Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Frekuensi amat rendah

Frekuensi amat rendah atau frekuensi terendah ialah pita frekuensi radio dari 3 sampai 30Hz.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pembagian dari Frekuensi radio :
Frekuensi amat rendah - Frekuensi super rendah - Frekuensi ultra rendah - Frekuensi sangat rendah - Frekuensi rendah - Frekuensi sedang - Frekuensi tinggi - Frekuensi sangat tinggi - Frekuensi ultra tinggi - Frekuensi super tinggi - Frekuensi amat tinggi
Pita radio
ITU
1 (ELF) 2 (SLF) 3 (ULF) 4 (VLF)
5 (LF) 6 (MF) 7 (HF) 8 (VHF)
9 (UHF) 10 (SHF) 11 (EHF) 12 (THF)
EU / NATO / US ECM
  • A
  • B
  • C
  • D
  • E
  • F
  • G
  • H
  • I
  • J
  • K
  • L
  • M
  • N
IEEE
  • HF
  • VHF
  • UHF
  • L
  • S
  • C
  • X
  • Ku
  • K
  • Ka
  • V
  • W
  • mm
TV dan radio lainnya
  • I
  • II
  • III
  • IV
  • V
  • VI
  • VII
  • l
  • b
  • s

Frekuensi amat rendah atau frekuensi terendah (bahasa Inggris: Extremely low frequency; ELF) ialah pita frekuensi radio dari 3 sampai 30Hz.

Pemanfaatan

ELF digunakan oleh Angkatan Laut Amerika Serikat untuk berkomunikasi dengan kapal selam di bawah permukaan air. Karena konduktivitas listrik air garam, kapal selam dilindungi dari sebagian besar komunikasi elektromagnetik. Namun sinyal pada ELF bisa menembus lebih dalam. Tingkat transmisi data yang rendah setingkat beberapa karakter per menit, membatasi penggunaannya sebagai saluran komunikasi. Umumnya sinyal ELF dipakai untuk memerintahkan kapal selam agar pergi ke kedalaman periskop dan mengawali beberapa bentuk kontak lainnya. Lihat pula: komunikasi dengan kapal selam.

Salah satu kesulitan yang ditunjukkan saat penyiaran pada jarak frekuensi ELF ialah ukuran antena. Untuk mengirimkan pesan internasional menggunakan frekuensi ELF, antena yang amat besar diperlukan. AS memelihara 2 tempat, di Hutan Nasional Chequamegon, Wisconsin dan Hutan Negeri Escanaba, Michigan, sampai semuanya dibongkar di akhir September 2004. Kedua tempat itu menggunakan kawat listrik panjang sebagai antena, dalam banyak untaian sepanjang dari 14 sampai 28 mil (22,5 sampai 45 kilometer). Karena antena yang tidak efisien, dibutuhkan sejumlah besar tenaga listrik untuk mengoperasikan sistem ELF.

Sudah ada beberapa keprihatinan atas dampak ekologi yang mungkin pada sinyal ELF. Pada 1984 seorang hakim federal menghentikan konstruksi yang memerlukan studi lingkungan dan kesehatan yang lebih banyak. Pendapat ini ditolak oleh pengadilan banding federal atas dasar AL AS menyatakan telah menghabiskan lebih dari 25 juta dolar dalam mempelajari efek medan elektromagnetik dengan hasil yang menunjukkan bahwa semuanya mirip pada efek yang diciptakan oleh jalur distribusi tenaga standar. Pendapat ini tak diterima oleh tiap orang dan selama itu pula ELF digunakan oleh politikus Wisconsin seperti Herb Kohl, Russ Feingold dan Dave Obey yang menghendaki penutupannya.

Pemancar pada frekuensi 20 Hz juga ditemukan di meteran inspeksi jalur pipa. Sinyal yang dikirimkan sering digunakan untuk melacak meteran inspeksi jalur pipa saat macet di jalur pipa.

Beberapa stasiun radio amatir mencatat sinyal ELF (atau malahan yang lebih rendah) dari antena buatan sendiri yang lebih besar, dan memainkannya kembali pada kecepatan yang lebih tinggi agar menangkap fluktuasi alam di ladang elektromagnetik bumi. Pertambahan kecepatan tape magnet menambah pola titinada, agar dibawa dalam jarak frekuensi audio.

Paten

  • Tanner, R. L., U.S. Patent 3215937 Diarsipkan 2022-09-21 di Wayback Machine. "Extremely low-frequency antenna". 1965.
  • Hansell, Clarence W., U.S. Patent 2389432 Diarsipkan 2021-01-29 di Wayback Machine., "Communication system by pulses through the Earth".

