Sebuah kecelakaan bus pariwisata terjadi pada tanggal 10 Maret 2021 di Tanjakan Cae, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Bus pariwisata Sri Padma Kencana yang membawa rombongan karya wisata dan ziarah SMP IT Al Muawwanah, Subang terjun ke sebuah jurang dan mengakibatkan total 29 jiwa meninggal dunia.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Topik artikel ini mungkin tidak memenuhi kriteria kelayakan umum. |
| Kecelakaan bus Sumedang 2021 | |
|---|---|
![]() Lokasi kecelakaan | |
| Rincian | |
| Tanggal | 10 Maret 2021 (2021-03-10) |
| Waktu | Sekitar pukul 18.30 WIB |
| Letak | Tanjakan Cae, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat |
| Koordinat | 6°58′55″S 108°05′42″E / 6.982°S 108.095°E / -6.982; 108.095[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Kecelakaan_bus_Sumedang_2021¶ms=6.982_S_108.095_E_type:event <span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">6°58′55″S</span> <span class=\"longitude\">108°05′42″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\"> / </span><span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">6.982°S 108.095°E</span><span style=\"display:none\"> / <span class=\"geo\">-6.982; 108.095</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwBw\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt7\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwCA\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwCQ\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Kecelakaan_bus_Sumedang_2021&params=6.982_S_108.095_E_type:event\" class=\"external text\" id=\"mwCg\"><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwCw\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwDA\"><span class=\"latitude\" id=\"mwDQ\">6°58′55″S</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwDg\">108°05′42″E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwDw\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEA\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwEQ\"></span></span><span class=\"geo-default\" id=\"mwEg\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwEw\">6.982°S 108.095°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwFA\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwFQ\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwFg\">-6.982; 108.095</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwFw\"/></span>"}' id="mwGA"/> |
| Negara | indonesia |
| Operator | Sri Padma Kencana |
| Pemilik | Sri Padma Kencana Holiday |
| Jenis kecelakaan | Kecelakaan bus masuk jurang |
| Penyebab | rem blong/hilang kendali |
| Statistik | |
| Bus | Sri Padma Kencana |
| Kendaraan | 1 |
| Penumpang | 66 |
| Kru | 2 |
| Meninggal dunia | 29 |
| Luka-luka | 37 |
Sebuah kecelakaan bus pariwisata terjadi pada tanggal 10 Maret 2021 di Tanjakan Cae, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Bus pariwisata Sri Padma Kencana yang membawa rombongan karya wisata dan ziarah SMP IT Al Muawwanah, Subang terjun ke sebuah jurang dan mengakibatkan total 29 jiwa meninggal dunia.[1]
Bus pariwisata Sri Padma Kencana bernomor polisi T 7591 TB yang disopiri oleh Yudiawan mengalami rem blong dan kehilangan kendali[2] ketika sedang melewati Tanjakan Cae, Sumedang dan bus itu kemudian terbanting sehingga akhirnya terperosok ke jurang yang ada di sebelah kiri jalan. Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Pol Kushariyanto, mengatakan bahwa "sopir banting setir ke kiri, dia sempat muter kena guard rail (pagar pengaman jalan), jadi dari kepala posisi di depan dia langsung menjadi terbalik," kontur jalan yang menurun serta menikung di duga menjadi penyebab sang sopir tidak bisa mengendalikan laju busnya.[3]
Selain itu, kondisi bus yang kelebihan muatan karena memuat 66 penumpang menjadi faktor lain bus tersebut mengalami kecelakaan.[4] Sang sopir juga di duga menggunakan aplikasi peta daring untuk mengendarai busnya, sementara jalur tersebut bukanlah diperuntukkan untuk kendaraan besar seperti bus.[5]
Total 29 orang meninggal dunia akibat kecelakaan ini, 27 orang di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian dan dua orang lainnya meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sumedang ketika sedang menjalani perawatan.[1][6] Sementara itu, korban luka-luka berjumlah 37 orang.[2]
Polisi menetapkan sopir bus tersebut yang bernama Yudiawan sebagai tersangka kecelakaan, tetapi karena ia juga turut meninggal dunia pada insiden ini maka polisi menghentikan penyidikan atas tersangka.[7]