Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Gangguan perkembangan saraf

Gangguan perkembangan saraf adalah sekelompok kondisi mental yang memengaruhi perkembangan sistem saraf, termasuk otak dan sumsum tulang belakang. Menurut Asosiasi Psikiatris Amerika Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Fifth Edition, (DSM-5) yang diterbitkan pada tahun 2013, kondisi ini umumnya muncul pada anak usia dini, biasanya sebelum anak mulai bersekolah, dan dapat bertahan hingga dewasa. Karakteristik utama dari semua gangguan ini adalah bahwa gangguan tersebut berdampak negatif pada fungsi seseorang dalam satu atau lebih bidang kehidupan tergantung pada gangguan dan defisit yang ditimbulkannya. Semua gangguan ini dan tingkat gangguannya ada pada suatu spektrum, dan individu yang terkena dampak dapat mengalami berbagai tingkat gejala dan defisit, meskipun memiliki diagnosis yang sama.

Wikipedia article
Diperbarui 3 April 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Gangguan perkembangan saraf adalah sekelompok kondisi mental yang memengaruhi perkembangan sistem saraf, termasuk otak dan sumsum tulang belakang. Menurut Asosiasi Psikiatris Amerika Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders, Fifth Edition, (DSM-5) yang diterbitkan pada tahun 2013, kondisi ini umumnya muncul pada anak usia dini, biasanya sebelum anak mulai bersekolah, dan dapat bertahan hingga dewasa.[1] Karakteristik utama dari semua gangguan ini adalah bahwa gangguan tersebut berdampak negatif pada fungsi seseorang dalam satu atau lebih bidang kehidupan (pribadi, sosial, akademik, pekerjaan) tergantung pada gangguan dan defisit yang ditimbulkannya. Semua gangguan ini dan tingkat gangguannya ada pada suatu spektrum, dan individu yang terkena dampak dapat mengalami berbagai tingkat gejala dan defisit, meskipun memiliki diagnosis yang sama.[1][2]

DSM-5 mengklasifikasikan gangguan perkembangan saraf menjadi enam kelompok utama: intelektual, komunikasi, autisme, hiperaktif defisit perhatian, motorik, dan gangguan belajar spesifik.[1] Sering kali satu kelainan disertai kelainan lainnya.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 Diagnostic and statistical manual of mental disorders: DSM-5 (Edisi 5th). Washington, D.C.: American Psychiatric Association. 2013. hlm. 31–33. ISBN 978-0-89042-554-1.
  2. 1 2 Morris-Rosendahl DJ, Crocq MA (March 2020). "Neurodevelopmental disorders-the history and future of a diagnostic concept". Dialogues in Clinical Neuroscience. 22 (1): 65–72. doi:10.31887/DCNS.2020.22.1/macrocq. PMC 7365295. PMID 32699506.

Lihat pula

  • Gangguan pemrosesan pendengaran

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Neurodevelopmental disorders.
  • A Review of Neurodevelopmental Disorders – tinjauan Medscape
  • SCN2A-Related Disorders – tinjauan Cambridge Elements
Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Lihat pula
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas

gangguan perkembangan saraf

Tunagrahita

kondisi ketika seseorang mengalami keterbelakangan mental atau yang lebih dikenal sebagai retardasi mental

Penis manusia

organ reproduksi luar bagi laki-laki

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026