Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Aklorhidria

Aklorhidria adalah kelainan pada lambung yang ditandai dengan sekresi asam lambung yang sangat sedikit. Aklorhidri terjadi karena keberadaan bakteri Helicobacter pylori yang berlebihan atau munculnya polipeptida intestinal vasoaktif di dalam lambung sehingga menahan sekresi asam lambung.

Wikipedia article
Diperbarui 22 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Aklorhidria
Hidrogen klorida (komponen utama dari asam lambung)

Aklorhidria adalah kelainan pada lambung yang ditandai dengan sekresi asam lambung yang sangat sedikit.[1] Aklorhidri terjadi karena keberadaan bakteri Helicobacter pylori yang berlebihan atau munculnya polipeptida intestinal vasoaktif di dalam lambung sehingga menahan sekresi asam lambung.[2]

Sebab

Polipeptida intestinal vasoaktif

Polipeptida intestinal vaskoaktif merupakan zat yang disekresikan oleh tumor yang tumbuh di dalam lambung.[2] Zat tersebut tidak hanya menahan sekresi asam lambung, tetapi juga menyebabkan diare, hipotensi, dan hipokalemia.[2]

Bakteri Helicobacter pylori

Terjadinya aklorhidri dapat dikaitkan dengan pertumbuhan bakteri Helicobacter pylori yang tidak terkontrol.[1] Koloni bakteri Helicobacter pylori akan menyebabkan kenaikan pH di dalam lambung, sementara bakteri tersebut berkembang dengan cepat bila penderita mengkonsumsi obat maag.[1]

