Genre permainan video digunakan untuk menggolongkan permainan video berdasarkan interaksi bidang permainannya, bukan hanya perbedaan visual maupun naratif. Permainan video diklasifikasikan independen berdasarkan pengaturan atau isi dari struktur permainan tersebut, tidak seperti film ataupun buku.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Artikel ini adalah bagian dari seri: |
| Sejarah permainan video |
|---|

Genre permainan video digunakan untuk menggolongkan permainan video berdasarkan interaksi bidang permainannya, bukan hanya perbedaan visual maupun naratif.[1] Permainan video diklasifikasikan independen berdasarkan pengaturan atau isi dari struktur permainan tersebut, tidak seperti film ataupun buku.
Berikut ini adalah daftar umum yang digunakan untuk menentukan genre permainan video. Daftar ini belum lengkap karena pada dasarnya permainan video berkembang pesat. Sebuah permainan umumnya juga memiliki lebih dari satu genre (hybrid-genre). Genre sebenarnya dari sebuah permainan terbuka untuk ditafsirkan bagi setiap individu.
Permainan aksi (Action games) memerlukan pemain untuk menggunakan refleks, akurasi, dan waktu yang tepat untuk menyelesaikan sebuah tantangan. Ini mungkin merupakan genre dasar dari sebuah permainan, dan yang memiliki permainan terbanyak. Dalam permainan aksi, biasanya terdapat llllpertempuran. Terdapat banyak sub-genre dari permainan aksi, seperti Fighting games dan First-person shooter.
Usaha-usaha awal dalam mengkaterogikan permainan video terutama untuk mengatur katalog dan buku. Katalog tahun 1981 untuk Atari Video Computer System menggunakan 8 awalan: Skill Gallery, Space Station, Classics Corner, Adventure Territory, Race Track, Sports Arena, Combat Zone, dan Learning Center.[2] ("Classics", dalam hal ini, mengacu pada catur dan dam.) Dalam buku Tom Hirschfeld tahun 1981 How to Master the Video Games, dia membagi permainan-permainan tersebut menjadi divides the games ke dalam kategori luas dalam daftar isi: jenis Space Invaders, jenis Asteroids, labirin, refleks, dan lain-lain.[3] Dua yang pertama ini sesuai dengan genre yang masih digunakan yaitu penembak tetap dan penembak multiarah.
Nintendo, dalam membawa sistem Famicomnya ke pasar Amerika Utara seperti Nintendo Entertainment System pada tahun 1985, berusaha menghindari masalah hilangnya kontrol penerbitan yang menyebabkan kejatuhan permainan video pada tahun 1983 dan untuk mencegah permainan tidak berizin untuk sistemnya.[4] Untuk mengatasi hal ini, Nintendo memerlukan persetujuan semua permainan untuk NES.[5] Untuk mendukung hal ini, Nintendo mengklasifikasikan permainan ke dalam delapan seri utama: Petualangan, Aksi, Olahraga, Senjata Ringan, Programmable, Arkade, Robot, dan Edukasi. Deskripsi seri muncul di sampul "kotak hitam" awal dan kemudian di Panduan Pemain NES.[6] Seiring waktu Game Boy dan Super Nintendo Entertainment System, Nintendo telah menghentikan seri Arkade, Senjata-Ringan, Robot, Programmable, dan Edukasi, tetapi menambahkan RPG & Simulasi dan Teka-teki.[7][8]
Dengan industri memperluas pada tahun 1990an dan anggaran untuk permainan video mulai meningkat, penerbit besar seperti Electronic Arts mulai terbentuk untuk menangani pemasaran dan penerbitan permainan, baik untuk konsol maupun komputer pribadi. Menargetkan genre permainan video bernilai tinggi dan berisiko rendah merupakan hal penting bagi beberapa penerbit, dan pengembang kecil dan independen biasanya dipaksa untuk bersaing dengan meninggalkan alur permainan yang lebih eksperimental dan beralih ke genre yang sama yang digunakan oleh penerbit yang lebih besar.[9]
Seiring dengan meningkatnya kemampuan perangkat keras, genre baru menjadi hal yang mungkin, contohnya adalah peningkatan memori, perpindahan dari 2D ke 3D, alat tambahan baru, fungsi daring, dan mekanika berbasis lokasi.[10] Alur permainan eksperimental dari pengembangan permainan indie menarik banyak perhatian pada akhir tahun 2000an dan 2010an dibantu oleh distribusi digital independen, karena penerbit besar yang berfokus pada judul-judul triple-A sangat menghindari risiko.[11] Melalui permainan indie, sebuah kebangkitan alur permainan eksperimental telah muncul, dan beberapa genre baru telah muncul sejak saat itu.[10]

Dikarenakan "partisipasi langsung dan aktif” dari pemain, genre permainan video berbeda dari genre sastra dan film.[12] Meskipun seseorang dapat menyatakan bahwa Space Invaders adalah sebuah permainan video fiksi ilmiah, penulis Mark J.P. Wolf menulis bahwa klasifikasi seperti itu "mengabaikan perbedaan dan kesamaan mendasar yang dapat ditemukan dalam pengalaman pemain dalam permainan tersebut".[12] Berbeda dengan estetika visual permainan yang sangat bervariasi, dikatakan bahwa karakteristik interaktivitas adalah karakteristik yang umum untuk semua permainan.[13]
Seperti genre film, nama dari genre permainan video secara umum telah terjadi sebagai suatu pemahaman bersama antara penonton dan produser.[12] Nama deskriptif dari genre telah mengambil bagian dalam tujuan permainan, protagonis dan bahkan perspektif yang ditawarkan kepada pemain. Sebagai contoh, penembak orang pertama adalah permainan yang dimainkan dari sudut pandang orang pertama dan melibatkan praktik menembak.[14] Sedangkan "permainan tembak-menembak" adalah nama sebuah genre, "penembak orang pertama" dan "penembak orang ketiga" adalah subgenre umum dari genre tembak-menembak.[15] Contoh lain dari awalan tersebut adalah waktu nyata, berbasis giliran, top-down dan gulir samping.
