Hwang Sun-hong adalah seorang pelatih dan mantan pemain sepak bola asal Korea Selatan, yang sekarang menjadi pelatih dari klub K League 1, Daejeon Hana Citizen.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

|
Hwang pada 2016 | |||||||||||||||||||||||||||||||
| Informasi pribadi | |||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Nama lengkap | Hwang Sun-hong | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Tanggal lahir | 14 Juli 1968 | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Tempat lahir | Yesan, Chungnam, Korea Selatan | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Tinggi | 1,83 m (6 ft 0 in) | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Posisi bermain | Penyerang | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Informasi klub | |||||||||||||||||||||||||||||||
| Klub saat ini | Daejeon Hana Citizen (pelatih kepala) | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Karier junior | |||||||||||||||||||||||||||||||
| Seoul Yongmoon Middle School | |||||||||||||||||||||||||||||||
| 0000–1986 | Seoul Yongmoon High School | ||||||||||||||||||||||||||||||
| 1987–1990 | Universitas Konkuk | ||||||||||||||||||||||||||||||
| Karier senior* | |||||||||||||||||||||||||||||||
| Tahun | Tim | Tampil | (Gol) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 1991–1992 | Bayer Leverkusen II | 24 | (16) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 1992–1993 | Wuppertaler SV | 9 | (3) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 1993–1998 | Pohang Steelers | 52 | (26) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 1998–1999 | Cerezo Osaka | 36 | (30) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 2000 | Suwon Samsung Bluewings | 0 | (0) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 2000 | → Kashiwa Reysol (pinjaman) | 0 | (0) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 2000–2002 | Kashiwa Reysol | 34 | (12) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 2002 | Jeonnam Dragons | 0 | (0) | ||||||||||||||||||||||||||||
| Total | 155 | (87) | |||||||||||||||||||||||||||||
| Tim nasional | |||||||||||||||||||||||||||||||
| 1996 | Korea Selatan U-23 | 4[α] | (0) | ||||||||||||||||||||||||||||
| 1988–2002 | Korea Selatan | 103 | (50) | ||||||||||||||||||||||||||||
| Kepelatihan | |||||||||||||||||||||||||||||||
| 2003–2006 | Jeonnam Dragons (asisten) | ||||||||||||||||||||||||||||||
| 2008–2010 | Busan IPark | ||||||||||||||||||||||||||||||
| 2011–2015 | Pohang Steelers | ||||||||||||||||||||||||||||||
| 2016–2018 | FC Seoul | ||||||||||||||||||||||||||||||
| 2019 | Yanbian Funde | ||||||||||||||||||||||||||||||
| 2020 | Daejeon Hana Citizen | ||||||||||||||||||||||||||||||
| 2021–2024 | Korea Selatan U-23 | ||||||||||||||||||||||||||||||
| 2024 | Korea Selatan (interim) | ||||||||||||||||||||||||||||||
| 2024– | Daejeon Hana Citizen | ||||||||||||||||||||||||||||||
Prestasi
| |||||||||||||||||||||||||||||||
| * Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik | |||||||||||||||||||||||||||||||
| Hwang Sun-hong | |
| Hangul | 황선홍code: ko is deprecated |
|---|---|
| Hanja | 黃善洪code: ko is deprecated |
| Alih Aksara | Hwang Seonhong |
| McCune–Reischauer | Hwang Sŏnhong |
Hwang Sun-hong (lahir 14 Juli 1968) adalah seorang pelatih dan mantan pemain sepak bola asal Korea Selatan, yang sekarang menjadi pelatih dari klub K League 1, Daejeon Hana Citizen.
Setelah lulus dari Universitas Konkuk, Hwang memutuskan untuk tidak berkarier di K League dan memilih berangkat ke Jerman untuk memulai karier profesionalnya.[1] Selama satu musim, dia bermain untuk tim cadangan Bayer Leverkusen dan mencetak 16 gol di Oberliga Nordrhein, yang saat itu merupakan divisi ketiga sepak bola Jerman.[2]
Pada musim berikutnya, Hwang bergabung dengan klub 2. Bundesliga, Wuppertaler SV. Namun, dia hanya tampil dalam sembilan pertandingan akibat cedera ligamen krusiat.[3]
Hwang kembali ke Korea Selatan pada Juni 1993 dan bergabung dengan POSCO Atoms (kini Pohang Steelers).[4] Bersama Pohang, dia meraih dua gelar Kejuaraan Klub Asia, meskipun gagal menjuarai K League.[5] Pada tahun 1995, dia mencetak gol dalam delapan pertandingan liga secara beruntun, sebuah rekor di K League.[6]
Hwang menghabiskan sebagian besar kariernya di J1 League dan menikmati musim paling produktifnya bersama Cerezo Osaka. Pada J1 League musim 1999, dia mencetak 24 gol dari 25 penampilan dan keluar sebagai pencetak gol terbanyak. Dia menjadi pesepak bola Korea Selatan pertama yang meraih gelar top skor di liga asing.[7] Pada tahun yang sama, dia juga masuk nominasi Pemain Terbaik Asia.[8] Setelah akhirnya pensiun pada akhir 2003, Hwang kemudian mengalihkan perhatiannya ke dunia kepelatihan.
