Final Piala Raja Spanyol 2025 adalah pertandingan sepak bola untuk menentukan pemenang Piala Raja Spanyol 2024–2025, edisi ke-123 dari Piala Raja Spanyol. Pertandingan ini dimainkan pada 26 April 2025 di Stadion La Cartuja di Sevilla antara rival abadi yaitu Barcelona and Real Madrid. Pertandingan ini merupakan pertandingan resmi ke-260 antara kedua tim dan yang pertama pada final Piala Raja Spanyol semenjak terakhir bertemu di 2014.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Stadion La Cartuja di Sevilla sebagai tempat pertandingan final | |||||||
| Turnamen | Piala Raja Spanyol 2024–2025 | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| |||||||
| Setelah perpanjangan waktu | |||||||
| Tanggal | 26 April 2025 (2025-04-26) | ||||||
| Stadion | La Cartuja, Seville | ||||||
| Pemain Terbaik | Ferran Torres (Barcelona)[1] | ||||||
| Wasit | Ricardo de Burgos Bengoetxea[2] | ||||||
Final Piala Raja Spanyol 2025 adalah pertandingan sepak bola untuk menentukan pemenang Piala Raja Spanyol 2024–2025, edisi ke-123 dari Piala Raja Spanyol. Pertandingan ini dimainkan pada 26 April 2025 di Stadion La Cartuja di Sevilla antara rival abadi (El Clásico) yaitu Barcelona and Real Madrid. Pertandingan ini merupakan pertandingan resmi ke-260 antara kedua tim dan yang pertama pada final Piala Raja Spanyol semenjak terakhir bertemu di 2014.
Barcelona menang 3-2 setelah perpanjangan waktu untuk meraih gelar juara Piala Raja Spanyol yang ke-32.[3]
| Barcelona | Babak | Real Madrid | ||
|---|---|---|---|---|
| Lawan | Hasil | Lawan | Hasil | |
| Barbastro | 4–0 (A) | Babak 32 besar | Minera | 5–0 (A)[a] |
| Real Betis | 5–1 (H) | Babak 16 besar | Celta Vigo | 5–2 (p.w.) (H) |
| Valencia | 5–0 (A) | Perempat final | Leganés | 3–2 (A) |
| Atlético Madrid | 4–4 (H), 1–0 (A) | Semifinal | Real Sociedad | 1–0 (A), 4–4 (p.w.) (H) |
Keterangan: (H) = Kandang; (A) = Tandang
Menjelang final, Real Madrid TV menyiarkan sebuah video yang mengkritik wasit pertandingan Ricardo de Burgos Bengoetxea, yang menyatakan bahwa Barcelona lebih sering menang daripada Real Madrid dalam pertandingan yang dipimpinnya. RMTV mengkritik De Burgos Bengoetxea karena tidak pernah ditunjuk untuk memimpin pertandingan di turnamen Liga Champions atau FIFA, dan menyertakan cuplikan beberapa dugaan kesalahan kepemimpinan wasit saat melawan Real Madrid.
De Burgos Bengoetxea menanggapi dalam sebuah konferensi pers dengan menyoroti kesulitan yang dihadapi oleh para ofisial pertandingan dan keluarga mereka ketika integritas mereka dipertanyakan, dengan mengatakan “Ketika anak Anda pergi ke sekolah dan diberitahu bahwa ayahnya adalah seorang pencuri oleh anak-anak lain, itu sangat sulit”. Wasit asisten wasit video di partai final Pablo González Fuertes menyarankan agar ofisial pertandingan Spanyol mengambil tindakan seperti mogok kerja karena cara mereka diperlakukan.
Real Madrid mengatakan bahwa pernyataan para ofisial itu 'tidak dapat diterima' dan membatalkan kegiatan media pra-final, termasuk konferensi pers dan sesi latihan resmi.[5][6][7]
| Barcelona | 3–2 (p.w.) | Real Madrid |
|---|---|---|
| Laporan |
|
Barcelona
|
Real Madrid
|
|
Pemain terbaik:
Asisten wasit:[2]
|
Peraturan pertandingan
|
|
|
|
|
|