Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Terpentin

Terpentin adalah cairan lengket berwarna kuning muda hingga coklat yang diperoleh dari olahan getah berbagai pohon pinus. Di Indonesia, getah tersebut diperoleh dari pohon tusam. berbentuk cairan lengket berwarna kekuningan berbau balsem. Getah tersebut bila disuling akan menghasilkan minyak atsiri dan juga dapat menghasilkan residu lain, misalnya resin. Cara umum di Indonesia untuk memisahkan minyak terpentin dan gondorukem ialah dengan cara distilasi uap (disuling), yaitu dengan cara mengeluarkan minyak terpentin bersama uap air, sisanya itulah yang disebut gondorukem.

Wikipedia article
Diperbarui 10 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Terpentin
Sebuah Kartu Pos tahun 1912 dengan gambar panen getah pinus untuk industri terpentin.

Terpentin (Bahasa Inggris: turpentine) adalah cairan lengket berwarna kuning muda hingga coklat yang diperoleh dari olahan getah berbagai pohon pinus (P. halepensis, maritima, cembra, palustris, dan lainnya).[1][2] Di Indonesia, getah tersebut diperoleh dari pohon tusam (Pinaceae merkusii).[1] berbentuk cairan lengket berwarna kekuningan berbau balsem.[2] Getah tersebut bila disuling akan menghasilkan minyak atsiri (dicampur dengan air dalam proses penyulingan) dan juga dapat menghasilkan residu lain, misalnya resin.[2] Cara umum di Indonesia untuk memisahkan minyak terpentin dan gondorukem ialah dengan cara distilasi uap (disuling), yaitu dengan cara mengeluarkan minyak terpentin bersama uap air, sisanya itulah yang disebut gondorukem.[1]

Minyak terpentin dalam perdagangan cat sering disebut terpentin, mengandung sejumlah terpena (berupa pelarut baik untuk resin dan karet[1]) misalnya pinena, silvestrena, dan dipentena.[2] Terpentin Cina diperoleh dari Pistacia terebinthus.[2]

Di Indonesia, pohon pinus sebagai produsen getah terpentin dibudidayakan oleh pemerintah, bidang kehutanan.[1] Pohon pinus tersebut banyak dijumpai di daerah Aceh, Toba, dan Jawa Tengah.[1] Penyadapan pohon pinus juga dilakukan di bawah pengawasan pemerintah.[1] Manfaat terpentin banyak dipakai sebagai bahan pembuat cat minyak, resin atau gondorukem.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Indonesia)Franklin Book Programs, Ensiklopedi Umum. Yogyakarta: Kanisius, 1973, hal. 1098
  2. 1 2 3 4 5 (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 6 (SHI-VAJ). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 3520
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Nasional
  • Jepang

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Filsafat bahasa

pembelajaran, dan pemikiran. Gottlob Frege dan Bertrand Russell merupakan tokoh pentinnya. Kedua ahli dan penulis tersebut diikuti oleh Ludwig Wittgenstein (Tractatus

Paus Leo XIV

Paus Gereja Katolik Roma ke-267, Uskup Roma sekaligus Kepala Negara Vatikan

Pelarut

zat yang melarutkan zat terlarut

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026