Sebagai pemain perguruan tinggi yang sebelumnya kurang dikenal, Hwang secara mengejutkan dipanggil oleh pelatih Lee Hoe-taik untuk memperkuat tim nasional Korea Selatan pada Piala Asia AFC 1988. Dalam turnamen tersebut, dia mencetak gol pertamanya ke gawang Jepang dan gol keduanya saat menghadapi Iran.
Berkat penampilan impresifnya, termasuk mencetak tujuh gol pada babak kualifikasi, Hwang kembali masuk dalam skuad tim nasional untuk Piala Dunia FIFA 1990. Namun, di putaran final turnamen tersebut, dia mengalami kesulitan dalam membangun kerja sama tim dan tidak mampu mencegah Korea Selatan menelan tiga kekalahan.[9]
Hwang menunjukkan performa yang kurang meyakinkan dengan hanya mencetak satu gol pada babak kualifikasi Piala Dunia FIFA 1994. Namun, dia mulai menemukan kembali performanya dalam beberapa pertandingan persahabatan menjelang turnamen tersebut.[10] Sayangnya, pada pertandingan uji coba terakhir melawan Honduras sebelum Piala Dunia FIFA, lutut kirinya mengalami cedera, yang menimbulkan kekhawatiran bagi pelatih Kim Ho.[11]
Pada pertandingan pertama melawan Spanyol, Hwang memperoleh dua peluang emas, tetapi gagal memanfaatkannya.[12] Dia kemudian meminta maaf kepada rekan-rekan setimnya usai pertandingan tersebut.[13] Meski demikian, penampilannya belum membaik, ditandai dengan kegagalan memaksimalkan sejumlah peluang saat menghadapi Bolivia.[14] Dia sempat mencetak gol pada pertandingan terakhir fase grup melawan juara bertahan Jerman, tetapi Korea Selatan tetap kalah 3–2. Akibat penyelesaian akhir yang kurang akurat, khususnya pada pertandingan melawan Bolivia, Hwang mendapat kritik keras dari para pendukung Korea Selatan dan kemudian mengalami gangguan kecemasan sosial setelah tim tersingkir di fase grup.[3]
Berbeda dengan kritik dari publik, para pelatih tetap secara konsisten memilih Hwang sebagai penyerang tim nasional. Pada Pesta Olahraga Asia 1994, dia tampil gemilang dengan mencetak 11 gol dalam lima pertandingan dan menjadi pencetak gol terbanyak turnamen.[15]
Hwang juga memperkuat tim nasional Korea Selatan U-23 sebagai pemain senior pada Olimpiade Musim Panas 1996. Dia berkontribusi penting dengan memenangkan penalti krusial pada pertandingan pembuka melawan Ghana,[16] tetapi harus mengakhiri partisipasinya lebih awal akibat cedera yang dialaminya pada babak pertama pertandingan kedua.[17]
Hwang menaruh harapan besar pada Piala Dunia FIFA 1998 untuk menebus kegagalannya di edisi 1994. Namun, dia kembali mengalami cedera setelah bertabrakan dengan penjaga gawang Tiongkok, Jiang Jin, dalam sebuah pertandingan persahabatan jelang turnamen,[18] yang membuatnya kecewa karena tidak masuk dalam susunan pemain selama Piala Dunia FIFA berlangsung.[3]
Pada Piala Konfederasi FIFA 2001, Hwang meraih penghargaan Sepatu Perunggu setelah mencetak gol dalam dua kemenangan atas Meksiko dan Australia.[19]
Hwang tetap menjadi bagian penting tim nasional Korea Selatan hingga Piala Dunia FIFA 2002, meskipun usianya telah memasuki pertengahan 30-an. Dia mencetak gol penentu kemenangan pada pertandingan pertama melawan Polandia, yang sekaligus menjadi kemenangan perdana Korea Selatan sepanjang sejarah Piala Dunia FIFA.[20] Pada pertandingan kedua melawan Amerika Serikat, dia mengalami cedera kepala, tetapi tetap bermain dan berhasil memenangkan penalti setelah membalut kepalanya dengan perban.[21] Dalam adu penalti pada pertandingan perempat final melawan Spanyol, Hwang maju sebagai penendang pertama Korea Selatan dan sukses menjalankan tugasnya.[22]
Sepanjang karier internasionalnya, Hwang mencatatkan 103 penampilan dan 50 gol untuk Korea Selatan, di tengah enam kali menjalani operasi akibat cedera.[3][23] Dia mengakhiri karier internasionalnya setelah Piala Dunia FIFA 2002.
