Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Harun Al Rasyid

Harun Al Rasyid atau yang akrab disapa Rasyid adalah birokrat dan politikus berkebangsaan Indonesai asal Nusa Tenggara Barat. Ia pernah Gubernur Nusa Tenggara Barat periode 1998–2003 dan Anggota DPR RI dari 2004 hingga 2013. Ia pernah menjabat sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan periode 1989–1993.

Wikipedia article
Diperbarui 30 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Harun Al Rasyid
Harun Al Rasyid
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI
Masa jabatan
1 Oktober 2009 – 25 Februari 2013
Pengganti
Dahlia
Sebelum
Grup parlemenGerindra
Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI
dari Nusa Tenggara Barat
Masa jabatan
1 Oktober 2004 – 1 Oktober 2009
Gubernur Nusa Tenggara Barat ke-5
Masa jabatan
1998–2003
Presiden
  • Bacharuddin Jusuf Habibie
  • Abdurrahman Wahid
  • Megawati Soekarnoputri
WakilSyahdan
Sebelum
Pendahulu
Warsito
Pengganti
Lalu Serinata
Sebelum
Wakil Gubernur Jakarta
Bidang Ekonomi
Masa jabatan
4 November 1997 – 24 Agustus 1998
GubernurSutiyoso
Sebelum
Pendahulu
Muhammad Rais (bidang ekononomi dan pembangunan)
Pengganti
Budiharjo Sukmadi (pjs.)
Fauzi Alvie Yasin
Wali Kota Administratif Jakarta Selatan ke-7
Masa jabatan
1989–1993
Gubernur
  • Wiyogo Atmodarminto
  • Soerjadi Soedirdja
Sebelum
Pendahulu
Mochtar Zakaria
Pengganti
Pardjoko
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir27 Desember 1942 (umur 83)
Bima, Keresidenan Bali dan Lombok, Hindia Belanda
KebangsaanIndonesia
Partai politik  Gerindra (2008–2013)
  Hanura (2013–2018)
  NasDem (2018–)
AlmamaterUniversitas Prof. Dr. Moestopo (Drs.)
Universitas Satyagama (M.Si.)
Pekerjaan
  • Politikus
  • Akademisi
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Harun Al Rasyid atau yang akrab disapa Rasyid (lahir 27 Desember 1942) adalah birokrat dan politikus berkebangsaan Indonesai asal Nusa Tenggara Barat. Ia pernah Gubernur Nusa Tenggara Barat periode 1998–2003 dan Anggota DPR RI dari 2004 hingga 2013.[1] Ia pernah menjabat sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan periode 1989–1993.[2][3]

Riwayat Pendidikan

Pendidikan Formal

Harun Al Rasyid menempuh pendidikan sarjana program Administrasi Negara di Universitas Prof. Dr. Moestopo, dan lulus pada (1979). Kemudian melanjutnya pendidikan Magister Ilmu Pemerintahan Universitas Satyagama (2000)

Pendidikan Non-Formal

Ia juga menempul pendidikan nonformal diantaranya pendidikan Militer/MENWA, Pendidikan Non–Degree Univesitas Indonesia (1978), Pendidikan pendalaman masalah Pertanahan dan Keagrariaan (1978), Pendidikan Peningkatan Kewaspadaan Nasional (1982), Sekolah Staf dan Pimpinan Administrasi Nasional/SESPANAS (1991), dan Lembaga Ketahanan Nasional/Lemhannas (1996).

Karier Pekerjaan

Sebagai birokrat (1967–2003)

Harun Al Rasyid memulai karier birokratnya sebagai Staff Biro Pemerintahan Pemda Propinsi DKI Jakarta dari 1967 hingga 1968. Kemudian ia menjadi Wakil Camat Tanjung Priok selama 5 tahun (1968–1973). Ia naik jabatan menjadi Camat Tanjung Priok dari 1973 hingga 1978. Setelah itu, ia digeser sebagai Camat Penjaringan dari 1978 hingga 1980.

Tahun 1980 hingga 1981, ia diangkat menjadi Kepala Catatan I Pemerintahan Kotamadya Jakarta Utara. Kemudian menjadi Sekretaris Kota Jakarta Utara (1981–1984), Wakil Wali kota Jakarta Utara (1984–1988)

Ia pindah ke pemerintah provinsi menjadi Kepala Biro Pemerintahan Pemerintah Propinsi DKI Jakarta (1988–1989). Setelahnnya menjadi Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan (1989–1993). Tahun 1993 hingga 1997, ia diangkat menjadi Sekretaris Wilayah Daerah Pemerintah Propinsi DKI Jakarta. Tahun 1997 hingga 1998, ia mendampingi Gubernur Sutiyoso sebagai Wakil Gubernur Bagian Ekonomi dan Keuangan Pemerintah. Tahun 1998, Harun Al Rasyid kembali ke tempat kelahirannya, menjadi Gubernur Nusa Tenggara Barat selama 5 tahun. Ia kemudian dicalonkan kembali sebagai gubernur, namun dikalahkan oleh Lalu Serinata.

