John Aloisi adalah seorang pelatih dan mantan pemain sepak bola profesional Australia, yang sekarang menjadi pelatih kepala dari klub Liga Super Tiongkok, Chengdu Rongcheng.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
|
Aloisi bersama Sydney FC pada 2008 | |||||||||||||||||||||||||||||||
| Informasi pribadi | |||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Nama lengkap | John Aloisi[1] | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Tanggal lahir | 5 Februari 1976 | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Tempat lahir | Adelaide, Australia | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Tinggi | 1,85 m (6 ft 1 in) | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Posisi bermain | Penyerang | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Informasi klub | |||||||||||||||||||||||||||||||
| Klub saat ini | Chengdu Rongcheng (pelatih kepala) | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Karier junior | |||||||||||||||||||||||||||||||
| Rostrevor College | |||||||||||||||||||||||||||||||
| Adelaide City | |||||||||||||||||||||||||||||||
| AIS | |||||||||||||||||||||||||||||||
| Karier senior* | |||||||||||||||||||||||||||||||
| Tahun | Tim | Tampil | (Gol) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 1991–1992 | Adelaide City | 21 | (8) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 1992–1993 | Standard Liège | 0 | (0) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 1993–1995 | Antwerp | 35 | (7) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 1995–1997 | Cremonese | 48 | (4) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 1997–1998 | Portsmouth | 60 | (26) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 1998–2001 | Coventry City | 42 | (10) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 2001–2005 | Osasuna | 121 | (28) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 2005–2007 | Alavés | 58 | (16) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 2007–2008 | Central Coast Mariners | 15 | (7) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 2008–2010 | Sydney FC | 40 | (12) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 2010–2011 | Melbourne Heart | 20 | (8) | ||||||||||||||||||||||||||||
| Total | 460 | (126) | |||||||||||||||||||||||||||||
| Tim nasional | |||||||||||||||||||||||||||||||
| 1992 | Australia U-20 | 6 | (1) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 2004 | Australia U-23 | 7 | (3) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 1997–2008 | Australia | 55 | (27) | ||||||||||||||||||||||||||||
| Kepelatihan | |||||||||||||||||||||||||||||||
| 2011–2012 | Melbourne Heart (junior) | ||||||||||||||||||||||||||||||
| 2012–2013 | Melbourne Heart | ||||||||||||||||||||||||||||||
| 2015–2018 | Brisbane Roar | ||||||||||||||||||||||||||||||
| 2021–2025 | Western United | ||||||||||||||||||||||||||||||
| 2026– | Chengdu Rongcheng | ||||||||||||||||||||||||||||||
Prestasi
| |||||||||||||||||||||||||||||||
| * Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik | |||||||||||||||||||||||||||||||
John Aloisi (lahir 5 Februari 1976) adalah seorang pelatih dan mantan pemain sepak bola profesional Australia, yang sekarang menjadi pelatih kepala dari klub Liga Super Tiongkok, Chengdu Rongcheng.
Dalam karier profesional yang berlangsung selama 20 musim, dia mencatat total 460 pertandingan liga dan 126 gol. Dia menjadi pemain Australia pertama yang pernah bermain dan mencetak gol di La Liga, Liga Utama Inggris, dan Serie A.[2]
Aloisi kembali ke Australia pada tahun 2007 dan bermain selama empat musim di A-League. Dia juga merupakan anggota penting tim nasional Australia selama lebih dari satu dekade dan mewakili negaranya di Piala Dunia FIFA 2006,[3] serta menjadi figur penting dalam tahap kualifikasi. Dia juga tampil untuk Socceroos di tiga edisi Piala Konfederasi FIFA.
Sebagai mantan penyerang, Aloisi dikenal sebagai pencetak gol oportunis yang mampu menahan bola dengan baik dan menciptakan peluang bagi rekan setimnya.[4]
Lahir di Adelaide, Australia Selatan, Aloisi menimba ilmu di Rostrevor College dan lulus pada tahun 1992.[5] Dia berangkat ke Eropa dari Adelaide City pada usia 16 tahun dan menandatangani kontrak dengan klub Belgia, Standard Liège. Dia tidak tampil dalam pertandingan liga untuk klub tersebut dan baru mendapat menit bermain di tim berikutnya, Royal Antwerp.
