Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Farmakokinetika

Farmakokinetika adalah cabang ilmu dari farmakologi yang mempelajari tentang perjalanan obat mulai sejak diminum hingga keluar melalui organ ekskresi di tubuh manusia. Fase-fase farmakokinetik secara umum terbagi menjadi Adsoprsi, Distribusi, Metabolisme, dan Ekstensi. Fase deliberasi, terkadang dimasukkan pula ke dalam kajian farmakokinetika. Namun, fase deliberasi tampaknya lebih tepat jika dimasukkan ke dalam fase Farmasetik.

Wikipedia article
Diperbarui 15 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Farmakokinetika adalah cabang ilmu dari farmakologi yang mempelajari tentang perjalanan obat mulai sejak diminum hingga keluar melalui organ ekskresi di tubuh manusia.[1] Fase-fase farmakokinetik secara umum terbagi menjadi Adsoprsi, Distribusi, Metabolisme, dan Ekstensi. Fase deliberasi, terkadang dimasukkan pula ke dalam kajian farmakokinetika. Namun, fase deliberasi tampaknya lebih tepat jika dimasukkan ke dalam fase Farmasetik.

Proses farmakokinetika

Proses farmakokinetika dalam tubuh manusia

Proses farmakokinetika dimulai dari penyerapan (absorpsi), lalu tersebar melalui ke seluruh jaringan tubuh melalui darah (distribusi), selanjutnya dimetabolisi dalam organ-organ tertentu terutama hati (biotransformasi), lalu sisa atau hasil metabolisme ini dikeluarkan dari tubuh dengan ekskresi (eliminiasi) dan selanjutnya disingkat menjadi ADME.[2] Selain itu, farmakokinetika juga mempelajari berbagai fakor yang memengaruhi efektivitas obat.[1]

Sebenarnya terdapat fase liberasi yaitu peleburan zat aktif obat ketika memasuki tubuh, tetapi beberapa sumber menyebutkan proses liberasi tergabung dalam absorpsi.[3] Lain lagi menyebutkan bahwa fase distribusi, metabolisasi, dan ekskresi digabung menjadi satu nama fase: disposisi.[3] Selain itu, terdapat pendapat bahwa ada fase lainnya yang memasukan aspek toksikologis yang dikenal dengan ADME-Tox atau ADMET.[3]

Fase penyaluran zat aktif obat-obatan ini merupakan subjek dari interaksi psiko-kimia antara obat dan organ tubuh, yang dapat diekspresikan secara matematis.[3] Dengan demikian, studi farmakokinetika menggunakan perhitungan matematika untuk memprediksi kelakuan obat dalam proses penyerapan dalam tubuh.[3]

Riset farmakokinetika

Pusat pendidikan dan pelatihan di bidang farmakokinetika dalam level global hingga saat ini dipegang oleh universitas Buffalo, Florida, Gothenburg, Leiden, Tokyo, Uppsala, San Francisco, Otago, Sheffield, Washington, dan Manchester.[2]

Rujukan

  1. 1 2 Shadily, Hassan.Ensiklopedia Indonesia. Jakarta:Ichtiar Baru Van Hoeve.
  2. 1 2 Tucker GT (June 2012). "Research priorities in pharmacokinetics". Br J Clin Pharmacol. 73 (6): 924–6. doi:10.1111/j.1365-2125.2012.04238.x. PMID 22360418.
  3. 1 2 3 4 5 Ruiz-Garcia A, Bermejo M, Moss A, Casabo VG (February 2008). "Pharmacokinetics in drug discovery". J Pharm Sci. 97 (2): 654–90. doi:10.1002/jps.21009. PMID 17630642. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: authors list (link)
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
  • FAST
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Proses farmakokinetika
  2. Riset farmakokinetika
  3. Rujukan

Artikel Terkait

Bioavailabilitas

dapat mencapai peredaran sistemis, salah satu profil penting dari farmakokinetika obat. Berdasarkan definisi, ketika obat diberikan secara intravena

Area di bawah kurva

Dalam bidang farmakokinetika, area di bawah kurva (Bahasa Inggris: Area under the curve, disingkat AUC) merupakan integral tertentu dari konsentrasi obat

Distribusi (farmakologi)

Istilah farmakologis

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026