Sebagai politikus (2003–)

Selepas menjadi birokrat, ia kemudian menjadi politikus. Ia terpilih sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia 2004–2009 perwakilan Nusa Tenggara Barat, dengan perolehan suara sebanyak 256.944 suara.[4] Ia kemudian terpilih sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia 2009–2014 dari Partai Gerakan Indonesia Raya.[5] Harun Al Rasyid kemudian mundur setelah pindah partai ke Partai Hati Nurani Rakyat, karena mencalonkan diri kembali di Pemilihan umum Gubernur Nusa Tenggara Barat 2013.[6]

Pada Pemilihan umum Gubernur Nusa Tenggara Barat 2013, ia berpasangan dengan Lalu Abdul Muhyi Abidin, yang diusung oleh Partai Hanura dan partai nonparlemen. Namun, mereka hanya memperoleh 498.420 suara (21,29%), dikalahkan oleh gubernur petahana Muhammad Zainul Majdi.[7]

Penghargaan dan Tanda Jasa

  • Penghargaan Pegawai Teladan se-DKI (1972)
  • Pembina Wilayah Terbaik se-DKI (1976)
  • Satyalancana Wira Karya oleh Presiden RI (1991)
  • Prestasi kencana Presiden RI (1992)
  • Penghargaan Satyalancana Karya Satya 30 Tahun oleh Gubenur DKI Jakarta (1997)
  • Bintang Jasa Utama oleh Presiden RI (1997)

Sejarah elektoral

Eksekutif

Pilkada Kandidat Nomor
Urut
Calon
Kepala Daerah
Calon
Wakil Kepala Daerah
Perolehan suara
Suara Persen Hasil
1998 Gubernur Nusa Tenggara Barat — Harun Al Rasyid Syahdan YaY Terpilih
2003 — Harun Al Rasyid Nanang Samodra 14 dari 55 25,45% N Tidak Terpilih
2013 3 Harun Al Rasyid Lalu Abdul Muhyi Abidin 498.420 22,69% N Tidak Terpilih

Legislatif

Pileg Lembaga legislatif Dapil Partai Perolehan suara Hasil
2004 Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Nusa Tenggara Barat Independen 256.944 checkY Terpilih
2009 Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) DKI Jakarta III Gerindra 19.326[8] checkY Terpilih
2019 DKI Jakarta I NasDem N Tidak Terpilih

Referensi

  1. ↑ "Sejarah Nusa Tenggara Barat". Diarsipkan 2015-11-04 di Wayback Machine. Situs Resmi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Administrator Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. 9 Desember 2014." Diakses tanggal 30 Desember 2015.
  2. ↑ "Wali Kota Jakarta Selatan dari waktu ke waktu". Diarsipkan 2022-09-13 di Wayback Machine. Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan. Diakses tanggal 4 November 2017.
  3. ↑ Profil anggota Dewan Perwakilan Daerah, 2004-2009. Kerja sama Sekretariat Jenderal MPR RI dan International IDEA. 2004.
  4. ↑ "Profil Harun Al Rasyid, Anggota DPD RI 2004–2009 perwakilan Nusa Tenggara Barat". Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. 1 Oktober 2004. Diakses tanggal 10 Juli 2025.
  5. ↑ "Anggota DPR RI periode 2009–2014" (PDF). Komisi Pemilihan Umum. Diakses tanggal 30 Desember 2024.
  6. ↑ Adam, Rizki (25 Februari 2013). "Jadi Cagub NTB, Politisi Gerindra Loncat ke Hanura". Diakses tanggal 30 Desember 2025.
  7. ↑ "KPU NTB Tetapkan Zainul Majdi dan Muh Amin Pemenang Pilkada". KBR.id. 25 Mei 2013. Diakses tanggal 30 Desember 2025.
  8. ↑ "Pemilu DPR 2009: DKI Jakarta". Pemilu Asia. 2009. Diakses tanggal 30 Desember 2025.

Pranala luar

"Harun Al Rasyid, "Berjuang Jangan Ada Kata Berakhir"" Diarsipkan 2018-11-04 di Wayback Machine.. mataramnews.co.id. Diakses tanggal 4 November 2018, jam 20:40 WITA.

Jabatan politik
Didahului oleh:
Warsito
Gubernur Nusa Tenggara Barat
1998–2003
Diteruskan oleh:
Lalu Serinata
Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Mochtar Zakaria
Wali Kota Administratif Jakarta Selatan
1989–1993
Diteruskan oleh:
Pardjoko
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Riwayat Pendidikan
  2. Pendidikan Formal
  3. Pendidikan Non-Formal
  4. Karier Pekerjaan
  5. Sebagai birokrat (1967–2003)
  6. Sebagai politikus (2003–)
  7. Penghargaan dan Tanda Jasa
  8. Sejarah elektoral
  9. Eksekutif
  10. Legislatif
  11. Referensi
  12. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026