Pada November 1995, Aloisi menandatangani kontrak dengan klub Italia, US Cremonese. Pada 25 November 1995, hanya dua menit setelah masuk ke lapangan, dia mencetak gol dalam kemenangan kandang 2–1 melawan Calcio Padova, sehingga menjadi pemain asing termuda yang pernah mencetak gol dalam pertandingan Serie A.[6] Saat ia meninggalkan Lombardia, klub tersebut telah mengalami dua kali degradasi berturut-turut.
Aloisi datang ke sepak bola Inggris pada awal musim 1997–98 dengan menandatangani kontrak bersama Portsmouth di Divisi Pertama, di bawah kepemimpinan ketua klub yang juga manajer tim nasional Australia, Terry Venables. Dia mencetak 12 gol pada musim pertamanya di Inggris saat Portsmouth terhindar dari degradasi, dan meningkatkan jumlah tersebut menjadi 13 gol pada musim berikutnya.
Pada 17 Desember 1998, Aloisi pindah ke Liga Utama Inggris bersama Coventry City yang membayar £650.000 untuk jasanya.[7] Dia melakukan debut bersama Sky Blues dalam hasil imbang 1–1 melawan Derby County. Pada pertandingan berikutnya, dia mencetak gol setelah masuk sebagai pemain pengganti dalam hasil imbang 1–1 melawan Tottenham Hotspur
Aloisi mencetak dua gol dalam kemenangan 4–1 atas Aston Villa di Villa Park pada 27 Februari 1999, yang merupakan kemenangan tandang pertama Coventry di liga melawan rival mereka dari West Midlands. Saat menjadi starter pada pertandingan berikutnya melawan Charlton Athletic, dia mendapat kartu merah karena melakukan tindakan balasan setelah didorong dari belakang oleh Danny Mills, dan menerima larangan bermain tiga pertandingan.
Coventry terdegradasi pada akhir musim 2000–01 setelah 34 tahun bertahan di kasta tertinggi,[8] dengan Aloisi mencetak tiga gol dari delapan kali menjadi starter dan sepuluh kali tampil sebagai pemain pengganti. Dia juga mencetak hattrick melawan Preston North End di ajang Piala Liga Inggris dalam kemenangan kandang 4–1 (agregat 7–2). Pada bulan Juni 2001, dia diizinkan meninggalkan Highfield Road dan sempat hampir bergabung dengan Crystal Palace,[9] tetapi transfer tersebut tidak terwujud.
Pada tahun 2001, Aloisi pindah ke Spanyol dan bergabung dengan CA Osasuna. Dia mencetak sembilan gol dalam 30 pertandingan pada musim pertamanya di La Liga dan menjadi pemain reguler selama empat tahun bermain di Navarra. Pada 11 April 2004, dia bermain penuh selama 90 menit dalam kemenangan tandang 3–0 melawan Real Madrid,[10] dan pada 11 Juni tahun berikutnya dia mencetak gol di final Piala Raja Spanyol, menyamakan kedudukan sebelum akhirnya kalah 1–2 melalui perpanjangan waktu dari Real Betis.[11]
Setelah rencana kepindahannya ke Panathinaikos gagal,[12] Aloisi menandatangani kontrak dengan klub Spanyol lainnya, Deportivo Alavés, dengan status bebas transfer.[13] Dia mencetak sepuluh gol pada musim 2005–06, yang menjadi jumlah gol terbanyaknya selama bermain di Spanyol, namun tim dari Basque tersebut terdegradasi dari divisi teratas.
Pada 20 Oktober 2007, diumumkan bahwa Aloisi telah menandatangani kontrak dengan Central Coast Mariners untuk sisa musim 2007–08.[14] Dia menjalani debut di A-League pada 28 Oktober 2007, dalam kekalahan 2–3 melawan Sydney FC.[15]
Pada 3 Maret 2008, setelah gagal memperpanjang kontrak dengan Mariners, Aloisi menandatangani kontrak dua tahun dengan Sydney FC dengan nilai yang dilaporkan sebesar 1,4 juta dolar Australia per musim, menjadikannya pemain dengan bayaran tertinggi di Australia.[16] Dia menjalani debut sebagai pemain pengganti di babak kedua melawan Perth Glory dan mencetak gol pertamanya untuk Sydney dalam kemenangan mengejutkan 2–0 atas rival utama Melbourne Victory.
