Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ke-

Awalan ke- di dalam bahasa Indonesia berfungsi sebagai pembentuk nomina, numeralia, dan verba. Awalan "ke-" sebagai pembentuk kata kerja hanya digunakan pada ragam percakapan atau tidak resmi dan memiliki kesamaan makna dengan awalan "ter-", misalnya ketawa (tertawa) dan kepergok (terpergok). Awalan ke- tidak pernah mengalami perubahan bentuk.

Wikipedia article
Diperbarui 27 Desember 2022

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Awalan ke- di dalam bahasa Indonesia berfungsi sebagai pembentuk nomina, numeralia, dan verba. Awalan "ke-" sebagai pembentuk kata kerja hanya digunakan pada ragam percakapan atau tidak resmi dan memiliki kesamaan makna dengan awalan "ter-", misalnya ketawa (tertawa) dan kepergok (terpergok). Awalan ke- tidak pernah mengalami perubahan bentuk.

Kesalahan yang sering terjadi adalah kekeliruan penulisan ke- sebagai awalan yang harus ditulis serangkai dan penulisan di sebagai kata depan (preposisi) penunjuk tempat yang harus ditulis terpisah. Contohnya "ke depan" bukan "kedepan" dan "ke sana" bukan "kesana". Cara mudah untuk memisahkan fungsi keduanya adalah dengan melihat jenis kata yang terbentuk: Jika menjadi penunjuk tempat atau lokasi, itu berarti harus ditulis terpisah.

Selain itu penulisan awalan "ke-" juga tidak dipisah dengan tanda hubung apabila diikuti dengan kata numeralia, misalnya "kesepuluh", bukan "ke-sepuluh" atau "ke sepuluh". Sedangkan jika diikuti dengan bilangan angka, maka penulisannya dipisah dengan tanda hubung, misalnya "ke-10", bukan "ke 10" atau "ke10".

Makna awalan

Awalan ke- memiliki makna:

  1. yang mempunyai sifat atau ciri: ketua
  2. yang dituju dengan: kekasih; kehendak
  3. menyatakan kumpulan: kesepuluh (orang itu)
  4. menyatakan urutan: (orang) kesepuluh
  5. telah mengalami; menderita keadaan; menderita kejadian (dengan tidak sengaja atau dengan tiba-tiba): ketabrak; kepergok; ketemu (ragam percakapan)
  6. dapat atau sanggup: kebaca; keangkat (ragam percakapan)

Referensi

  • Hasan Alwi, dkk. (2002). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Edisi ke-3.
  • Pusat Bahasa (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia IV.
  • Zaenal Arifin dan Junaiyah H. Matanggui (2007). Morfologi: Bentuk, Makna, dan Fungsi.

Lihat pula

  • ke-an

Pranala luar

  • Blog Bahtera: Awalan[pranala nonaktif permanen]
  • l
  • b
  • s
Bahasa Indonesia
Tentang
  • Alfabet
  • Sejarah
  • Pengaruh
Ortografi
  • Alfabet
  • Angka
Huruf
  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
  • O
  • P
  • Q
  • R
  • S
  • T
  • U
  • V
  • W
  • X
  • Y
  • Z
Pembaruan ejaan
  • Ejaan Van Ophuijsen (1901–1947)
  • Ejaan Republik (1947–1972)
  • Ejaan Pembaharuan (1957, tak diberlakukan)
  • Ejaan Melindo (1959, batal diresmikan)
  • Ejaan Baru atau Ejaan LBK (1967–1972, cikal bakal EYD)
  • Ejaan yang Disempurnakan (1972–2015)
  • Ejaan Bahasa Indonesia (2015–2022)
  • Ejaan yang Disempurnakan (sejak 2022)
Ragam
  • Alay
  • Binan
  • Gado-gado
  • Gaul
  • Prokem
  • Peranakan
  • Lain-lain
Akademik
  • Literatur
  • Nama
  • Bahasa Belanda di Indonesia
  • BIPA
Tata bahasa
  • Fonologi
  • Tata bahasa
  • IPA
Otoritas
  • Kongres Bahasa Indonesia
  • Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
  • Kamus Besar Bahasa Indonesia
  • Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia
  • Tesaurus Alfabetis Bahasa Indonesia
  • Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia
  • UKBI
Awalan
  • ber-
  • ter-
  • me-
  • di-
  • ke-
  • pe-
  • per-
  • se-
  • ku-/kau-
  • bersi-
Sisipan
  • -el-
  • -em-
  • -er-
  • -in-
Akhiran
  • -lah
  • -kah
  • -tah
  • -pun
  • -an
  • -kan
  • -nya
  • -i
  • -da
  • -man
  • -wan
  • -wati

Untuk lanjutan, lihat Bahasa Indonesia#Awalan, akhiran, dan sisipan

Dasar hukum
  • Undang-Undang No. 24 Tahun 2009
  • Perpres No. 63 Tahun 2019
Penghargaan
  • Adibahasa
  • Duta Bahasa
  • Bulan Bahasa dan Sastra


Ikon rintisan

Artikel bertopik bahasa ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Makna awalan
  2. Referensi
  3. Lihat pula
  4. Pranala luar

Artikel Terkait

Joko Widodo

Presiden Indonesia ke-7 (2014–2024)

Soekarno

Presiden Indonesia ke-1 (1945–1967)

Soeharto

Penjabat Presiden Indonesia (1967–1968) & Presiden Indonesia ke-2 (1968–1998)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026