Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Besi(III) oksida

Besi(III) oksida dikenal juga dengan nama bijih besi adalah salah satu senyawa oksida dari besi dan mempunyai rumus kimia Fe2O3 dan mempunyai sifat paramagnetik.

senyawa kimia
Diperbarui 12 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Besi(III) oksida
Artikel atau sebagian dari artikel ini mungkin diterjemahkan dari Iron(III) oxide di en.wikipedia.org. Isinya masih belum akurat, karena bagian yang diterjemahkan masih perlu diperhalus dan disempurnakan. Jika Anda menguasai bahasa aslinya, harap pertimbangkan untuk menelusuri referensinya dan menyempurnakan terjemahan ini. Anda juga dapat ikut bergotong royong pada ProyekWiki Perbaikan Terjemahan.
(Pesan ini dapat dihapus jika terjemahan dirasa sudah cukup tepat. Lihat pula: panduan penerjemahan artikel)
Besi(III) oksida
Contoh dari besi(III) oksida
Haematite unit cell
Nama
Nama lain
Ferri oksida
Bijih besi
Penanda
Nomor CAS
  • 1309-37-1
Nomor EC
PubChem CID
  • 518696
Nomor RTECS {{{value}}}
CompTox Dashboard (EPA)
  • DTXSID0029632 Sunting di Wikidata
Sifat
Rumus kimia
Fe2O3
Massa molar 159.69 g/mol
Penampilan padatan merah kecoklatan
Densitas 5.242 g/cm3, padat
Titik lebur 1566 °C (1838 K) decomp.
Kelarutan dalam air
tidak larut
Struktur
Struktur kristal
rhombohedral
Termokimia
Entalpi pembentukan standar (ΔfHo) −825.50 kJ/mol
Bahaya
Klasifikasi UE (DSD) (usang)
tidak disebutkan
Titik nyala tidak mudah terbakar
Senyawa terkait
Anion lain
besi(III) fluorida
Kation lainnya
mangan(III) oksida, kobalt(III) oksida
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
Referensi
Chemical compoundTemplat:SHORTDESC:Chemical compound

Besi(III) oksida dikenal juga dengan nama bijih besi adalah salah satu senyawa oksida dari besi dan mempunyai rumus kimia Fe2O3 dan mempunyai sifat paramagnetik.

Bentuk

Bentuk alfa

α-Fe2O3 mempunyai struktur rhombohedral, corundum (α-Al2O3) dan merupakan bentuk yang paling umum ditemukan. Senyawa dalam bentuk ini terbentuk secara alamiah sebagai mineral bijih besi yang ditambang sebagai bijih besi utama. Senyawa ini bersifat antiferromagnetic di bawah suhu ~260 K (suhu transisi Morin), dan ferromagnetik lemah antara 260 K dan 950 K (suhu Neel).[1] Besi(III) oksida mudah disiapkan menggunakan dekomposisi termal dan pengendapan dalam suatu cairan. Sifat magnetiknya dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti tekanan, ukuran partikel, dan intensitas medan magnet.

Bentuk beta

Cubic face centered, metastable, pada suhu di atas 500 °C berubah ke bentuk alfa. Besi(III) oksida dalam bentuk ini bisa disiapkan dengan cara reduksi dari bijih besi oleh karbon, pyrolysis dari larutan besi(III) klorida, atau dekompsisi termal dari besi(III) sulfat.

Bentuk gamma

Berbentuk kubik, metastable, berubah ke bentuk alfa saat suhu tinggi. Terbentuk secara alamiah sebagai mineral maghemite. Ferrimagnetik. Partikel yang berukuran lebih kecil dari 10 nanometer merupakan superparamagnetik. Bisa disiapkan dengan dehidrasi termal dari gamma besi(III) oksida-hidroksida, oksidasi dari iron(II,III) oxide dengan hati-hati. Partikel-partikel yang berukuran sangat kecil bisa disiapkan dengan cara dekomposisi termal dari besi(III) oksalat.

