Paroki Santa Maria Tanah Pinoh, atau kadang disebut juga Paroki Kota Baru - Tanah Pinoh, adalah paroki dari Gereja Katolik Roma di Keuskupan Sintang; merupakan pemekaran dari Paroki Santa Perawan Maria Diangkat Ke Surga, Nanga Pinoh sejak tahun 1980. Pusat Paroki Tanah Pinoh terletak di Kota Baru—di bagian hulu Sungai Cina, Kecamatan Melawi, di Kabupaten Melawi - Kalbar; wilayahnya meliputi Kabupaten Melawi dan Kabupaten Sintang. Transportasi umumnya melalui jalur sungai dan jalan setapak—sedikit saja yang dapat dilalui jeep dan sepeda motor. Umat paroki sebagian besar adalah Suku Dayak; mata pencaharian mereka adalah ladang berpindah, kebun karet, dan hasil hutan lainnya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Gereja Santa Maria, Tanah Pinoh | |
|---|---|
| 0°47′49″S 111°32′44″E / 0.797083°S 111.545650°E / -0.797083; 111.545650 (0°47'49.50"S 111°32'44.34"E) | |
| Lokasi | Desa Batu Begigi, Kota Baru Tanah Pinoh, Melawi, Kalimantan Barat 79674 |
| Jumlah anggota/umat | 3.304 jiwa (2013)[1] |
| Sejarah | |
| Dedikasi | Santa Maria |
| Administrasi | |
| Keuskupan | Keuskupan Sintang |
| Klerus | |
| Imam kepala | Pastor Markus Suwito Mantiri, Pr. |
| Imam rekan | Pastor Sabinus Salfius Irianto, Pr. |
| Parokial | |
| Stasi | 13[2] |
Paroki Santa Maria Tanah Pinoh, atau kadang disebut juga Paroki Kota Baru - Tanah Pinoh, adalah paroki dari Gereja Katolik Roma di Keuskupan Sintang; merupakan pemekaran dari Paroki Santa Perawan Maria Diangkat Ke Surga, Nanga Pinoh sejak tahun 1980.[1][3] Pusat Paroki Tanah Pinoh terletak di Kota Baru—di bagian hulu Sungai Cina, Kecamatan Melawi, di Kabupaten Melawi - Kalbar; wilayahnya meliputi Kabupaten Melawi dan Kabupaten Sintang. Transportasi umumnya melalui jalur sungai dan jalan setapak—sedikit saja yang dapat dilalui jeep dan sepeda motor. Umat paroki sebagian besar adalah Suku Dayak; mata pencaharian mereka adalah ladang berpindah, kebun karet, dan hasil hutan lainnya.[3]