Setelah pensiun sebagai pemain pada Maret 2003, Hwang memasuki dunia kepelatihan dengan menjabat sebagai asisten pelatih Jeonnam Dragons. Usai berpisah dengan Jeonnam pada akhir 2006, dia menjalani pelatihan kepelatihan di luar negeri selama satu tahun pada 2007.
Pada 4 Desember 2007, Hwang menandatangani kontrak tiga tahun dengan Busan IPark dan ditunjuk sebagai pelatih kepala.[24] Dia membawa tim tersebut meraih posisi runner-up Piala Liga Korea 2009 serta runner-up Piala FA Korea 2010. Namun, setelah K League musim 2010 berakhir, dia menolak tawaran perpanjangan kontrak dari Busan IPark dan memilih berpisah dengan klub.
Pada 9 November 2010, Hwang kembali ke klub lamanya, Pohang Steelers, sebagai pelatih kepala.[25] Dia memimpin Pohang finis di posisi kedua musim reguler 2011 dan menjuarai Piala FA Korea 2012. Dia dikenal lebih memprioritaskan pemain binaan akademi klub dibandingkan pemain asing, serta membangun kerja sama tim berkualitas tinggi yang dijuluki “Steel-taka”. Puncaknya, dia menjadi salah satu pelatih paling menonjol di Korea Selatan setelah berhasil menjuarai K League 1 dan Piala FA Korea secara bersamaan pada 2013.[26]
Pada 21 Juni 2016, Hwang ditunjuk sebagai pelatih kepala FC Seoul.[27] Dia sukses menuntaskan sisa musim 2016 dengan meraih gelar juara K League 1. Namun, penilaiannya di bursa transfer dinilai kurang tepat karena para pemain baru pilihannya tampil di bawah harapan. Dia juga terlibat konflik serius dengan pemain senior seperti Dejan Damjanović, Osmar, dan Park Chu-young sehingga gagal mengendalikan ruang ganti. Akibat hasil buruk di musim-musim berikutnya, dia akhirnya mengundurkan diri pada 30 April 2018.[28]
Pada 14 Desember 2018, Hwang ditunjuk sebagai pelatih Yanbian Funde.[29] Namun, dia meninggalkan klub tersebut pada Februari 2019 setelah Yanbian Funde didiskualifikasi dari Liga Satu Tiongkok musim 2019 akibat tunggakan pajak.[30]
Menjelang musim 2020, Daejeon Citizen direorganisasi menjadi Daejeon Hana Citizen di bawah kepemilikan Hana Financial Group, dan atas rekomendasi direktur klub Huh Jung-moo, yang juga mantan mentornya, Hwang ditunjuk sebagai pelatih pertama klub tersebut. Sepanjang musim, dia mendapat kritik dari manajemen terkait taktik yang diterapkannya dan juga terlibat konflik dengan Huh, yang berujung pada kepergiannya dari klub di tengah musim.[31]
Pada 15 September 2021, Hwang ditunjuk sebagai pelatih tim nasional Korea Selatan U-23,[32] namun penunjukan ini menimbulkan kekhawatiran publik akibat catatan kurang meyakinkan selama melatih FC Seoul dan Daejeon. Dia gagal meraih hasil optimal di Piala Asia U-23 AFC 2022 setelah timnya tersingkir di babak perempat final usai kalah 0–3 dari Jepang.[33] Meski demikian, dia berhasil memenangkan seluruh tujuh pertandingan pada Pesta Olahraga Asia 2022, yang membuka peluang pemulihan reputasinya.[34] Namun, perjalanan kepelatihannya tidak sepenuhnya berbalik positif. Korea Selatan gagal lolos ke cabang sepak bola Olimpiade untuk pertama kalinya dalam 40 tahun sejak 1984, setelah kembali tersingkir di perempat final Piala Asia U-23 AFC akibat kekalahan mengejutkan dari Indonesia.[35]
