Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiHernia diapharagmatika
Artikel Wikipedia

Hernia diapharagmatika

Hernia diapharagmatika adalah cacat lahir di mana terdapat celah yang abnormal pada diafragma. Diafragma adalah otot yang berperan untuk membantu sistem pernapasan berlangsung. Pembukaan memungkinkan bagian dari organ-organ dari perut naik ke dalam rongga dada dekat paru-paru. Terdapat dua tipe dari hernia diafragma ini yaitu hernia diafragma kongenital dan hernia diafragma dapatan. Hernia diafragma kongenital dikarenakan perkembangan abnormal dari diafragma ketika janin terbentuk. Cacat pada diafragma bayi memungkinkan satu atau lebih dari organ perut pindah ke dada dan menempati ruang di mana paru-paru seharusnya berada. Akibatnya, paru-paru bayi tidak dapat berkembang dengan baik. Dalam sebagian besar kasus, hanya satu paru-paru yang dipengaruhi. Hernia diafragma dapatan biasanya merupakan hasil dari cedera tumpul atau penetrasi. Kecelakaan lalu lintas dan jatuh dapat menyebabkan sebagian besar cedera tumpul. Dapat pula disebabkan oleh luka tembus, biasanya karena tusukan atau luka tembak. Operasi pada perut atau dada juga dapat menyebabkan kerusakan akibat kecelakaan pada diafragma.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Hernia diapharagmatika
Hernia diapharagmatika

Hernia diapharagmatika adalah cacat lahir di mana terdapat celah yang abnormal pada diafragma.[1] Diafragma adalah otot yang berperan untuk membantu sistem pernapasan berlangsung.[1] Pembukaan memungkinkan bagian dari organ-organ dari perut (lambung, limpa, hati, dan usus) naik ke dalam rongga dada dekat paru-paru.[1] Terdapat dua tipe dari hernia diafragma ini yaitu hernia diafragma kongenital dan hernia diafragma dapatan.[2] Hernia diafragma kongenital dikarenakan perkembangan abnormal dari diafragma ketika janin terbentuk.[2] Cacat pada diafragma bayi memungkinkan satu atau lebih dari organ perut pindah ke dada dan menempati ruang di mana paru-paru seharusnya berada.[2] Akibatnya, paru-paru bayi tidak dapat berkembang dengan baik. Dalam sebagian besar kasus, hanya satu paru-paru yang dipengaruhi.[2] Hernia diafragma dapatan biasanya merupakan hasil dari cedera tumpul atau penetrasi.[2] Kecelakaan lalu lintas dan jatuh dapat menyebabkan sebagian besar cedera tumpul.[2] Dapat pula disebabkan oleh luka tembus, biasanya karena tusukan atau luka tembak.[2] Operasi pada perut atau dada juga dapat menyebabkan kerusakan akibat kecelakaan pada diafragma.[2]