Nama genre dapat berkembang seiring waktu. Genre permainan platform dimulai sebagai "permainan panjat tebing", berdasarkan buku Steve Bloom tahun 1982 Video Invaders, karena mereka terinspirasi oleh permainan seperti Donkey Kong dengan tangga dan melompat.[16] Istilah yang sama digunakan oleh pers AS dan Inggris pada tahun 1983, termasuk majalah Electronic Games dan TV Gamer.[17][18] Penembak orang pertama awalnya dikenal sebagai "Doom clones" pada tahun-tahun setelah Doom tahun 1993, sementara istilah "penembak orang pertama" menjadi semakin umum di sekitar tahun 2000.[19][20]
Target audiens, tema atau tujuan yang mendasari suatu permainan terkadang digunakan sebagai pengenal genre, seperti dengan "permainan Kristen" dan "permainan serius" masing-masing. Namun, karena istilah-istilah ini tidak mengindikasikan apapun tentang alur permainan dari sebuah permainan video, ini tidak dianggap genre.[21]
Permainan balap (racing game) juga termasuk dalam kategori ini,di mana ragam permainan video yang menuntut keterampilan pemain untuk mengemudi dalam sebuah kompetisi balap-membalap. Contoh permainan video dalam ragam ini adalah serial Need for Speed dan Juiced.
Permainan bermain peran (Role-playing games), yaitu ragam permainan video yang menempatkan pemain sebagai tokoh dalam permainan tersebut untuk memecahkan suatu misteri dengan menyelesaikan berbagai macam puzzle dan quest. Ragam ini biasanya memiliki alur cerita yang kompleks. Contoh permainan video dalam ragam ini adalah serial Final Fantasy, Star Ocean, dan Suikoden.
Permainan pertarungan (Fighting games) adalah ragam permainan di mana terjadi pertarungan satu lawan satu antara dua karakter, salah satunya dapat merupakan komputer. Ragam permainan ini biasanya dimainkan dengan menghubungkan kombinasi-kombinasi tombol untuk bertarung. Rata-rata gerakan yang dihasilkan oleh karakter dramatis dan tidak mungkin dilakukan di kehidupan nyata. Tidak semua permainan pertarungan merupakan satu lawan satu, ada juga yang, seperti serial Super Smash Bros. dan Guilty Gear Isuka, menempatkan empat karakter dalam satu kali pertarungan. Ragam ini pertama kali muncul pada permainan Heavyweight Boxing buatan SEGA pada tahun 1976. Contoh permainan video ragam ini adalah serial Street Fighter dan Tekken.
Permainan video tembak-menembak (Shooter games), adalah sub-genre dari permainan aksi, meskipun banyak pemain yang menganggap bahwa ragam ini merupakan ragam yang berdiri sendiri. Ragam ini menguji kecepatan dan reaksi dari pemainnya. Tembak-menembak memiliki sub-genre tersendiri, yang semuanya terfokus pada "mengontrol seseorang yang menggunakan sebuah senjata, biasanya pistol, senapan, atau senjata jarak jauh lainnya". Hal yang biasanya ada pada permainan ragam ini adalah amunisi. Biasanya tujuan dari permainan ini adalah menembak lawan dan melanjutkan misi tanpa karakter yang dipakai mati.
Permainan olahraga (Sports games), yaitu ragam permainan video yang menuntut keterampilan pemain untuk melakukan pertandingan olahraga secara virtual, seperti pertandingan sepak bola, basket, dan sebagainya. Contoh permainan video dalam ragam ini adalah serial Pro Evolution Soccer dan Madden NFL.
== Petualangan
Permainan petualangan aksi (Action-adventure games), yaitu ragam permainan video yang menempatkan pemain sebagai tokoh dalam permainan tersebut, mirip dengan permainan peran, tetapi ditambah dengan unsur-unsur aksi, misalnya perkelahian dan tembak-menembak. Contoh permainan video dalam ragam ini adalah serial Prince of Persia dan Devil May Cry.