Pada 27 Februari 2024, Hwang juga dipercaya sebagai pelatih interim tim nasional Korea Selatan, menggantikan pelatih asal Jerman Jürgen Klinsmann,[36] untuk mempersiapkan pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 melawan Thailand. Dalam masa kepemimpinan singkatnya, Korea Selatan secara mengejutkan ditahan imbang 1–1 di kandang oleh Thailand,[37] namun mampu membalas dengan kemenangan meyakinkan 3–0 di pertandingan tandang dan mengukuhkan posisi puncak klasemen.[38]
Pada 3 Juni 2024, Hwang ditunjuk sebagai pelatih kepala baru Daejeon Hana Citizen.[39] Pada musim 2025, dia membawa Daejeon finis sebagai runner-up K League 1 untuk pertama kalinya dan memastikan klub tersebut lolos ke Liga Champions Elit AFC untuk pertama kalinya sejak 2003. Selain itu, dia juga mencatatkan rekor jumlah kemenangan terbanyak dalam satu musim liga dalam sejarah klub, menyamai pencapaian terbaik yang sebelumnya diraih pada tahun 2003.[40]
| Klub | Musim | Liga | Piala Domestik | Piala Liga | Kontinental | Total | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Divisi | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | Tampil | Gol | ||
| Bayer Leverkusen II | 1991–92[2] | Oberliga Nordrhein | 24 | 16 | — | — | — | 24 | 16 | |||
| Wuppertaler SV | 1992–93 | 2. Bundesliga | 9 | 3 | 0 | 0 | — | — | 9 | 3 | ||
| Pohang Steelers | 1993 | K League | 0 | 0 | — | 1 | 0 | — | 1 | 0 | ||
| 1994 | 14 | 5 | — | 0 | 0 | — | 14 | 5 | ||||
| 1995 | 24 | 11 | — | 2 | 0 | — | 26 | 11 | ||||
| 1996 | 13 | 10 | 0 | 0 | 5 | 3 | ? | ? | 18 | 13 | ||
| 1997 | 0 | 0 | 1 | 0 | 1 | 0 | ? | ? | 2 | 0 | ||
| 1998 | 1 | 0 | 0 | 0 | 2 | 2 | ? | ? | 3 | 2 | ||
| Total | 52 | 26 | 1 | 0 | 11 | 5 | ? | ? | 64 | 31 | ||
| Cerezo Osaka | 1998 | J1 League | 11 | 6 | ? | ? | 0 | 0 | — | 11 | 6 | |
| 1999 | 25 | 24 | 0 | 0 | 2 | 3 | — | 27 | 27 | |||
| Total | 36 | 30 | ? | ? | 2 | 3 | — | 38 | 33 | |||
| Suwon Samsung Bluewings | 2000 | K League | 0 | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 | 1 | 0 | ||
| Kashiwa Reysol | 2000 | J1 League | 6 | 1 | ? | ? | 1 | 0 | — | 7 | 1 | |
| 2001 | 21 | 10 | ? | ? | 4 | 0 | — | 25 | 10 | |||
| 2002 | 7 | 1 | 0 | 0 | 0 | 0 | — | 7 | 1 | |||
| Total | 34 | 12 | ? | ? | 5 | 0 | — | 39 | 12 | |||
| Jeonnam Dragons | 2002 | K League | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | 0 | — | 0 | 0 | |
| Total karier | 155 | 87 | 1 | 0 | 19 | 8 | ? | ? | 175 | 95 | ||
| Tim nasional | Tahun | Tampil | Gol |
|---|---|---|---|
| Korea Selatan | |||
| 1988 | 5 | 2 | |
| 1989 | 12 | 8 | |
| 1990 | 17 | 6 | |
| 1993 | 6 | 1 | |
| 1994 | 17 | 16 | |
| 1995 | 3 | 1 | |
| 1996 | 10 | 8 | |
| 1998 | 8 | 3 | |
| 1999 | 5 | 0 | |
| 2000 | 2 | 0 | |
| 2001 | 7 | 2 | |
| 2002 | 11 | 3 | |
| Total | 103 | 50 | |
Skor dan hasil mencantumkan perhitungan gol Korea Selatan terlebih dahulu, kolom skor menunjukkan skor setelah setiap gol Hwang.[41]