Pada 18 Februari 2009, Aloisi yang berusia 33 tahun sempat dikaitkan dengan kepindahan ke klub Tiongkok, Shanghai Shenhua. Namun dia akhirnya menolak tawaran tersebut dan memilih menjalani seluruh pramusim bersama Sydney FC di bawah pelatih baru Vítězslav Lavička.[17] Dia mencetak dua gol dalam pertandingan persahabatan melawan Newcastle United Jets[18] dan kemudian membalas kepercayaan tim dengan mencetak dua gol dalam kemenangan 3–2 atas North Queensland Fury di Townsville pada pertandingan pertama musim tersebut. Dia mengakhiri musim dengan membantu klub memenangkan gelar A-League Premiership dan Championship serta menjadi pemain Sydney pertama yang mencetak dua digit gol dalam satu musim.
Pada 29 Maret 2010, Melbourne Heart merekrut Aloisi dengan status bebas transfer.[19] Pada 12 Februari 2011, dia memainkan pertandingan terakhir dalam kariernya melawan mantan klubnya Sydney FC pada pertandingan terakhir musim A-League. Dia mencetak gol dalam pertandingan tersebut dan digantikan oleh Kristian Sarkies pada menit ke-83, disambut tepuk tangan meriah dari para penonton tuan rumah.[20][21]
Aloisi melakukan debutnya untuk tim nasional Australia pada tahun 1997. Pada tahun yang sama, dia juga terpilih masuk dalam skuad yang tampil di Piala Konfederasi FIFA. Dia mencetak gol dalam kemenangan 3–1 pada fase grup melawan Meksiko, saat Australia akhirnya menjadi runner-up turnamen tersebut.[22]
Aloisi mewakili Australia di Olimpiade Musim Panas 2004 sebagai salah satu dari tiga pemain senior, dimana dia mencetak tiga gol dengan Australia tersingkir di perempat final. Dia kemudian tampil di Piala Konfederasi FIFA 2005 dan finis sebagai pencetak gol terbanyak kedua di turnamen tersebut.
Pada 16 November 2005, Aloisi mencetak penalti penentu melawan Uruguay dalam play-off Piala Dunia FIFA 2006 setelah agregat berakhir 1–1. Gol tersebut memastikan Australia lolos ke Piala Dunia FIFA untuk pertama kalinya sejak tahun 1974.[3] Dia kemudian terpilih dalam skuad untuk putaran final di Jerman dan pada 12 Juni 2006,[23] dia mencetak gol ketiga dalam kemenangan fase grup 3–1 atas Jepang,[24] sehingga menjadi pemain Australia kedua yang mencetak gol di putaran final Piala Dunia FIFA setelah rekan setimnya, Tim Cahill.[2]
Pada 21 Juli 2007, Aloisi mencetak gol dalam pertandingan perempat final Piala Asia AFC 2007 melawan Jepang (1–1), sebelum Australia akhirnya tersingkir melalui adu penalti dalam partisipasi pertama mereka di turnamen tersebut.[25] Gol itu menjadi gol internasionalnya yang ke-27 dan terakhir, yang saat itu menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak kedua Australia sepanjang masa setelah Damian Mori.
Setelah pensiun, Aloisi memulai karier kepelatihannya dengan ditunjuk sebagai pelatih tim muda di Melbourne Heart.[26] Pada 8 Mei 2012, dia menandatangani kontrak tiga tahun untuk menjadi pelatih kepala tim utama Melbourne Heart.[27] Pada 5 Oktober 2012, dia meraih kemenangan pertamanya sebagai pelatih ketika Melbourne Heart mengalahkan rivalnya Melbourne Victory dengan skor 2–1. Aloisi mengalami kesulitan pada musim pertamanya sebagai pelatih kepala, dengan Melbourne Heart finis di posisi kesembilan pada musim 2012–13 dan hanya meraih satu kemenangan tandang sepanjang musim. Musim 2013–14 juga tidak dimulai dengan baik, dengan Heart mencatat 0 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 6 kekalahan dari 10 pertandingan awal. Pada 28 Desember 2013, Aloisi dipecat sebagai pelatih kepala Melbourne Heart setelah klub tersebut menjalani tujuh belas pertandingan kompetitif tanpa kemenangan.[28]
Pada 9 Februari 2015, Aloisi bergabung dengan Melbourne Victory sebagai pelatih pengembangan untuk tim National Youth League dan National Premier League.[29]
Pada 26 Mei 2015, Aloisi ditunjuk sebagai pelatih kepala Brisbane Roar.[30] Dalam dua musim pertamanya di klub tersebut, Roar berhasil finis di empat besar liga dan mencapai babak semifinal.
