Kereta rel listrik JR Hokkaido seri 737 adalah jenis kereta rel listrik AC (KRL) yang dioperasikan oleh Perusahaan Kereta Api Hokkaido pada layanan kereta pinggiran kota di wilayah Sapporo di Hokkaido, Jepang sejak tanggal 1 Juni 2012. Kereta ini menggantikan armada KRD seri KiHa 143 yang beroperasi di Jalur Utama Muroran. Rangkaian kereta ini menandai kembalinya layanan KRL lokal di Jalur Utama Muroran sejak penghentian layanan seri 721 pada Oktober 2012.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| KRL JR Hokkaido seri 737 | |
|---|---|
Seri 737, Augustus 2025 | |
| Beroperasi | 20 Mei 2023–sekarang |
| Produsen | Hitachi |
| Dirakit di | Kudamatsu |
| Digantikan | KiHa seri 143, seri 721 |
| Konstruksi | 2022-2023 |
| Jml. sudah diproduksi | 26 kereta (13 rangkaian) |
| Formasi | 2 kereta per rangkaian |
| Nomor armada | C-1-13 |
| Kapasitas | 269 (93 tempat duduk) per rangkaian |
| Operator | JR Hokkaido |
| Depo | Sapporo |
| Jalur dilayani | Jalur Utama Muroran, Jalur Utama Muroran |
| Data teknis | |
| Konstruksi bodi | Aluminium |
| Kelajuan maksimum | 120 km/h (75 mph) |
| Penangkap arus | Listrik aliran atas |
| Sistem keselamatan | ATS-DN |
| Lebar sepur | 1.067 mm (3 ft 6 in) |
Kereta rel listrik JR Hokkaido seri 737 (737系code: ja is deprecated ) adalah jenis kereta rel listrik AC (KRL) yang dioperasikan oleh Perusahaan Kereta Api Hokkaido (JR Hokkaido) pada layanan kereta pinggiran kota di wilayah Sapporo di Hokkaido, Jepang sejak tanggal 1 Juni 2012. Kereta ini menggantikan armada KRD seri KiHa 143 yang beroperasi di Jalur Utama Muroran. Rangkaian kereta ini menandai kembalinya layanan KRL lokal di Jalur Utama Muroran sejak penghentian layanan seri 721 pada Oktober 2012.[1]
Seri 737 adalah jenis kereta komuter pertama yang dioperasikan oleh JR Hokkaido yang memungkinkan pengoperasian satu orang.[2][3]
Seri 737 adalah kereta api produksi berbadan aluminium pertama yang dioperasikan oleh JR Hokkaido (bagian depan terbuat dari baja). Penggunaannya mengikuti pengembangan seri 735 (diperkenalkan pada tahun 2012), yang dikembangkan untuk menguji kesesuaian bodi aluminium dalam kondisi cuaca dingin. Penghematan berat yang dihasilkan oleh aluminium juga dipertimbangkan, karena peralatan yang dibutuhkan untuk mendukung pengoperasian hanya oleh pengemudi akan menyebabkan peningkatan berat yang signifikan.[4]
Rangkaian tersebut dicat dengan corak merah muda terang yang terinspirasi oleh bunga sakura; bagian depannya dicat hitam, dengan aksen hijau dan kuning.[5]
Di bagian dalam, rangkaian kereta menggunakan susunan tempat duduk memanjang di seluruh bagian. Kursi-kursi tersebut dilapisi dengan kain moquette berwarna ungu dengan motif titik-titik, yang menurut JR Hokkaido terinspirasi oleh bunga-bunga yang mekar di wilayah Hokkaido. Gerbong 2 dilengkapi toilet. Tinggi lantainya 19 sentimeter (7,5 in) lebih rendah daripada gerbong kereta KiHa 143 sebelumnya.[5]
Rangkaian kereta seri 737 beroperasi antara stasiun Tomakomai dan Muroran di Jalur Utama Muroran, menggantikan armada KRD KiHa seri 143[6][7] dan menggantikan beberapa KRDE seri H100,[8] yang juga direncanakan untuk menggantikan semua kereta lokal di Jalur Furano.[9]
Seri 737 juga mulai beroperasi di Jalur Utama Hakodate (Iwamizawa – Asahikawa) mulai 16 Maret 2024, dengan seri ini bersamaan dengan KRDE seri H100 menggantikan KRL seri 721 yang lebih tua dan kereta diesel lainnya yang sebelumnya beroperasi di bagian ini.[10]
Semua rangkaian berbasis di depo Sapporo.[8]
Dua rangkaian pertama, C-1 dan C-2, dikirim pada November 2022. Rangkaian tersebut diproduksi oleh Hitachi di fasilitas Kasado.[11] Pelatihan berlangsung pada bulan Januari dan Februari 2023.[12] Pada April 2023, tujuh rangkaian telah dibangun.[4] Enam rangkaian terakhir, C-8 hingga C-13, dikirim pada Mei 2023.[13]
Seri 737 mulai beroperasi secara komersial sejak 20 Mei 2023.[14][15][16]
Semua rangkaian kereta akan terdiri dari 2 gerbong dengan kecepatan maksimum 120 km/h (75 mph).
Kapasitasnya tercantum sebanyak 269 penumpang per rangkaian kereta, di mana 93 di antaranya kursi.