubra |
| Husain | Ummu Kultsum al-Kubra |
| Muhsin | Ruqayyah |
| Muhammad al-Ausath | Ummu al-Hasan |
| Al-Abbas | Ramlah al-Kubra |
| Utsman | Ummu Ya'la |
| Ja'far | Ummu Hani |
| Abdullah | Maimunah |
| Ubaidillah | Zainab ash-Shugra |
| Abu Bakar | Ramlah ash-Shugra |
| Muhammad al-Hanafiyah | Ummu Kultsum ash-Shugra |
| Umar | Fatimah |
| Yahya | Umamah |
| Aun | Khadijah |
| Muhammad al-Ashghar | Ummu al-Kiram |
| — | Ummu Salamah |
| — | Ummu Ja'far |
| — | Jumanah |
| — | Nafisah |