Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Hernia femoralis

Hernia femoralis adalah keadaan dimana isi perut merobek atau mendorong titik lemah dari dinding otot tipis pada perut. Dinding otot perut tersebut berperan untuk mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya. Hernia femoralis muncul dengan tonjolan di bagian atas paha dekat pangkal paha. Otot-otot tersebut biasanya kuat dan cukup untuk menjaga usus dan organ berada pada tempatnya, tetapi hernia dapat berkembang ketika terdapat titik-titik lemah pada otot. Penyebab pasti hernia femoralis tidak diketahui. Kemungkinan, seseorang lahir dengan daerah otot yang melemah dari kanal femoralis, atau daerah otot dapat menjadi lemah dari waktu ke waktu. Faktor-faktor yang mungkin dapat memicu hernia femoralis adalah persalinan, sembelit, angkat berat, kelebihan berat badan, buang air kecil sulit karena pembesaran prostat, batuk kronis. Kebanyakan hernia femoralis tidak menimbulkan gejala. Mungkin ada beberapa ketidaknyamanan pangkal paha yang buruk ketika berdiri, mengangkat benda berat, atau regangan. Kadang-kadang, gejala pertama adalah nyeri mendadak pangkal paha, nyeri perut, mual, atau muntah. Hal tersebut mungkin menandakan bahwa usus dalam hernia tersebut akan diblokir.

