Muhammad bin Ali bin Abi Thalib, dikenal dengan nama Muhammad al-Asghar bin Ali, adalah putra dari Ali bin Abi Thalib dan ibunya adalah budak-selir. Tidak banyak diketahui tentang biografinya. Ia dijuluki al-Asghar untuk membedakan dari saudaranya yang juga bernama Muhammad yaitu Muhammad al-Akbar dan Muhammad al-Ausath. Muhammad al-Asghar turut serta bersama saudara seayahnya, al-Husain bin Ali, di Karbala dan terbunuh bersamanya. Seorang laki-laki dari Bani Aban bin Darim memanah Muhammad lalu membunuhnya dan memenggal kepalanya kemudian membawanya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Muhammad al-Asghar bin Ali | |
|---|---|
| Nama asal | محمد الأصغر بن عليcode: ar is deprecated |
| Meninggal | 680 Karbala |
| Sebab meninggal | Terbunuh dalam Pertempuran Karbala |
| Nama lain | Muhammad al-Asghar[1] |
| Orang tua |
|
Muhammad bin Ali bin Abi Thalib (bahasa Arab: مُحَمَّد بن عَلِيّ بن أَبِي طَالِبٍcode: ar is deprecated ),[2] dikenal dengan nama Muhammad al-Asghar bin Ali (bahasa Arab: محمد الأصغر بن عليcode: ar is deprecated ), adalah putra dari Ali bin Abi Thalib dan ibunya adalah budak-selir (أم ولد).[3] Tidak banyak diketahui tentang biografinya. Ia dijuluki al-Asghar untuk membedakan dari saudaranya yang juga bernama Muhammad yaitu Muhammad al-Akbar (Muhammad bin al-Hanafiyah) dan Muhammad al-Ausath.[1] Muhammad al-Asghar turut serta bersama saudara seayahnya, al-Husain bin Ali, di Karbala dan terbunuh bersamanya.[3] Seorang laki-laki dari Bani Aban bin Darim (salah satu cabang suku Bani Tamim[4]) memanah Muhammad lalu membunuhnya dan memenggal kepalanya kemudian membawanya.[2]