Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Kemenyan sumatra

Kemenyan sumatra, kemenyan jawa, atau secara umum disebut kemenyan adalah getah (eksudat) kering, atau lebih tepatnya resin, yang dihasilkan dengan menoreh batang pohon kemenyan. Resin ini merupakan salah satu bahan baku yang penting untuk industri farmasi, wewangian, termasuk pula untuk industri rokok.

olahan resin (getah) pohon kemenyan
Diperbarui 16 Agustus 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Kemenyan sumatra
Kemenyan, seperti yang dijual di Gombong, Jawa Tengah
Penjual kemenyan di Tapanuli di masa Hindia Belanda

Kemenyan sumatra, kemenyan jawa, atau secara umum disebut kemenyan adalah getah (eksudat) kering, atau lebih tepatnya resin, yang dihasilkan dengan menoreh batang pohon kemenyan (Styrax spp., suku Styracaceae; khususnya S. benzoin Dryand. dan S. paralleloneurus Perkins). Resin ini merupakan salah satu bahan baku yang penting untuk industri farmasi, wewangian, termasuk pula untuk industri rokok.

Nama-nama lokalnya di antaranya adalah haminjon (Bat.), kumayan (Mink.), menyan (Sd., Jw.) dan lain-lain.[1]: 112  Di Malaysia juga disebut kemenyan atau kemayan; di Thailand dikenal sebagai kamyan atau kumyan; sementara di Laos dinamai kam nhan, nyan atau yan. Dalam bahasa Inggris, resin ini disebut benzoin, Sumatra benzoin, gum benzoin, gum benjamin, dan juga storax.[1][2]

Pengertian

Dalam farmakologi, kemenyan (sumatra) didefinisikan sebagai resin yang kering berupa keping-keping putih atau keputihan, yang terbenam dalam massa coklat bening keabuan atau kemerahan, keras namun rapuh, dan berbau harum enak.[3]: 207 

Kegunaan

Kemenyan digunakan secara luas dalam industri farmasi, wewangian (dalam bentuk dupa dan juga parfum), serta citarasa dalam penganan (kue-kue dan cokelat) dan rokok.[1] Secara tradisional, kemenyan digunakan sebagai campuran dupa dalam kegiatan spiritual, yakni sebagai bagian penting dari dari sesajen.[4] Penggunaan lainnya adalah sebagai bahan campuran dalam industri rokok klembak menyan, khususnya di Jawa Tengah[4] di wilayah budaya Banyumasan. Dalam jumlah terbatas, kemenyan juga digunakan secara langsung dalam pengobatan tradisional.[1]

Kandungan

Resin kemenyan baru dihasilkan oleh pepagan apabila batang mengalami infeksi oleh fungi (jamur) tertentu. Resinnya terutama mengandung asam benzoat dan turunannya, seperti lubanolbenzoat, sumaresinol, vanilin, stirol (bukan sterol!), benzaldehida, benzilsinamat, dan fenilpropilsinamat.[3]

Perdagangan

Kemenyan sumatra merupakan salah satu komoditas ekspor paling awal, yang diperniagakan semenjak abad ke-8 dari wilayah Nusantara.[1] Hingga awal abad ke-20, resin ini terutama diperdagangkan ke luar negeri dari pelabuhan-pelabuhan di Pulau Sumatra seperti dari Padang, Belawan, Barus, Sibolga, dan Palembang. Meski demikian, pada tahun-tahun itu pengiriman terbanyak adalah menuju industri di Pulau Jawa.[4] Produsen terbanyak adalah wilayah Tapanuli dan Sumatera Selatan, khususnya di sekitar Palembang;[4] akan tetapi semenjak akhir tahun 1920-an tanaman kemenyan di wilayah Palembang berangsur-angsur digantikan dengan tanaman karet (Hevea brasiliensis) sehingga akhirnya kemenyan menghilang dari daerah ini.[1]

Hingga sekarang, kemenyan jenis ini hanya dihasilkan dari wilayah Indonesia, dan mendominasi perdagangan kemenyan di dunia,[1] meskipun sesungguhnya S. benzoin didapati pula tumbuh secara alami di Semenanjung Malaya, Asia Tenggara daratan hingga ke Bangladesh.[5]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Hoesen, D.S.H. (2000). "Styrax L.". in E. Boer & A.B. Ella (eds.) Plant Resources of South-East Asia, no 18 (Plants producing exudates): 112-119. Leiden: Backhuys Publisher.
  2. ↑ FAO: Description of gum benzoin, diakses tgl. 05/xi/2024.
  3. 1 2 Sutrisno, R.B. (1974). Ihtisar Farmakognosi, edisi IV. Jakarta: Pharmascience Pacific.
  4. 1 2 3 4 Heyne, K. (1987). Tumbuhan Berguna Indonesia, jil. 3: 1608. Jakarta: Badan Litbang Kehutanan, Departemen Kehutanan. (versi berbahasa Belanda -1916- III: 43.).
  5. ↑ POWO: Styrax benzoin Dryand., diakses tgl. 04/xi/2024.

Pranala luar

  • Henriette's Herbal: Benzoinum (U. S. P.)—Benzoin
  • l
  • b
  • s
Hasil hutan non-kayu
Hewan dan Produk hewan
  • Rambut hewan
  • Madu
  • Hewan buruan
Buah buni dan Buah pohon
  • Huckleberry
  • Bluberi
  • Garcinia gummi-gutta
Sayuran dan akar
  • Jamur
    • chantarelle
    • matsutake
    • morels
  • Paku
  • Madhuca longifolia
  • Sagu
    • enau
    • gebang
    • rumbia
  • Sassafras
    • root beer
  • Ginseng
Buah geluk dan rempah-rempah
  • Pimenta dioica
  • Daun salam
  • Pinang
  • Lada
  • Kacang brasil
  • Kayu manis
  • Cengkih
  • Sterculia lychnophora
  • Pala
  • Kacang pinus
  • Vanila
Minyak nabati dan malam
  • Copernicia prunifera
  • Lemak kakao
  • Eukaliptol
  • Minyak kayu putih
  • Madhuca longifolia
  • Minyak sawit
    • Minyak inti kelapa sawit
  • Vitellaria paradoxa
  • Melaleuca alternifolia'
Ekstraksi resin
  • Kemenyan sumatra
  • Birch-tar
  • Kapur barus
  • Kreosot
  • Kemenyan arab
  • Garcinia gummi-gutta
  • Pistacia lentiscus
  • Myrrh
  • Tar pinus
  • Pitch
  • Gondorukem
  • Terpentin
  • Pernis
Getah, gom, lateks.
  • Birch syrup
  • Chicle
    • chewing gum
  • Gom arab
  • Getah perca
  • Kino
  • Sirup mapel
  • Gula kelapa
  • Nira/Tuak
    • akpeteshie
    • ogogoro
  • Karet
Lainnya
  • Kulit kayu Birch
    • Bir Birch
  • Gabus
  • Paku
  • Pakan
  • Gambir
  • Kina
  • Lumut daun
  • Pewarna alami
    • jernang
    • pacar kuku
  • Gambut
  • Rotan
  • Lak
  • Genus bertan-bertanan
  • Daun Diospyros melanoxylon
  • Kulit kayu Dedalu

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Pengertian
  2. Kegunaan
  3. Kandungan
  4. Perdagangan
  5. Referensi
  6. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026