Wikipedia article
Diperbarui 28 Desember 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Hernia femoralis adalah keadaan dimana isi perut (biasanya bagian dari usus kecil) merobek atau mendorong titik lemah dari dinding otot tipis pada perut.[1] Dinding otot perut tersebut berperan untuk mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya.[1] Hernia femoralis muncul dengan tonjolan di bagian atas paha dekat pangkal paha.[1] Otot-otot tersebut biasanya kuat dan cukup untuk menjaga usus dan organ berada pada tempatnya, tetapi hernia dapat berkembang ketika terdapat titik-titik lemah pada otot.[2] Penyebab pasti hernia femoralis tidak diketahui.[3] Kemungkinan, seseorang lahir dengan daerah otot yang melemah dari kanal femoralis, atau daerah otot dapat menjadi lemah dari waktu ke waktu.[3] Faktor-faktor yang mungkin dapat memicu hernia femoralis adalah persalinan, sembelit, angkat berat, kelebihan berat badan, buang air kecil sulit karena pembesaran prostat, batuk kronis.[3] Kebanyakan hernia femoralis tidak menimbulkan gejala.[1] Mungkin ada beberapa ketidaknyamanan pangkal paha yang buruk ketika berdiri, mengangkat benda berat, atau regangan.[1] Kadang-kadang, gejala pertama adalah nyeri mendadak pangkal paha, nyeri perut, mual, atau muntah.[1] Hal tersebut mungkin menandakan bahwa usus dalam hernia tersebut akan diblokir.[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 (Inggris) Linda J. Vorvick, MD (2012). "Femoral Hernia". Diakses tanggal June 27 2014.
  2. ↑ (Inggris) "Feoral Hernia Repair". 2013. Diakses tanggal June27 2014.
  3. 1 2 3 (Inggris) Erica Roth (2012). "Femoral Hernia".
  • l
  • b
  • s
Penyakit sistem pencernaan
Saluran GI atas
Esofagus
  • Esofagitis
    • kandida
    • Eosinofilik
    • Herpetiform
  • Pecah
    • Sindrom Boerhaave
    • Sindrom Mallory–Weiss
  • UES
    • Divertikulum Zenker
  • LES
    • kerongkongan Barrett
  • Gangguan motilitas esofagus
    • Kerongkongan Nutcracker
    • Akalasia
    • Obstruksi aliran keluar persimpangan esofagogastrik
    • Kejang esofagus difus
    • Refluks gastroesofagus (GERD)
  • Refluks laringofaring (LPR)
  • striktur esofagus
  • Megaesofagus
  • Esophageal intramural pseudodiverticulosis
  • Nekrosis esofagus akut
Perut
  • Gastritis
    • Atrofi
    • penyakit Ménétrier
    • Gastroenteritis
  • Ulkus peptik (lambung)
    • Ulkus Cushing
    • Lesi Dieulafoy
  • Dispepsia
  • Pyloric stenosis
  • Aklorhidria
  • Gastroparesis
  • Gastroptosis
  • Portal hipertensi gastropati
  • Gastric antral vascular ectasia
  • Sindrom pembuangan lambung
  • Volvulus lambung
  • Sindrom bumper terkubur
  • Gastrinoma
    • Sindrom Zollinger–Ellison
Saluran GI bawah
Enteropati
Usus halus
(Duodenum/Jejunum/Ileum)
  • Enteritis
    • Duodenitis
    • Jejunitis
    • Ileitis
  • Ulkus peptikum (duodenal)
    • Maag Curling
  • Masalah penyerapan: Coeliac
  • Sari tropis
  • Sindrom lingkaran buta
  • Pertumbuhan berlebih bakteri usus kecil
  • Penyakit Whipple
  • Sindrom usus pendek
  • Steatorrhea
  • Penyakit Milroy
  • Masalah penyerapan asam empedu
Usus Besar
(Apendiks/Usus Besar)
  • Apendisitis
  • Kolitis
    • Pseudomembran
    • ulseratif
    • Iskemia
    • Mikroskopis
    • Kolagen
    • Limfositik
  • Disentri
  • Penyakit kolon fungsional
    • IBS
    • Pseudoeobstruksi usus / sindrom Ogilvie
  • Megakolon / Megakolon Beracun
  • Divertikulitis/Divertikulosis/SCAD
Besar dan/atau kecil
  • Enterokolitis
    • Necrotizing
  • Gastroenterokolitis
  • IBD
    • Penyakit Crohn
  • Pembuluh darah: Angina perut
  • Iskemia mesenterika
  • Angiodidisplasia
  • Obstruksi usus: Ileus
  • Intususepsi
  • Volvulus
  • Impaksi tinja
  • Sembelit
  • Diare
    • Menular
  • Adhesi usus
Rektum
  • Proctitis
    • Radiation proctitis
  • Proctalgia fugax
  • Rectal prolapse
  • Anismus
  • Solitary rectal ulcer syndrome
Anal canal
  • Anal fissure/Fistula ani
  • Anal abscess
  • Hemorrhoid
  • Anal dysplasia
  • Pruritus ani
Pendarahan GI
  • Darah dalam tinja
  • Atas
    • Hematemesis
    • Melena
  • bawah
    • Hematokezia
Kelenjar pencernaan
Hati
  • Hepatitis
    • Virus hepatitis
    • Hepatitis autoimun
    • Hepatitis alkoholik
  • Sirosis
    • PBC
  • Perlemakan hati
    • NASH
  • Pembuluh darah
    • Sindrom Budd–Chiari
    • Penyakit veno-oklusif hati
    • Portal hipertensi
    • hati pala
  • Penyakit hati alkoholik
  • Gagal hati
    • Ensefalopati hepatik
    • Gagal hati akut
  • Abses hati
    • Piogenik
    • Amuba
  • sindrom hepatorenal
  • Peliosis hepatis
  • Gangguan metabolisme s
    • penyakit Wilson
    • Hemokromatosis
Kantung empedu
  • Kolangitis akut
  • Batu Empedu/Kolestasis
  • Kolesterolosis
  • Adenomyomatosis
  • Sindrom pascakolesistektomi
  • Kantung empedu porselen
Saluran empedu/
Lainnya biliary tree
  • Kolangitis
    • Kolangitis sklerosis primer
    • Kolangitis sklerosis sekunder
    • Akut
  • Kolestasis/sindrom Mirizzi
  • Fistula bilier
  • Haemobilia
  • Saluran empedu umum
    • Choledocholitiasis
    • Biliary dyskinesia
  • Disfungsi Sfingter Oddi
Pankreas
  • Pankreatitis
    • Akut
    • Kronis
    • Keturunan
    • abses pankreas
  • Pseudokista pankreas
  • Insufisiensi pankreas eksokrin
  • Fistula pankreas
Lain
Hernia
  • Diapharagmatika
    • Kongenital
  • Hiatus
  • Inguinalis
    • Tidak langsung
    • Langsung
  • Umbilikalis
  • Femoralis
  • Obturator
  • Spigelian
  • Lumbar
    • Petit's
    • Grynfeltt–Lesshaft
  • Lokasi tidak ditentukan
    • Insisional
    • hernia dalam
    • Hernia Richter
Peritoneal
  • Peritonitis
    • Peritonitis bakterial spontan
  • Hemoperitoneum
  • Pneumoperitoneum


Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Rujukan

Artikel Terkait

Operasi hernia inguinalis

kelompok hernia yang berbeda: dinding selangkangan dan dinding ventral (perut). Hernia selangkangan meliputi femoralis, obturator, dan inguinalis. Hernia inguinalis

Hernia

penyakit akibat turunnya buah zakar seiring melemahnya lapisan otot dinding perut. Penderita hernia, memang kebanyakan laki-laki, terutama anak-anak.

Bodong

bodong dikenal sebagai hernia umbilikalis (umbilical hernia). Umumnya akan hilang saat usia sekitar 2 tahun. Jika diameter hernia lebih kecil dari 5 mm

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026