Pada Mei 2017, Aloisi menandatangani kontrak baru berdurasi tiga tahun untuk tetap menjadi pelatih Brisbane.[31]
Pada 28 Desember 2018, Aloisi mengundurkan diri sebagai manajer Brisbane Roar setelah awal musim yang buruk, dengan Roar berada di posisi kedua dari bawah klasemen A-League dan hanya meraih 1 kemenangan dari 9 pertandingan.[32] Dia meninggalkan klub sebagai pelatih dengan masa jabatan terlama dalam sejarah Brisbane Roar.[33]
Pada 15 Juli 2021, Aloisi menandatangani kontrak berdurasi dua tahun sebagai pelatih kepala Western United.[34]
Pada 28 Mei 2022, Aloisi membawa Western United meraih gelar juara A-League setelah menang 2–0 atas juara bertahan Melbourne City. Kemenangan tersebut menjadikan Western United sebagai tim ekspansi kedua yang pernah menjuarai A-League, tim ekspansi tercepat yang meraih gelar, tim pertama sejak Brisbane Roar pada 2011 yang memenangkan grand final pada penampilan pertamanya, serta salah satu dari dua tim yang menjuarai kompetisi setelah finis di luar dua besar, dengan Melbourne Victory lebih dulu melakukannya pada 2018.[35] Aloisi juga mendapat pujian karena berhasil membangun kembali budaya klub, yang membuat tim naik dari posisi ke-10 pada musim sebelumnya menjadi juara pada musim berikutnya.[36]
Meskipun telah menandatangani perpanjangan kontrak pada 9 Juli 2025,[37] setelah lisensi A-League milik Western United dicabut, seluruh pemain yang terikat kontrak dengan klub tersebut, termasuk pelatih Aloisi, dilepas dari kontrak mereka yang berlaku efektif mulai 6 September 2025.[38]
Pada 6 Januari 2026, Aloisi ditunjuk sebagai pelatih kepala klub Liga Super Tiongkok, Chengdu Rongcheng.[39]
Aloisi lahir di Adelaide dari ayah berkebangsaan Italia dan ibu berkebangsaan Australia yang memiliki keturunan Italia.[40] Kakek dan neneknya berasal dari Calabria.[41] Kakak laki-lakinya, Ross, juga merupakan mantan pemain sepak bola profesional dan kini menjadi pelatih.[42]
Seorang Katolik yang taat,[43] Aloisi menikah dengan Angela dan memiliki tiga putri: Alisia, Katia, dan Amaya.[44]
Aloisi pernah tampil di sampul versi Australia dari permainan Pro Evolution Soccer 6.