| No. | Tanggal | Stadion | Lawan | Skor | Hasil | Kompetisi |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 6 Desember 1988 | Stadion Suheim bin Hamad, Doha, Qatar | 1–0 | 2–0 | Piala Asia AFC 1988 | |
| 2 | 11 Desember 1988 | Stadion Al Ahli, Doha, Qatar | 2–0 | 3–0 | ||
| 3 | 23 Mei 1989 | Stadion Dongdaemun, Seoul, Korea Selatan | 1–0 | 3–0 | Kualifikasi Piala Dunia FIFA 1990 | |
| 4 | 2–0 | |||||
| 5 | 27 Mei 1989 | Stadion Dongdaemun, Seoul, Korea Selatan | 2–0 | 3–0 | ||
| 6 | 3–0 | |||||
| 7 | 5 Juni 1989 | Stadion Nasional Singapura, Kallang, Singapura | 1–0 | 3–0 | ||
| 8 | 14 Agustus 1989 | Coliseum Memorial Los Angeles, Los Angeles, Amerika Serikat | 2–0 | 2–1 | Piala Marlboro 1989 | |
| 9 | 16 Oktober 1989 | Stadion Nasional Singapura, Kallang, Singapura | 1–0 | 1–0 | Kualifikasi Piala Dunia FIFA 1990 | |
| 10 | 25 Oktober 1989 | Stadion Nasional Singapura, Kallang, Singapura | 2–0 | 2–0 | ||
| 11 | 4 Februari 1990 | Stadion Nasional Ta' Qali, Ta' Qali, Malta | 1–0 | 2–3 | Persahabatan | |
| 12 | 27 Juli 1990 | Stadion Buruh, Beijing, Tiongkok | 1–0 | 2–0 | Dynasty Cup 1990 | |
| 13 | 25 September 1990 | Stadion Beijing Fengtai Beijing, Tiongkok | 1–0 | 7–0 | Pesta Olahraga Asia 1990 | |
| 14 | 2–0 | |||||
| 15 | 7–0 | |||||
| 16 | 23 Oktober 1990 | Stadion Olimpiade Seoul, Seoul, Korea Selatan | 1–0 | 1–0 | Persahabatan | |
| 17 | 28 Oktober 1993 | Stadion Suheim bin Hamad, Doha, Qatar | 2–0 | 3–0 | Kualifikasi Piala Dunia FIFA 1994 | |
| 18 | 26 Februari 1994 | Stadion Weingart, Los Angeles, Amerika Serikat | 2–0 | 2–2 | Persahabatan | |
| 19 | 4 Mei 1994 | Stadion Changwon, Changwon, Korea Selatan | 2–1 | 2–1 | ||
| 20 | 11 Juni 1994 | Stadion Duncanville, Duncanville, Amerika Serikat | 2–0 | 3–0 | ||
| 21 | 27 Juni 1994 | Cotton Bowl, Dallas, Amerika Serikat | 1–3 | 2–3 | Piala Dunia FIFA 1994 | |
| 22 | 13 September 1994 | Stadion Dongdaemun, Seoul, Korea Selatan | 2–0 | 2–0 | Persahabatan | |
| 23 | 1 Oktober 1994 | Stadion Atletik Bingo, Hiroshima, Jepang | 2–0 | 11–0 | Pesta Olahraga Asia 1994 | |
| 24 | 3–0 | |||||
| 25 | 4–0 | |||||
| 26 | 6–0 | |||||
| 27 | 7–0 | |||||
| 28 | 9–0 | |||||
| 29 | 10–0 | |||||
| 30 | 11–0 | |||||
| 31 | 5 Oktober 1994 | Hiroshima Regional Park, Hiroshima, Jepang | 2–0 | 2–1 | ||
| 32 | 11 Oktober 1994 | Stadion Coca-Cola West Hiroshima, Hiroshima, Jepang | 2–1 | 3–2 | ||
| 33 | 3–2 | |||||
| 34 | 31 Oktober 1995 | Stadion Olimpiade Seoul, Seoul, Korea Selatan | 1–0 | 1–1 | Persahabatan | |
| 35 | 19 Maret 1996 | Stadion Al-Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab | 2–3 | 2–3 | Dubai Tournament 1996 | |
| 36 | 30 April 1996 | Stadion Bloomfield, Tel Aviv, Israel | 4–0 | 5–4 | Persahabatan | |
| 37 | 5–0 | |||||
| 38 | 23 November 1996 | Kompleks Olahraga Suwon, Suwon, Korea Selatan | 1–0 | 4–1 | ||
| 39 | 2–0 | |||||
| 40 | 4 Desember 1996 | Stadion Kota Olahraga Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab | 1–0 | 1–1 | Piala Asia AFC 1996 | |