Rujukan

  1. 1 2 3 (Inggris) Kimberly G Lee, MD, MSc, IBCLC. "Diaphragmatic Hernia". Diakses tanggal June 26 2014. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
  2. 1 2 3 4 5 6 7 8 (Inggris) Raihan Khalid (2012). "Diaphragmatic Hernia". Diakses tanggal June 26 2014.
  • l
  • b
  • s
Penyakit sistem pencernaan
Saluran GI atas
Esofagus
  • Esofagitis
    • kandida
    • Eosinofilik
    • Herpetiform
  • Pecah
    • Sindrom Boerhaave
    • Sindrom Mallory–Weiss
  • UES
    • Divertikulum Zenker
  • LES
    • kerongkongan Barrett
  • Gangguan motilitas esofagus
    • Kerongkongan Nutcracker
    • Akalasia
    • Obstruksi aliran keluar persimpangan esofagogastrik
    • Kejang esofagus difus
    • Refluks gastroesofagus (GERD)
  • Refluks laringofaring (LPR)
  • striktur esofagus
  • Megaesofagus
  • Esophageal intramural pseudodiverticulosis
  • Nekrosis esofagus akut
Perut
  • Gastritis
    • Atrofi
    • penyakit Ménétrier
    • Gastroenteritis
  • Ulkus peptik (lambung)
    • Ulkus Cushing
    • Lesi Dieulafoy
  • Dispepsia
  • Pyloric stenosis
  • Aklorhidria
  • Gastroparesis
  • Gastroptosis
  • Portal hipertensi gastropati
  • Gastric antral vascular ectasia
  • Sindrom pembuangan lambung
  • Volvulus lambung
  • Sindrom bumper terkubur
  • Gastrinoma
    • Sindrom Zollinger–Ellison
Saluran GI bawah
Enteropati
Usus halus
(Duodenum/Jejunum/Ileum)
  • Enteritis
    • Duodenitis
    • Jejunitis
    • Ileitis
  • Ulkus peptikum (duodenal)
    • Maag Curling
  • Masalah penyerapan: Coeliac
  • Sari tropis
  • Sindrom lingkaran buta
  • Pertumbuhan berlebih bakteri usus kecil
  • Penyakit Whipple
  • Sindrom usus pendek
  • Steatorrhea
  • Penyakit Milroy
  • Masalah penyerapan asam empedu
Usus Besar
(Apendiks/Usus Besar)
  • Apendisitis
  • Kolitis
    • Pseudomembran
    • ulseratif
    • Iskemia
    • Mikroskopis
    • Kolagen
    • Limfositik
  • Disentri
  • Penyakit kolon fungsional
    • IBS
    • Pseudoeobstruksi usus / sindrom Ogilvie
  • Megakolon / Megakolon Beracun
  • Divertikulitis/Divertikulosis/SCAD
Besar dan/atau kecil
  • Enterokolitis
    • Necrotizing
  • Gastroenterokolitis
  • IBD
    • Penyakit Crohn
  • Pembuluh darah: Angina perut
  • Iskemia mesenterika
  • Angiodidisplasia
  • Obstruksi usus: Ileus
  • Intususepsi
  • Volvulus
  • Impaksi tinja
  • Sembelit
  • Diare
    • Menular
  • Adhesi usus
Rektum
  • Proctitis
    • Radiation proctitis
  • Proctalgia fugax
  • Rectal prolapse
  • Anismus
  • Solitary rectal ulcer syndrome
Anal canal
  • Anal fissure/Fistula ani
  • Anal abscess
  • Hemorrhoid
  • Anal dysplasia
  • Pruritus ani
Pendarahan GI
  • Darah dalam tinja
  • Atas
    • Hematemesis
    • Melena
  • bawah
    • Hematokezia
Kelenjar pencernaan
Hati
  • Hepatitis
    • Virus hepatitis
    • Hepatitis autoimun
    • Hepatitis alkoholik
  • Sirosis
    • PBC
  • Perlemakan hati
    • NASH
  • Pembuluh darah
    • Sindrom Budd–Chiari
    • Penyakit veno-oklusif hati
    • Portal hipertensi
    • hati pala
  • Penyakit hati alkoholik
  • Gagal hati
    • Ensefalopati hepatik
    • Gagal hati akut
  • Abses hati
    • Piogenik
    • Amuba
  • sindrom hepatorenal
  • Peliosis hepatis
  • Gangguan metabolisme s
    • penyakit Wilson
    • Hemokromatosis
Kantung empedu
  • Kolangitis akut
  • Batu Empedu/Kolestasis
  • Kolesterolosis
  • Adenomyomatosis
  • Sindrom pascakolesistektomi
  • Kantung empedu porselen
Saluran empedu/
Lainnya biliary tree
  • Kolangitis
    • Kolangitis sklerosis primer
    • Kolangitis sklerosis sekunder
    • Akut
  • Kolestasis/sindrom Mirizzi
  • Fistula bilier
  • Haemobilia
  • Saluran empedu umum
    • Choledocholitiasis
    • Biliary dyskinesia
  • Disfungsi Sfingter Oddi
Pankreas
  • Pankreatitis
    • Akut
    • Kronis
    • Keturunan
    • abses pankreas
  • Pseudokista pankreas
  • Insufisiensi pankreas eksokrin
  • Fistula pankreas
Lain
Hernia
  • Diapharagmatika
    • Kongenital
  • Hiatus
  • Inguinalis
    • Tidak langsung
    • Langsung
  • Umbilikalis
  • Femoralis
  • Obturator
  • Spigelian
  • Lumbar
    • Petit's
    • Grynfeltt–Lesshaft
  • Lokasi tidak ditentukan
    • Insisional
    • hernia dalam
    • Hernia Richter
Peritoneal
  • Peritonitis
    • Peritonitis bakterial spontan
  • Hemoperitoneum
  • Pneumoperitoneum
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX


Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Rujukan

Artikel Terkait

Hernia inguinalis

Hernia inguinalis adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan penonjolan jaringan lunak, biasanya usus, melalui bagian yang lemah atau robek di bagian

Hernia

penyakit akibat turunnya buah zakar seiring melemahnya lapisan otot dinding perut. Penderita hernia, memang kebanyakan laki-laki, terutama anak-anak.

Hernia ventralis

Hernia ventralis adalah keadaan di mana terdapat tonjolan yang berasal dari dinding perut, sering kali pada bagian tengahnya. Namun, dapat terjadi pada

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026