Western United Football Club adalah klub sepak bola profesional asal Australia. Klub ini berbasis di pinggiran barat Melbourne, yaitu Tarneit. Western United mewakili wilayah Victoria bagian barat, termasuk pinggiran barat Melbourne, kota regional Ballarat dan Geelong, serta berbagai kota dan daerah pedesaan di Victoria barat.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Nama lengkap | Western United Football Club | ||
|---|---|---|---|
| Berdiri | 13 Desember 2018 (2018-12-13) sebagai Western Melbourne | ||
| Stadion | Ironbark Fields, Melbourne, Australia (Kapasitas: 5,000) | ||
| Pemilik | Western Melbourne Group, Sayers Road Investment Co, Jaszac Investments – Jason Sourasis, Theodore Andriopoulos, Steve Horvat, Levent Shevki, dan John Tripodi | ||
| Ketua | |||
| Liga | A-League (hiatus) | ||
| 2024–25 | A-League, ke-3 dari 13 | ||
| Situs web | Situs web resmi klub | ||
| |||
Western United Football Club adalah klub sepak bola profesional asal Australia. Klub ini berbasis di pinggiran barat Melbourne, yaitu Tarneit. Western United mewakili wilayah Victoria bagian barat, termasuk pinggiran barat Melbourne, kota regional Ballarat dan Geelong, serta berbagai kota dan daerah pedesaan di Victoria barat.[1]
Klub ini didirikan sebagai bagian dari proses ekspansi kompetisi sepak bola tertinggi Australia, A-League. Western United mulai berkompetisi pada A-League musim 2019–20 di bawah lisensi dari Federasi Sepak Bola Australia. Pada 12 Mei 2022, klub mengumumkan pembentukan tim A-League Women.[2]
Western United memainkan laga kandang di Ironbark Fields di Wyndham. Sebelumnya, klub pernah menggunakan beberapa stadion sebagai kandang sementara, antara lain Stadion GMHBA di Geelong, Stadion Universitas Tasmania di Launceston, North Hobart Oval di Hobart, AAMI Park di Melbourne, dan Stadion Mars di Ballarat. Klub berencana memindahkan pertandingan secara permanen ke Stadion Kota Wyndham, stadion khusus sepak bola di Wyndham, setelah pembangunannya selesai.
Pada 8 Agustus 2025, lisensi klub untuk berkompetisi di A-League Men dan A-League Women dicabut oleh dewan independen tingkat pertama Federasi Sepak Bola Australia yang mengawasi perizinan klub.[3][4][5] Klub mengajukan banding atas keputusan tersebut,[6] tetapi pada 28 Agustus 2025 dibubarkan oleh Pengadilan Federal Australia, meskipun kemudian diberikan penangguhan.[7][8] Pada 2 September 2025, Appeals and Entry Control Body Football Australia menunda keputusan terkait pencabutan lisensi Western United hingga 9 September 2025.[9] Pada 6 September 2025, partisipasi klub di A-League untuk musim 2025–26 ditangguhkan, dengan kemungkinan kembali berkompetisi di masa mendatang.[10]
Pada Agustus 2018, Western Melbourne Group menjadi salah satu dari delapan tim yang diterima Federasi Sepak Bola Australia ke tahap resmi pengajuan sebagai bagian dari proses ekspansi baru.[11] Empat bulan kemudian, tawaran mereka dinyatakan berhasil bersama dengan Macarthur FC.[12] Western Melbourne memainkan pertandingan kandangnya di Kardinia Park, Geelong, selama dua musim pertama sambil membangun stadion dan pusat latihan di Tarneit, yang saat itu ditargetkan selesai pada 2021.