Selain bahasa Inggris sebagai bahasa ibu, Aloisi juga berbicara dalam bahasa Italia dan Spanyol.[45]
Pada tahun 2020, Aloisi berhasil menjalani operasi untuk memperbaiki robekan pada katup mitralnya.[43]
| Klub | Musim | Liga | Piala Domestik[a] | Kontinental | Total | |||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Divisi | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | ||
| Adelaide City | 1991–92 | National Soccer League | 21 | 8 | — | — | 21 | 8 | ||
| Standard Liège | 1992–93 | Divisi Pertama Belgia | 0 | 0 | 1 | 0 | 1[b] | 0 | 2 | 0 |
| Antwerp | 1993–94 | Divisi Pertama Belgia | 10 | 1 | 1 | 0 | — | 11 | 1 | |
| 1994–95 | 25 | 6 | 2 | 2 | — | 27 | 8 | |||
| Total | 35 | 7 | 3 | 2 | — | 38 | 9 | |||
| Cremonese | 1995–96 | Serie A | 22 | 2 | 0 | 0 | — | 22 | 2 | |
| 1996–97 | Serie B | 26 | 2 | 3 | 1 | — | 29 | 3 | ||
| Total | 48 | 4 | 3 | 1 | – | 51 | 5 | |||
| Portsmouth | 1997–98 | Divisi Pertama | 38 | 12 | 3 | 0 | — | 41 | 12 | |
| 1998–99 | 22 | 14 | 4 | 3 | — | 26 | 17 | |||
| Total | 60 | 26 | 7 | 3 | — | 67 | 29 | |||
| Coventry City | 1998–99 | Liga Utama Inggris | 16 | 5 | 2 | 0 | — | 18 | 5 | |
| 1999–2000 | 7 | 2 | 0 | 0 | — | 7 | 2 | |||
| 2000–01 | 19 | 3 | 3 | 3 | — | 22 | 6 | |||
| Total | 42 | 10 | 5 | 3 | — | 47 | 13 | |||
| Osasuna | 2001–02 | La Liga | 30 | 9 | 0 | 0 | — | 30 | 9 | |
| 2002–03 | 32 | 8 | 2 | 1 | — | 34 | 9 | |||
| 2003–04 | 33 | 5 | 3 | 2 | — | 36 | 7 | |||
| 2004–05 | 26 | 6 | 6 | 2 | — | 32 | 8 | |||
| Total | 121 | 28 | 11 | 5 | — | 132 | 33 | |||
| Alavés | 2005–06 | La Liga | 33 | 10 | 1 | 0 | — | 34 | 10 | |
| 2006–07 | Segunda División | 25 | 6 | 1 | 0 | — | 26 | 6 | ||
| Total | 58 | 16 | 2 | 0 | — | 60 | 16 | |||
| CC Mariners | 2007–08 | A-League | 15 | 7 | 0 | 0 | — | 15 | 7 | |
| Sydney | 2008–09 | A-League | 16 | 2 | 3 | 2 | — | 19 | 4 | |
| 2009–10 | 24 | 10 | 0 | 0 | — | 24 | 10 | |||
| Total | 40 | 12 | 3 | 2 | — | 43 | 14 | |||
| Melbourne Heart | 2010–11 | A-League | 20 | 8 | — | — | 20 | 8 | ||
| Total karier | 460 | 126 | 35 | 16 | 1 | 0 | 496 | 142 | ||
| Tim nasional | Tahun | Tampil | Gol |
|---|---|---|---|
| Australia | 1997 | 11 | 7 |
| 1998 | 1 | 0 | |
| 1999 | 0 | 0 | |
| 2000 | 2 | 1 | |
| 2001 | 10 | 7 | |
| 2002 | 0 | 0 | |
| 2003 | 2 | 0 | |
| 2004 | 5 | 2 | |
| 2005 | 8 | 5 | |
| 2006 | 10 | 4 | |
| 2007 | 5 | 1 | |
| 2008 | 1 | 0 | |
| Total | 55 | 27 | |
| No. | Tanggal | Stadion | Lawan | Skor | Hasil | Kompetisi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 11 Juni 1997 | Stadion Parramatta, Sydney, Australia | 3–0 | 13–0 | Kualifikasi Piala Dunia FIFA 1998 | |
| 2 | 5–0 | |||||
| 3 | 10–0 | |||||
| 4 | 11–0 | |||||
| 5 | 12–0 | |||||
| 6 | 28 Juni 1997 | Stadion North Harbour, Auckland, Selandia Baru | 1–0 | 3–0 | Kualifikasi Piala Dunia FIFA 1998 | |
| 7 | 12 Desember 1997 | Stadion Internasional Raja Fahd, Riyadh, Arab Saudi | 2–0 | 3–1 | Piala Konfederasi FIFA 1997 | |
| 8 | 4 Oktober 2000 | Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab | 1–0 | 1–0 | Friendship Tournament 2000 | |
