Insiden bakar diri Lapangan Tiananmen terjadi di Lapangan Tiananmen di tengah Beijing, di malam Tahun Baru Imlek pada 23 Januari 2001. Insiden tersebut dipersengketakan: sumber-sumber pemerintah Tiongkok mengatakan bahwa lima anggota Falun Gong, sebuah praktik spiritual yang dianiaya di China daratan, membakar diri mereka sendiri di lapangan tersebut. Sumber-sumber Falun Gong meragukan kebenaran dari pemberitaan tersebut, dengan menyatakan bahwa ajaran mereka secara jelas melarang kekerasan atau bunuh diri. Beberapa jurnalis juga menemukan inkonsistensi dalam catatan peristiwa dari pemerintah, menganggap bahwa peristiwa bakar diri tersebut adalah langkah bagi pemerintah untuk menyudutkan Falun Gong.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Insiden bakar diri Lapangan Tiananmen | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Hanzi sederhana: | 天安门自焚事件code: zh is deprecated | ||||||
| Hanzi tradisional: | 天安門自焚事件code: zh is deprecated | ||||||
| |||||||
Insiden bakar diri Lapangan Tiananmen terjadi di Lapangan Tiananmen di tengah Beijing, di malam Tahun Baru Imlek pada 23 Januari 2001. Insiden tersebut dipersengketakan: sumber-sumber pemerintah Tiongkok mengatakan bahwa lima anggota Falun Gong, sebuah praktik spiritual yang dianiaya di China daratan, membakar diri mereka sendiri di lapangan tersebut. Sumber-sumber Falun Gong meragukan kebenaran dari pemberitaan tersebut, dengan menyatakan bahwa ajaran mereka secara jelas melarang kekerasan atau bunuh diri.[1][2] Beberapa jurnalis juga menemukan inkonsistensi dalam catatan peristiwa dari pemerintah, menganggap bahwa peristiwa bakar diri tersebut adalah langkah bagi pemerintah untuk menyudutkan Falun Gong.[3][4][4][5]