Perbandingan sebutan standar pita radio

Perbandingan sebutan pita frekuensi
Spektrum

elektromagnetik

Frekuensi IEEE EU,
NATO,
US ECM
ITU Aplikasi dan penggunaan
no. sing.
Frekuensi

radio

A  
3 Hz 1 ELF Komunikasi bawah air, Komunikasi dengan kapal selam, Transportasi dan pigging pipa minyak dan gas (pemeliharaan pipa, inspeksi, pembersihan, dll.)
30 Hz 2 SLF Komunikasi kapal selam
300 Hz 3 ULF Komunikasi bawah laut, komunikasi dalam tambang. Aplikasi militer. Aplikasi transmisi sinyal melalui bumi (TTE), misalnya pertambangan
3 kHz 4 VLF Navigasi, sinyal waktu, komunikasi kapal selam, monitor detak jantung nirkabel, geofisika. Suar navigasi
30 kHz 5 LF Navigasi, sinyal waktu, penyiaran gelombang panjang AM (Eropa dan sebagian Asia), RFID, radio amatir.. Penyiaran bergerak maritim. Sistem navigasi. Penyiaran radio (AM di Eropa dan sebagian Afrika dan Asia)
300 kHz 6 MF Siaran AM (gelombang menengah), radio amatir, suar longsor. Penyiaran darat. Penyiaran bergerak maritim. Penyiaran radio (AM di Eropa dan sebagian Afrika dan Asia)
3 MHz HF 7 HF Siaran gelombang pendek, radio pita warga, radio amatir dan komunikasi penerbangan lintas cakrawala, RFID, Radar VHF Pita A. Tautan data taktis. radar lintas cakrawala, komunikasi radio pembentukan tautan otomatis (ALE) / gelombang langit insiden vertikal dekat (NVIS), telepon radio laut dan seluler.. Penyiaran tetap. Penyiaran seluler. Penyiaran penerbangan. Penyiaran bergerak laut. Penyiaran radio
30 MHz VHF 8 VHF Penyiaran radio (FM), siaran televisi, komunikasi darat-ke-pesawat dan pesawat-ke-pesawat dengan jarak pandang yang jelas, komunikasi darat bergerak dan komunikasi laut bergerak, radio amatir, radio cuaca. Penyiaran tetap. Penyiaran seluler. Penyiaran penerbangan. Penyiaran bergerak laut. Navigasi radio. Radar VHF Pita B
250 MHz B
Gelombang

mikro

300 MHz UHF 9 UHF Siaran televisi, oven microwave, perangkat/komunikasi microwave, radio astronomi, telepon seluler, LAN nirkabel, Bluetooth, wireless network protocol, LTE 4G (450, 700, 800, 850, 900, 1500, 1800, 1900, 2100, 2300, 2500, 2600, 3500 MHz), IEEE 802.11 (Wi-Fi), ZigBee, GPS dan radio dua arah seperti radio seluler darat, FRS dan GMRS, radio amatir, radio satelit, Sistem kendali jarak jauh, ADSB. Penyiaran tetap. Komunikasi seluler. Akses Internet Nirkabel. Walkie talkie. Penyiaran penerbangan, Penyiaran bergerak laut. Radio amatir. Televisi. Navigasi radio. Komunikasi meteorologi. Komunikasi ruang angkasa. Radar UHF pita C. Radar Pita D (Pita L). Radar Pita E (Pita S). Tautan data taktis
500 MHz C
1 GHz L D
2 GHz S E
3 GHz F 10 SHF Astronomi radio, perangkat/komunikasi gelombang mikro, telepon seluler, LAN nirkabel, Bluetooth, wireless network protocol, IEEE 802.11 (Wi-Fi), DSRC, radar paling modern, satelit komunikasi, penyiaran televisi kabel dan satelit, DBS, radio amatir, radio satelit. Penyiaran tetap dan komunikasi titik ke titik (komunikasi titik ke titik menggunakan antena parabola dan antena horn). Penyiaran seluler. Navigasi radio. Komunikasi ruang angkasa dan satelit. Radar Gelombang Mikro. Radar Pita F (Pita S). Radar Pita G (Pita C). Radar Pita I/J NATO (Radar Pita X dan Ku). Radar Pita K NATO (Radar Pita K dan Ka)
4 GHz C G
6 GHz H
8 GHz X I
10 GHz J
12 GHz Ku
18 GHz K
20 GHz K
27 GHz Ka
30 GHz 11 EHF Astronomi radio, relai radio gelombang mikro frekuensi tinggi, penginderaan jarak jauh gelombang mikro, radio amatir, senjata berenergi terarah, pemindai gelombang milimeter, LAN nirkabel (802.11ad). Komunikasi satelit. Eksplorasi bumi dan luar angkasa. Seluler 5G. Radar Pita K NATO (Radar Ka). Radar Pita V. Radar Pita W
40 GHz V L
60 GHz M
75 GHz W
100 GHz
110 GHz mm
300 GHz 12 THF Pencitraan medis eksperimental untuk menggantikan sinar-X, dinamika molekuler ultracepat, fisika materi terkondensasi, spektroskopi domain waktu terahertz, komputasi/komunikasi terahertz, penginderaan jarak jauh, Karakterisasi material. Alternatif sinar X untuk menghasilkan gambar beresolusi tinggi. Astronomi
3 THz  

