Besi(III) nitrat, atau feri nitrat, adalah senyawa kimia dengan rumus Fe(NO3)3. Karena ia bersifat higroskopis, senyawa ini umumnya ditemukan dalam bentuk nonahidrat Fe(NO3)3·9H2O yang membentuk kristal tak berwarna hingga ungu pucat. Ketika dilarutkan, senyawa ini membentuk larutan kuning akibat hidrolisis.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Nama | |
|---|---|
| Nama IUPAC
Besi(III) nitrat | |
| Nama lain
Feri nitrat Garam besi(3+), asam nitrat | |
| Penanda | |
| |
Model 3D (JSmol) |
|
| ChemSpider |
|
| Nomor EC | |
PubChem CID |
|
| Nomor RTECS | {{{value}}} |
| UNII | |
CompTox Dashboard (EPA) |
|
| |
| |
| Sifat | |
| Fe(NO3)3 | |
| Massa molar | 403.999 g/mol (nonahidrat) 241.86 g/mol (anhidrat) |
| Penampilan | Kristal ungu pucat higroskopis |
| Densitas | 1.68 g/cm3 (heksahidrat) 1.6429 g/cm3(nonahidrat) |
| Titik lebur | 472 °C (882 °F; 745 K) (nonahidrat) |
| Titik didih | 125 °C (257 °F; 398 K) (nonahidrat) |
| 150 g/100 mL (heksahidrat) | |
| Kelarutan | larut dalam alkohol, aseton |
| +15,200.0·10−6 cm3/mol | |
| Struktur | |
| oktahedral | |
| Bahaya[1] | |
| Lembar data keselamatan | External SDS |
| Piktogram GHS | |
| Keterangan bahaya GHS | {{{value}}} |
| H272, H302, H319 | |
| P210, P220, P221, P264, P270, P280, P301+P312, P305+P351+P338, P330, P337+P313, P370+P378, P501 | |
| Titik nyala | non-flammable |
| Batas imbas kesehatan AS (NIOSH): | |
REL (yang direkomendasikan) |
TWA 1 mg/m3[3] |
| Senyawa terkait | |
Senyawa terkait |
Besi(III) klorida Besi(III) sulfat |
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa). | |
| Referensi | |
Besi(III) nitrat, atau feri nitrat, adalah senyawa kimia dengan rumus Fe(NO3)3. Karena ia bersifat higroskopis, senyawa ini umumnya ditemukan dalam bentuk nonahidrat Fe(NO3)3·9H2O yang membentuk kristal tak berwarna hingga ungu pucat. Ketika dilarutkan, senyawa ini membentuk larutan kuning akibat hidrolisis.
Senyawa ini disiapkan dengan mereaksikan bubuk logam besi dengan asam nitrat.
Besi nitrat adalah katalis pilihan untuk sintesis natrium amida dari larutan natrium dalam amonia:[4]
Beberapa tanah liat yang diimpregnasi dengan besi nitrat telah terbukti bermanfaat sebagai oksidan dalam sintesis organik. Sebagai contoh, feri nitrat pada Montmorillonite—suatu pereaksi yang disebut "Clayfen"—telah digunakan untuk mengoksidasi alkohol menjadi aldehida dan tiol menjadi disulfida.[5]
Larutan besi nitrat umumnya digunakan oleh pembuat perhiasan dan pengolah logam untuk mengetsa paduan perak dan perak.