Febuksostat, dijual dengan nama Uloric di negara-negara benua Amerika dan Adenuric untuk pasar Uni Eropa, adalah obat yang digunakan untuk pengobatan pirai kronis dan hiperurisemia. Febuksostat menghambat enzim oksidase xantina, sehingga mengurangi produksi asam urat di dalam tubuh. Obat ini biasanya hanya disarankan untuk mereka yang tidak dapat menoleransi alopurinol. Obat ini lebih efektif daripada alopurinol dengan dosis standar, tetapi tidak lebih efektif dari alopurinol dengan dosis tinggi. Namun, obat ini lebih sering menimbulkan kekhawatiran mengenai kematian yang berkaitan dengan jantung bila dibandingkan dengan alopurinol.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Data klinis | |
|---|---|
| Nama dagang | Fexat, Furoc, Uloric, Adenuric, Feburic, Festaric, Genalsik[1] |
| AHFS/Drugs.com | monograph |
| MedlinePlus | a609020 |
| License data |
|
| Kategori kehamilan | |
| Rute pemberian | Oral |
| Kode ATC | |
| Status hukum | |
| Status hukum |
|
| Data farmakokinetika | |
| Pengikatan protein | 99,2% pada albumin |
| Metabolisme | via CYP1A1, 1A2, 2C8, 2C9, UGT1A1, 1A8, 1A9[3] |
| Waktu paruh eliminasi | ~5–8 jam |
| Ekskresi | Urin (~49%, mayoritas sebagai metabolit, 3% sebagai bentuk obat); feses (~45%, mayoritas sebagai metabolit, 12% as sebagai bentuk obat) |
| Pengenal | |
| |
| Nomor CAS | |
| PubChem CID | |
| IUPHAR/BPS | |
| DrugBank |
|
| ChemSpider |
|
| UNII | |
| KEGG |
|
| ChEBI | |
| ChEMBL | |
| CompTox Dashboard (EPA) | |
| ECHA InfoCard | 100.207.329 |
| Data sifat kimia dan fisik | |
| Rumus | C16H16N2O3S |
| Massa molar | 316,38 g·mol−1 |
| Model 3D (JSmol) | |
| |
| |
| | |
Febuksostat, dijual dengan nama Uloric di negara-negara benua Amerika dan Adenuric untuk pasar Uni Eropa, adalah obat yang digunakan untuk pengobatan pirai kronis dan hiperurisemia. Febuksostat menghambat enzim oksidase xantina, sehingga mengurangi produksi asam urat di dalam tubuh. Obat ini biasanya hanya disarankan untuk mereka yang tidak dapat menoleransi alopurinol.[4] Obat ini lebih efektif daripada alopurinol dengan dosis standar, tetapi tidak lebih efektif dari alopurinol dengan dosis tinggi.[5] Namun, obat ini lebih sering menimbulkan kekhawatiran mengenai kematian yang berkaitan dengan jantung bila dibandingkan dengan alopurinol.[6]
Febuksostat diciptakan oleh para ilmuwan dari perusahaan farmasi Jepang yang bernama Teijin pada 1998. Teijin bekerjasama dengan TAP Pharmaceuticals di Amerika Serikat dan Ipsen di Uni Eropa. Ipsen mendapatkan persetujuan sebagai pemasar Febuksostat dari European Medicines Agency pada April 2008, Takeda mendapatkan persetujuan sebagai pemasar dari FDA pada bulan Februari 2009, sedangkan Teijin sendiri memperoleh persetujuan dari Pharmaceuticals and Medical Devices Agency di Jepang pada tahun 2011.
Efek samping yang bisa muncul dari obat ini adalah mual, diare, artralgia, sakit kepala, peningkatan enzin serum hepatik, dan bercan di kulit.[7][8]