Gondanglegi adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Malang. Gondanglegi adalah kecamatan yang terletak di antara Kepanjen dan Turen, serta dilintasi jalan nasional Blitar-Lumajang. Pusat kecamatan ini memiliki Pasar Gondanglegi yang ramai, masjid besar, hingga rumah sakit. Gondanglegi juga berada di persimpangan jalur dari arah Kota Malang di utara menuju kawasan wisata Pantai Balekambang di selatan. Gondanglegi memiliki wisata populer seperti Sumber Sira dan Kali Mbureng. Selain itu, Gondanglegi juga dikenal dengan event rutinnya yaitu Pesona Gondanglegi berupa parade tahunan yang menampilkan kostum kreatif buatan warga sekitar. Pada tahun 1999, 10 desa di selatan Gondanglegi dimekarkan menjadi kecamatan baru bernama Pagelaran sehingga sekarang tersisa 14 desa.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Gondanglegi | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Jawa Timur | ||||
| Kabupaten | Malang | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | Drs. Ahmad Muwassi Arif, M.Si. | ||||
| Populasi (2024) | |||||
| • Total | 89.703 jiwa | ||||
| Kode pos | 65174 | ||||
| Kode Kemendagri | 35.07.10 | ||||
| Kode BPS | 3507140 | ||||
| Luas | 79,74 km² | ||||
| Desa/kelurahan | 14 | ||||
| |||||
Gondanglegi adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Malang. Gondanglegi adalah kecamatan yang terletak di antara Kepanjen dan Turen, serta dilintasi jalan nasional Blitar-Lumajang. Pusat kecamatan ini memiliki Pasar Gondanglegi yang ramai, masjid besar, hingga rumah sakit. Gondanglegi juga berada di persimpangan jalur dari arah Kota Malang di utara menuju kawasan wisata Pantai Balekambang di selatan.[1] Gondanglegi memiliki wisata populer seperti Sumber Sira dan Kali Mbureng.[2] Selain itu, Gondanglegi juga dikenal dengan event rutinnya yaitu Pesona Gondanglegi berupa parade tahunan yang menampilkan kostum kreatif buatan warga sekitar.[3] Pada tahun 1999, 10 desa di selatan Gondanglegi dimekarkan menjadi kecamatan baru bernama Pagelaran sehingga sekarang tersisa 14 desa.[4]

Gondanglegi kecamatan di kawasan Malang selatan yang berjarak sekitar 20 km dari Kota Malang. Geografi Gondanglegi berupa dataran rendah yang didominasi oleh areal persawahan dan perkebunan tebu. Perbatasan dengan Kepanjen di barat dipisahkan oleh Sungai Brantas. Sungai terkenal lain di Gondanglegi adalah Kali Mbureng yang menjadi spot pemancingan dan pasar ikan, serta rest area yang mudah diakses dari jalan nasional. Sungai kecil ini terhubung dengan kawasan wisata Sumber Sira di utara Gondanglegi serta Sumber Maron di Pagelaran di selatan, yang kemudian berhilir di Sungai Brantas.
Batas wilayah Kecamatan Gondanglegi adalah sebagai berikut:[5]
| Utara | Kecamatan Bululawang |
| Timur | Kecamatan Turen |
| Selatan | Kecamatan Pagelaran |
| Barat | Kecamatan Kepanjen |
Kecamatan Gondanglegi terdiri dari 14 desa yang dibagi menjadi beberapa dusun atau dukuh, yakni sebagai berikut:[5]
| No. | Nama Desa | Nama Dusun / Dukuh | Ref |
|---|---|---|---|
| 1 | Bulupitu | Bulupitu | [5] |
| 2 | Ganjaran | Ganjaran | [5] |
| 3 | Gondanglegi Kulon | Krajan, Penjalinan | [5] |
| 4 | Gondanglegi Wetan | Krajan, Karangasem, Kendayaan, Wates | [5] |
| 5 | Ketawang | Ketawang | [5] |
| 6 | Panggungrejo | Krajan, Boro | [5] |
| 7 | Putat Kidul | Krajan, Pancir | [5] |
| 8 | Putat Lor | Krajan, Baran | [5] |
| 9 | Putukrejo | Putuk Utara, Putuk Selatan | [5] |
| 10 | Sepanjang | Krajan, Kasin, Sonokembang (Pidek) | [5] |
| 11 | Sukorejo | Dieng, Jengglong, Mbedali | [6] |
| 12 | Sukosari | Sukosari, Dawuhan / Mbureng | [5] |
| 13 | Sumberjaya | Alas Cilik, Bureng | [5] |
| 14 | Urek-Urek | Krajan, Baran | [5] |


Pesona Gondanglegi adalah parade atau karnaval seni budaya kontemporer yang diadakan setiap tahunnya di Kecamatan Gondanglegi. Event ini menampilkan kostum-kostum modern yang unik dengan berbagai tema. Pesertanya adalah kelompok dari Kecamatan Gondanglegi dan sekitarnya. Pesona Gondanglegi adalah salah satu ikon budaya modern di Kabupaten Malang yang dikunjungi ribuan pengunjung setiap tahunnya. Beberapa tahun belakangan, event ini juga diramaikan dengan adanya grup musik horeg yang menambah keseruan acara.[9] Tim Pesona Gondanglegi pernah diundang ke "Pagelaran Sabang Merauke - The Indonesia Broadway" di Jakarta tahun 2025 untuk menunjukkan kostum-kostum kerennya. Dalam event itu mereka juga berkolaborasi dengan tim dari Jember Fashion Carnaval serta penari-penari tradisional dan modern dari seluruh Indonesia.[10]