| 9 | 9 April 2001 | Stadion Internasional Coffs Harbour, Coffs Harbour, Australia | 3–0 | 22–0 | Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2002 | |
| 10 | 6–0 | |||||
| 11 | 8–0 | |||||
| 12 | 10–0 | |||||
| 13 | 11–0 | |||||
| 14 | 14–0 | |||||
| 15 | 24 Juni 2001 | Stadion Australia, Sydney, Australia | 3–1 | 4–1 | Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2002 | |
| 16 | 4 Juni 2004 | Stadion Hindmarsh, Adelaide, Australia | 1–0 | 3–0 | Piala Negara OFC 2004 | |
| 17 | 3–0 | |||||
| 18 | 15 Juni 2005 | Deutsche Bank Park, Frankfurt, Jerman | 2–2 | 3–4 | Piala Konfederasi FIFA 2005 | |
| 19 | 3–4 | |||||
| 20 | 18 Juni 2005 | Stadion Max Morlock, Nürnberg, Jerman | 1–3 | 2–4 | Piala Konfederasi FIFA 2005 | |
| 21 | 2–3 | |||||
| 22 | 9 Oktober 2005 | Craven Cottage, London, Inggris | 4–0 | 5–0 | Persahabatan | |
| 23 | 7 Juni 2006 | Donaustadion, Ulm, Jerman | 3–1 | 3–1 | Persahabatan | |
| 24 | 12 Juni 2006 | Stadion Fritz Walter, Kaiserslautern, Jerman | 3–1 | 3–1 | Piala Dunia FIFA 2006 | |
| 25 | 11 Oktober 2006 | Stadion Sepak Bola Sydney, Sydney, Australia | 1–0 | 2–0 | Kualifikasi Piala Asia AFC 2007 | |
| 26 | 14 November 2006 | Loftus Road, London, Inggris | 1–0 | 1–1 | Persahabatan | |
| 27 | 21 Juli 2007 | Stadion Nasional Mỹ Đình, Hà Nội, Vietnam | 1–0 | 1–1 | Piala Asia AFC 2007 |
| Tim | Mulai | Sampai | Catatan | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Main | M | S | K | GM | GK | SG | %M | |||
| Melbourne Heart | 8 Mei 2012 | 28 Desember 2013 | &&&&&&&&&&&&&039.&&&&&039 | &&&&&&&&&&&&&&08.&&&&&08 | &&&&&&&&&&&&&&07.&&&&&07 | &&&&&&&&&&&&&024.&&&&&024 | &&&&&&&&&&&&&040.&&&&&040 | &&&&&&&&&&&&&062.&&&&&062 | −22 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.20,51 |
| Brisbane Roar | 26 Mei 2015 | 28 Desember 2018 | &&&&&&&&&&&&0108.&&&&&0108 | &&&&&&&&&&&&&041.&&&&&041 | &&&&&&&&&&&&&024.&&&&&024 | &&&&&&&&&&&&&043.&&&&&043 | &&&&&&&&&&&&0163.&&&&&0163 | &&&&&&&&&&&&0177.&&&&&0177 | −14 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.37,96 |
| Western United | 15 Juli 2021 | 6 September 2025 | &&&&&&&&&&&&0121.&&&&&0121 | &&&&&&&&&&&&&051.&&&&&051 | &&&&&&&&&&&&&022.&&&&&022 | &&&&&&&&&&&&&048.&&&&&048 | &&&&&&&&&&&&0188.&&&&&0188 | &&&&&&&&&&&&0189.&&&&&0189 | −1 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.42,15 |
| Chengdu Rongcheng | 6 Januari 2026 | sekarang | &&&&&&&&&&&&&&03.&&&&&03 | &&&&&&&&&&&&&&01.&&&&&01 | &&&&&&&&&&&&&&00.&&&&&00 | &&&&&&&&&&&&&&02.&&&&&02 | &&&&&&&&&&&&&&07.&&&&&07 | &&&&&&&&&&&&&&05.&&&&&05 | +2 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.33,33 |
| Total | &&&&&&&&&&&&0271.&&&&&0271 | &&&&&&&&&&&&0101.&&&&&0101 | &&&&&&&&&&&&&053.&&&&&053 | &&&&&&&&&&&&0117.&&&&&0117 | &&&&&&&&&&&&0398.&&&&&0398 | &&&&&&&&&&&&0433.&&&&&0433 | −35 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.37,27 | ||
Adelaide City
Osasuna
Central Coast Mariners
Sydney FC
Australia
Individu
Western United