Pada 11 Januari 2019, Western Melbourne Group mengumumkan John Anastasiadis sebagai asisten pelatih senior untuk musim debut klub.[13] Pada 24 Januari 2019, konsorsium juga mengumumkan bahwa John Hutchinson akan bergabung sebagai asisten pelatih.[14]
Pada 31 Januari 2019, Western Melbourne merekrut pemain pertamanya sekaligus pemain marquee, Panagiotis Kone, menjelang musim perdana mereka.[15] Pada 12 Februari 2019, bek Socceroos Josh Risdon menjadi pemain Australia pertama yang dikontrak klub.[16]
Pada 13 Februari 2019, diumumkan bahwa nama klub akan menjadi Western United Football Club setelah pemungutan suara publik melalui surat kabar Herald Sun.[17][18] Warna klub, hijau dan hitam, juga dipilih melalui pemungutan suara yang sama.[19]
Pada Mei 2019, Western United mengumumkan kerja sama dengan merek olahraga Kappa.[20] Dua bulan kemudian, klub memperkenalkan jersey perdana mereka untuk musim pertama di A-League yang menampilkan garis hijau dan hitam.[21]
Pada 28 Mei 2022, Western United menjadi juara A-League setelah mengalahkan juara bertahan Melbourne City pada Grand Final A-League Men 2022. Kemenangan tersebut menjadikan Western United sebagai tim ekspansi kedua yang pernah menjuarai A-League, tim ekspansi tercepat yang meraih gelar, tim pertama sejak Brisbane Roar pada 2011 yang memenangkan grand final pada penampilan pertamanya, serta salah satu dari dua tim yang menjuarai kompetisi setelah finis di luar dua besar, dengan Melbourne Victory lebih dulu melakukannya pada 2018.[22]
Musim 2022–23 membuat Western United menjadi juara bertahan pertama dalam enam tahun yang gagal lolos ke babak final, setelah mengakhiri musim di posisi ketujuh dengan 32 poin, hasil dari 9 kemenangan, 5 imbang, dan 12 kekalahan.
Pada Oktober 2023, diumumkan bahwa Western United mendapat persetujuan dari Wyndham City Council untuk memainkan pertandingan kandang A-League di fasilitas latihan mereka, Wyndham Regional Football Facility, selama musim 2023–24, sebagai stadion sementara hingga Stadion Kota Wyndham selesai dibangun.[23][24]
Musim 2023–24 dimulai dengan menjanjikan setelah kemenangan 2–1 atas Melbourne City di AAMI Park. Namun, hasil itu diikuti enam kekalahan beruntun sebelum dihentikan dengan kemenangan 2–1 atas Brisbane Roar. Western United akhirnya finis di posisi ke-11, pencapaian terburuk mereka di liga, dan gagal lolos ke final untuk musim kedua berturut-turut.
Pada 1 Mei 2025, dilaporkan bahwa klub dikenai larangan pendaftaran pemain oleh FIFA hingga jendela transfer Januari 2027 akibat sengketa dengan mantan pemain Aleksandar Prijović.[25][26]
Pada 2 Mei 2025, pemilik klub mengumumkan bahwa KAM Melbourne akan mengakuisisi mayoritas saham klub, sambil menunggu persetujuan Australian Professional Leagues dan Federasi Sepak Bola Australia.[4][27] Namun, pada akhir bulan yang sama, klub menerima pemberitahuan pelanggaran dari tim pria dan wanita karena gaji yang belum dibayar.[26] Pada 2 Agustus 2024 dilaporkan bahwa klub mengalami kerugian 11 juta dolar pada tahun keuangan 2023–24,[28] dengan kewajiban melebihi aset lebih dari 55 juta dolar dan defisit lebih dari 12 juta dolar pada periode sebelumnya. Rencana akuisisi oleh KAM Melbourne tidak terealisasi dan secara resmi dibatalkan pada 27 Agustus 2025.[29]