Bentuk epsilon

Berbentuk seperti belah ketupat, memperlihatkan sifat perantara antara bentuk alfa dan gamma. Sejauh ini tidak disiapkan dalam bentuk murninya, melinkan selalu tercampur dengan bentuk alfa atau gamma. Bahan dengan kadar besi(III) oksida dengan bentuk epsilon tinggi bisa disiapkan dengan transformasi termal dari bentuk gamma. Bentuk epsilon ini metastable, berubah ke bentuk alpha pada suhu antara 500 dan 750 °C. Bisa juga disiapkan dengan cara oksidasi dari besi dalam sebuah electric arc atau dengan cara pengendapan sol-gel dari besi(III) nitrat.

Bentuk lain

Tekanan tinggi, amorf.[2]

Referensi

  1. ↑ J.E Greedon, (1994), Magnetic oxides in Encyclopedia of Inorganic chemistry Ed. R. Bruce King, John Wiley & Sons ISBN 0-471-93620-0
  2. ↑ "Oxid železitý, Fe2O3" (dalam bahasa Czech). Diakses tanggal 20. JUN 2009. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  • l
  • b
  • s
Senyawa besi
Fe(-II)
  • H2Fe(CO)4
  • Na2Fe(CO)4
Fe(0)
  • Fe(CO)5
  • Fe2(CO)9
  • Fe3(CO)12
  • Fe(CO)3CH3COC2H2C6H6
Fe(I)
  • FeH
Senyawa organobesi(I)
  • (C5H5FeCO)2(CO)2
Fe(0,II)
  • Fe3C
Fe(II)
  • Fe(BF4)2
  • FeBr2
  • FeCl2
  • FeF2
  • FeI2
  • Fe(NO3)2
  • FeH2
  • FeMoO4
  • FeO
  • Fe(OH)2
  • FeS
  • FeSO4
  • FeSe
  • FeSeO4
  • FeWO4
  • FeSi2
  • FeTiO3
  • FeCO3
  • FeC2O4
  • Fe(C2H3O2)2
  • Fe(C3H5O3)2
  • FeC6H6O7
  • FeC12H22O14
  • FeCr2O4
  • Fe3(PO4)2
  • Mg2FeH6
  • (NH4)2Fe(SO4)2·6H2O
  • FeI2(CO)4
Senyawa organobesi(II)
  • Fe(C5H5)2
  • Fe(C5H4P(C6H5)2)2
  • C4H4Fe(CO)3
  • C4H6Fe(CO)3
Fe(0,III)
  • FeSi
  • FeGe
Fe(II,III)
  • Fe3O4
  • Fe3S4
Fe(III)
  • FeI3
  • FeBr3
  • FeCl3
  • FeF3
  • FeP
  • Fe(NO3)3
  • Fe(acac)3
  • FeOCl
  • [(C2H5)4N][O(FeCl3)2]
  • FeO(OH)
  • FePO4
  • Fe4(P2O7)3
  • Fe2(CrO4)3
  • Fe2(C2O4)3
  • Fe2O3
  • Fe2(SeO3)3
  • Fe2S3
  • Fe2(SO4)3
  • Fe(N3)3
  • NH4Fe(SO4)2·12H2O
Senyawa organobesi(III)
  • Fe(C5H5)2BF4
  • C6H8O7⋅xFe3+⋅yNH3
  • C54H105FeO6
Fe(VI)
  • K2FeO4
  • BaFeO4
Diklaim
  • Hemolitin (protein)


Ikon rintisan

Artikel bertopik senyawa kimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Bentuk
  2. Bentuk alfa
  3. Bentuk beta
  4. Bentuk gamma
  5. Bentuk epsilon
  6. Bentuk lain
  7. Referensi

Artikel Terkait

Senyawa kimia

sifat fisik

Kimia

Ilmu pengetahuan tentang susunan, sifat, dan reaksi suatu unsur atau zat

Tata nama senyawa kimia

Seperangkat aturan pembuatan nama sistematik untuk senyawa kimia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026