Ciri-ciri

Kondisi keasaman lambung penderita aklorhidri merupakan ciri-ciri utama untuk menandai adanya kelainan tersebut.[1] Karena jumlah asam lambung yang dikeluarkan penderita aklorhidri sangat sedikit, tingkat keasaman di dalam lambung biasanya lebih besar atau sama dengan 4.[1] Aklorhidri umumnya dialami oleh penderita tuberkulosis, penyakit Addison, dan radang usus besar.[3] Selain itu, aklorhidri yang disertai dengan penimbunan makanan pada lambung akan hanya ditemui pada penderita karsinoma lambung.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 Pizzoerno, Joseph E.; Murray, Michael T. . 2013 . Textbook of Natural Medicine . Missouri: Churchill Livingstone . ISBN 978-1-4377-2333-5
  2. 1 2 3 Debas, Haile T. . 2004 . Gastrointestinal Surgery: Pathophysiology and Management . New York: Springer-Verlag . ISBN 0-387-00721-0
  3. 1 2 Sheriff, D. S. . 2004 . Medical Biochemistry . New Delhi: Jaypee Brothers Medical Publishers (P) Ltd. . ISBN 81-8061-315-1
  • l
  • b
  • s
Penyakit sistem pencernaan
Saluran GI atas
Esofagus
  • Esofagitis
    • kandida
    • Eosinofilik
    • Herpetiform
  • Pecah
    • Sindrom Boerhaave
    • Sindrom Mallory–Weiss
  • UES
    • Divertikulum Zenker
  • LES
    • kerongkongan Barrett
  • Gangguan motilitas esofagus
    • Kerongkongan Nutcracker
    • Akalasia
    • Obstruksi aliran keluar persimpangan esofagogastrik
    • Kejang esofagus difus
    • Refluks gastroesofagus (GERD)
  • Refluks laringofaring (LPR)
  • striktur esofagus
  • Megaesofagus
  • Esophageal intramural pseudodiverticulosis
  • Nekrosis esofagus akut
Perut
  • Gastritis
    • Atrofi
    • penyakit Ménétrier
    • Gastroenteritis
  • Ulkus peptik (lambung)
    • Ulkus Cushing
    • Lesi Dieulafoy
  • Dispepsia
  • Pyloric stenosis
  • Aklorhidria
  • Gastroparesis
  • Gastroptosis
  • Portal hipertensi gastropati
  • Gastric antral vascular ectasia
  • Sindrom pembuangan lambung
  • Volvulus lambung
  • Sindrom bumper terkubur
  • Gastrinoma
    • Sindrom Zollinger–Ellison
Saluran GI bawah
Enteropati
Usus halus
(Duodenum/Jejunum/Ileum)
  • Enteritis
    • Duodenitis
    • Jejunitis
    • Ileitis
  • Ulkus peptikum (duodenal)
    • Maag Curling
  • Masalah penyerapan: Coeliac
  • Sari tropis
  • Sindrom lingkaran buta
  • Pertumbuhan berlebih bakteri usus kecil
  • Penyakit Whipple
  • Sindrom usus pendek
  • Steatorrhea
  • Penyakit Milroy
  • Masalah penyerapan asam empedu
Usus Besar
(Apendiks/Usus Besar)
  • Apendisitis
  • Kolitis
    • Pseudomembran
    • ulseratif
    • Iskemia
    • Mikroskopis
    • Kolagen
    • Limfositik
  • Disentri
  • Penyakit kolon fungsional
    • IBS
    • Pseudoeobstruksi usus / sindrom Ogilvie
  • Megakolon / Megakolon Beracun
  • Divertikulitis/Divertikulosis/SCAD
Besar dan/atau kecil
  • Enterokolitis
    • Necrotizing
  • Gastroenterokolitis
  • IBD
    • Penyakit Crohn
  • Pembuluh darah: Angina perut
  • Iskemia mesenterika
  • Angiodidisplasia
  • Obstruksi usus: Ileus
  • Intususepsi
  • Volvulus
  • Impaksi tinja
  • Sembelit
  • Diare
    • Menular
  • Adhesi usus
Rektum
  • Proctitis
    • Radiation proctitis
  • Proctalgia fugax
  • Rectal prolapse
  • Anismus
  • Solitary rectal ulcer syndrome
Anal canal
  • Anal fissure/Fistula ani
  • Anal abscess
  • Hemorrhoid
  • Anal dysplasia
  • Pruritus ani
Pendarahan GI
  • Darah dalam tinja
  • Atas
    • Hematemesis
    • Melena
  • bawah
    • Hematokezia
Kelenjar pencernaan
Hati
  • Hepatitis
    • Virus hepatitis
    • Hepatitis autoimun
    • Hepatitis alkoholik
  • Sirosis
    • PBC
  • Perlemakan hati
    • NASH
  • Pembuluh darah
    • Sindrom Budd–Chiari
    • Penyakit veno-oklusif hati
    • Portal hipertensi
    • hati pala
  • Penyakit hati alkoholik
  • Gagal hati
    • Ensefalopati hepatik
    • Gagal hati akut
  • Abses hati
    • Piogenik
    • Amuba
  • sindrom hepatorenal
  • Peliosis hepatis
  • Gangguan metabolisme s
    • penyakit Wilson
    • Hemokromatosis
Kantung empedu
  • Kolangitis akut
  • Batu Empedu/Kolestasis
  • Kolesterolosis
  • Adenomyomatosis
  • Sindrom pascakolesistektomi
  • Kantung empedu porselen
Saluran empedu/
Lainnya biliary tree
  • Kolangitis
    • Kolangitis sklerosis primer
    • Kolangitis sklerosis sekunder
    • Akut
  • Kolestasis/sindrom Mirizzi
  • Fistula bilier
  • Haemobilia
  • Saluran empedu umum
    • Choledocholitiasis
    • Biliary dyskinesia
  • Disfungsi Sfingter Oddi
Pankreas
  • Pankreatitis
    • Akut
    • Kronis
    • Keturunan
    • abses pankreas
  • Pseudokista pankreas
  • Insufisiensi pankreas eksokrin
  • Fistula pankreas
Lain
Hernia
  • Diapharagmatika
    • Kongenital
  • Hiatus
  • Inguinalis
    • Tidak langsung
    • Langsung
  • Umbilikalis
  • Femoralis
  • Obturator
  • Spigelian
  • Lumbar
    • Petit's
    • Grynfeltt–Lesshaft
  • Lokasi tidak ditentukan
    • Insisional
    • hernia dalam
    • Hernia Richter
Peritoneal
  • Peritonitis
    • Peritonitis bakterial spontan
  • Hemoperitoneum
  • Pneumoperitoneum

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sebab
  2. Polipeptida intestinal vasoaktif
  3. Bakteri Helicobacter pylori
  4. Ciri-ciri
  5. Referensi
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026