Pada 29 Agustus 2025, perusahaan induk klub, WMG Football Club Limited, ditempatkan dalam likuidasi berdasarkan perintah Pengadilan Federal.[8] Klub menyatakan telah menemukan investasi baru sebesar 15 juta dolar untuk melunasi utang dan meminta penundaan untuk menyelesaikan situasi tersebut,[8] lalu mengajukan banding pada hari yang sama.[30]
Pada 8 Agustus 2025, Dewan Independen tingkat Pertama Federasi Sepak Bola Australia memutuskan bahwa Western United tidak memenuhi kriteria untuk memegang lisensi A-League. Lisensi klub dicabut dan mereka dikeluarkan dari kompetisi A-League Men dan A-League Women.[4][31] Klub kemudian mengajukan banding,[6] dengan badan banding Federasi Sepak Bola Australia dijadwalkan memutuskan pada 25 Agustus 2025.[6] Sementara itu, Australian Professional Leagues menyesuaikan jadwal musim 2025–26 tanpa memasukkan Western United.[32] Pada 2 September 2025, Appeals and Entry Control Body menunda keputusan terkait lisensi hingga 9 September 2025.[9]
Pada 6 September 2025, pihak klub, APL, Federasi Sepak Bola Australia, Professional Footballers Australia, dan Wyndham City Council menyepakati bahwa Western United akan absen dari musim 2025–26, dengan seluruh pemain dilepas dari kontrak mereka, terlepas dari hasil banding apa pun. Klub tetap menyatakan komitmen untuk kembali berkompetisi setelah satu tahun jeda.[33]
Pada 10 September 2025, Appeals and Entry Control Body memutuskan bahwa banding klub harus melalui sidang baru, dan sementara itu pencabutan lisensi sebelumnya dibatalkan.[34]
Western United memperkenalkan lambang resminya pada 8 Mei 2019, yang menampilkan simbol huruf “W” bergaya. Klub menyatakan bahwa desain tersebut terinspirasi dari bentuk atap rumah-rumah di kawasan pinggiran serta Jembatan West Gate, dengan warna hijau khas yang melambangkan pertumbuhan, harmoni, dan kesegaran.[35]
Warna utama klub, hijau dan hitam, dipilih melalui pemungutan suara publik yang diumumkan pada 13 Februari 2019.[18] Hijau melambangkan vitalitas dan ekspansi kawasan multikultural di barat Melbourne, sementara hitam memberikan kesan tegas dan kontemporer. Aksen putih digunakan pada seragam dan perlengkapan untuk menciptakan keseimbangan dan keterbacaan.[36]
Setelah penghentian sementara partisipasi klub di A-League Men menjelang musim 2025–26, seluruh pemain tim senior dilepas dari kontrak mereka. Oleh karena itu, daftar pemain di bawah ini merepresentasikan skuad pada saat lisensi klub dicabut.[33]
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.
|
|
| Posisi | Nama |
|---|---|
| General Manager | |
| Direktur Sepak Bola |
| Musim | A-League Men | Piala Australia | Top skor | ||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Mn | M | S | K | GM | GK | SG | Poin | Pos | Final | Nama | Jumlah gol | ||
| 2019–20 | 26 | 12 | 3 | 11 | 46 | 37 | +9 | 39 | 5 | Semifinal | – | 19 | |
| 2020–21 | 26 | 8 | 4 | 14 | 30 | 47 | –17 | 28 | 10 | – | – | 7 | |
| 2021–22 | 26 | 13 | 6 | 7 | 40 | 30 | +10 | 45 | 3 | Juara | 32 besar | 15 | |
| 2022–23 | 26 | 9 | 5 | 12 | 34 | 47 | –13 | 32 | 7 | – | 16 besar | 6 | |
| 2023–24 | 27 | 7 | 5 | 15 | 36 | 55 | –19 | 26 | 11 | – | Perempat final | 7 | |
| 2024–25 | 26 | 14 | 5 | 7 | 55 | 37 | +18 | 47 | 3 | Semifinal | Play-off | 16 | |
| 2025–26 | Tidak berpartisipasi | 32 besar | — | ||||||||||