    Lihat pula

    • Radio
    • Frekuensi radio
    • Spektrum elektromagnetik
    • Spektrum frekuensi radio
    • Radar
    • Antena (radio)
    • Antena dipol
    • Antena susun
    • Antena loop
    • Jajaran radar dipindai elektronik pasif
    • Jajaran radar dipindai elektronik aktif
    • Gelombang radio
    • Sistem peringatan dini
    • Pesawat peringatan dini
    • Pemandu lalu lintas udara
    • Pengawas lalu lintas udara
    • Pelayanan lalu lintas penerbangan
    • Tautan data taktis
    • Tautan telekomunikasi
    • Transmisi data
    • Multisiar
    • Komunikasi laser di luar angkasa
    • Komunikasi optis ruang bebas
    • International Telecommunication Union (ITU). Badan Khusus PBB yang bertanggung jawab atas banyak hal yang berkaitan dengan teknologi informasi dan komunikasi.
    • Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia
    • Institute of Electrical and Electronics Engineers, Organisasi profesional amal Amerika untuk teknik listrik, teknik elektronik, dan disiplin ilmu terkait lainnya.

    Referensi dan pranala luar

    • "Radio waves below 22kHz Diarsipkan 2011-05-11 di Wayback Machine.: Nature's singals and strange emission at very low frequency" – situs yang mengkhususkan diri pada sinyal frekuensi lemah .
    • Jacobsen, Trond, "ZEVS, the Russian 82 Hz ELF transmitter Diarsipkan 2011-07-09 di Wayback Machine.: A Extrem Low Frequency transmission-system, using the real longwaves" ALFLAB, Halden, Norwegia.
    • Non-Ionizing Radiation, Part 1: Static and Extremely Low-Frequency (ELF) Electric and Magnetic Fields (2002)[pranala nonaktif permanen] oleh IARC.
    • A summary of the previous report[pranala nonaktif permanen] oleh GreenFacts.
    • NASA live streaming ELF -> VLF Receiver Diarsipkan 2011-05-14 di Wayback Machine.
    • l
    • b
    • s
    Frekuensi dan Spektrum radio (ITU)

    ELF
    3 Hz/100 Mm
    30 Hz/10 Mm

    SLF
    30 Hz/10 Mm
    300 Hz/1 Mm

    ULF
    300 Hz/1 Mm
    3 kHz/100 km

    VLF
    3 kHz/100 km
    30 kHz/10 km

    LF
    30 kHz/10 km
    300 kHz/1 km

    MF
    300 kHz/1 km
    3 MHz/100 m

    HF
    3 MHz/100 m
    30 MHz/10 m

    VHF
    30 MHz/10 m
    300 MHz/1 m

    UHF
    300 MHz/1 m
    3 GHz/100 mm

    SHF
    3 GHz/100 mm
    30 GHz/10 mm

    EHF
    30 GHz/10 mm
    300 GHz/1 mm

    THF
    300 GHz/1 mm
    3 THz/0.1 mm

    Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
    Nasional
    • Amerika Serikat
    • Israel
    Lain-lain
    • Yale LUX

    Bagikan artikel ini

    Share:

    Daftar Isi

    1. Pemanfaatan
    2. Paten
    3. Perbandingan sebutan standar pita radio
    4. Lihat pula
    5. Referensi dan pranala luar

    Artikel Terkait

    Frekuensi amat tinggi

    Frekuensi amat tinggi (bahasa Inggris: Exteremly High Frequencycode: en is deprecated / EHF) merupakan pita frekuensi radio tertinggi. EHF menjalankan

    Frekuensi radio

    frekuensi elektromagnetik dari 3 kHz hingga 300 GHz

    Frekuensi sangat rendah

    Frekuensi sangat rendah atau VLF adalah sebutan ITU untuk frekuensi radio (RF) dalam kisaran 3–30 kHz, sesuai dengan panjang gelombang dari 100 hingga

    Jakarta Aktual
    Jakarta Aktual© 2026