| 41 | 7 Desember 1996 | Stadion Kota Olahraga Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab | 2–0 | 4–2 | ||
| 42 | 3–0 | |||||
| 43 | 1 April 1998 | Stadion Olimpiade Seoul, Seoul, Korea Selatan | 2–1 | 2–1 | Persahabatan | |
| 44 | 22 April 1998 | Stadion Rajko Mitić, Beograd, RF Yugoslavia | 1–0 | 1–3 | ||
| 45 | 27 Mei 1998 | Stadion Olimpiade Seoul, Seoul, Korea Selatan | 1–2 | 2–2 | ||
| 46 | 1 Juni 2001 | Stadion Munsu Ulsan, Ulsan, Korea Selatan | 1–0 | 2–1 | Piala Konfederasi FIFA 2001 | |
| 47 | 3 Juni 2001 | Stadion Piala Dunia Suwon, Suwon, Korea Selatan | 1–0 | 1–0 | ||
| 48 | 20 Maret 2002 | Stasion Cartagonova, Cartagena, Spanyol | 1–0 | 2–0 | Persahabatan | |
| 49 | 2–0 | |||||
| 50 | 4 Juni 2002 | Stadion Asiad Busan, Busan, Korea Selatan | 1–0 | 2–0 | Piala Dunia FIFA 2002 |
| Tim | Sejak | Sampai | Hasil | Ref. | ||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Mn | M | S | K | %M | ||||
| Busan IPark | 4 Desember 2007 | 5 November 2010 | &&&&&&&&&&&&0117.&&&&&0117 | &&&&&&&&&&&&&039.&&&&&039 | &&&&&&&&&&&&&029.&&&&&029 | &&&&&&&&&&&&&049.&&&&&049 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.33,33 | |
| Pohang Steelers | 13 Desember 2010 | 29 November 2015 | &&&&&&&&&&&&0237.&&&&&0237 | &&&&&&&&&&&&0125.&&&&&0125 | &&&&&&&&&&&&&057.&&&&&057 | &&&&&&&&&&&&&055.&&&&&055 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.52,74 | |
| FC Seoul | 25 Juni 2016 | 29 April 2018 | &&&&&&&&&&&&&085.&&&&&085 | &&&&&&&&&&&&&036.&&&&&036 | &&&&&&&&&&&&&023.&&&&&023 | &&&&&&&&&&&&&026.&&&&&026 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.42,35 | |
| Daejeon Hana Citizen | 1 Januari 2020 | 8 September 2020 | &&&&&&&&&&&&&021.&&&&&021 | &&&&&&&&&&&&&010.&&&&&010 | &&&&&&&&&&&&&&06.&&&&&06 | &&&&&&&&&&&&&&05.&&&&&05 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.47,62 | |
| Korea Selatan U-23[a] | 15 September 2021 | 24 April 2024 | &&&&&&&&&&&&&030.&&&&&030 | &&&&&&&&&&&&&023.&&&&&023 | &&&&&&&&&&&&&&03.&&&&&03 | &&&&&&&&&&&&&&04.&&&&&04 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.76,67 | [42][43][44][45] |
| Korea Selatan (interim) | 27 Februari 2024 | 30 April 2024 | &&&&&&&&&&&&&&02.&&&&&02 | &&&&&&&&&&&&&&01.&&&&&01 | &&&&&&&&&&&&&&01.&&&&&01 | &&&&&&&&&&&&&&00.&&&&&00 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.50,00 | |
| Daejeon Hana Citizen | 3 Juni 2024 | sekarang | &&&&&&&&&&&&&063.&&&&&063 | &&&&&&&&&&&&&028.&&&&&028 | &&&&&&&&&&&&&018.&&&&&018 | &&&&&&&&&&&&&017.&&&&&017 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.44,44 | |
| Total | &&&&&&&&&&&&0555.&&&&&0555 | &&&&&&&&&&&&0262.&&&&&0262 | &&&&&&&&&&&&0137.&&&&&0137 | &&&&&&&&&&&&0156.&&&&&0156 | 00Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal..Kesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "," tidak dikenal.47,21 | |||
Pohang Steelers
Korea Selatan
Individu
Busan IPark
Pohang Steelers
FC Seoul
Korea Selatan U-23
Individu